Terkini Daerah
Ungkap Sikap Mantan Istri, Ayah di Medan Bantah Culik Anak Kandungnya: Ibu Saya Sakit Rindu Cucunya
Sempat diduga culik bocah, pria yang viral terekam coba bawa kabur bocah di Medan akhirnya buka suara memberikan klarifikasi.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Pada Rabu (22/12/2021) sempat viral di media sosial sebuah video menampilkan aksi diduga percobaan penculikan terhadap seorang anak kecil di Jalan Melur, Setia Budi, Kecamatan Medan Selayang, Medan, Sumatera Utara.
Dalam video itu seorang pria berusaha membawa lari seorang anak perempuan yang sedang memakai seragam sekolah namun gagal.
Baru-baru ini diketahui, kejadian tersebut bukanlah kasus percobaan penculikan.

Baca juga: Pengacara Yosef dan Danu Yakini Ada Oknum di Kasus Subang: Sejak Awal Memang Ada
Baca juga: Sekap Gadis 14 Tahun, Suami Istri di Bandung Diduga Jual Korban ke 20 Pria Hidung Belang
Dikutip dari Tribun-Medan.com, pria yang mencoba membawa anak kecil itu adalah Fahmi Idrus Lubis selaku ayah kandung dari bocah yang ada di dalam video.
Fahmi membantah tuduhan dirinya menculik anak kandungnya sendiri yan diketahui berinisial QHL.
Ia menjelaskan, rekaman kamera CCTV yang beredar hanyalah potongan dari video lengkap sehingga dirinya seolah-olah berbuat kriminal.
Fahmi mengatakan, pada saat itu dirinya ingin membawa anaknya untuk menemui sang nenek alias ibu Fahmi yang sedang sakit.
"Jadi video yang viral itu sudah dipotong potong jadi seolah ada penculikan akan. Padahal awalnya saya ingin ketemu sama anak saya."
"Sekalian mau minta izin biar bisa ketemu sama ibu saya. Karena ibu saya sedang sakit, jadi dia rindu dengan cucunya," kata Fahmi, Selasa (28/12/2021).
Menurut pengakuan Fahmi, selama ini dirinya dipersulit oleh mantan istrinya R ketika ingin bertemu QH.
Fahmi mengaku, dirinya bahkan sempat diteriaki maling oleh R ketika berada di dekat QH dan R.
Untuk mengantisipasi sikap mantan istrinya itu, Fahmi mengakui membawa sejumlah teman termasuk seorang anggota TNI.
Kini Fahmi telah melaporkan R ke pihak kepolisian Polsek Sunggal atas kasus dugaan penganiayaan.
"Saya hari ini datang untuk menindaklanjuti laporkan kekerasan terhadap saya yang terjadi pada 15 Desember lalu, tentang kekerasan yang dilakukan mantan istri saya di teras rumahnya."
"Di mana pada saat itu saya di gigit sebanyak dua kali di tangan dan dada, dipukul dan disiram air," paparnya.