Pembunuhan di Subang
YouTuber Ini Bongkar Kejanggalan Pemeriksaan Danu Saksi Kasus Subang, Kerap Dijemput Polisi
Saksi kunci kasus pembunuhan di Subang, Jawa Barat, Muhammad Ramdanu alias Danu (21) sempat menjalani tes kejiwaan dan kesehatan beberapa waktu lalu.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Saksi kunci kasus pembunuhan di Subang, Jawa Barat, Muhammad Ramdanu alias Danu (21) sempat menjalani tes kejiwaan dan kesehatan beberapa waktu lalu.
Dilansir TribunWow.com, pemeriksaan kejiwaan itu diduga berkaitan dengan kesaksian Danu yang berubah-ubah di hadapan polisi.
Namun, YouTuber Heri Susanto justru mengungkapkan hal berbeda.
Heri Susanto selama ini kerap mendampingi Danu saat menjalani pemeriksaan terkait kasus Subang.
Baca juga: Danu Alami Luka di Kaki dan Tangan, Kuasa Hukum Beberkan Penyebabnya, karena Kasus Subang?
Baca juga: Luka Kaki dan Tangan Danu Disorot Polisi, dr Hastry Sempat Periksa Kuku Amalia, Ini Katanya
Ia menilai ada sejumlah kejanggalan dalam pemeriksaan yang dijalani Danu di Polres Subang.
Danu disebutnya kerap dijemput oknum polisi.
“Menurut informasi dari Danu, dia sering diajak keliling-keliling, yang dia akui yang menjemputnya ini oknum kepolisian,” ungkap Heri Susanto dalam kanal YouTube-nya, Minggu (12/12/2021).
Karena itu Danu merasa terganggu dan tidak nyaman.
Heri dan kuasa hukum Danu menduga hal itulah yang menyebabkan Danu memberikan pengakuan yang berubah-ubah selama pemeriksaan.
Menurutnya, kemungkinan keadaan seperti itu yang membuat Danu semakin tertekan.
Apalagi, prosedur pemeriksaan terhadap saksi biasa dilakukan di Polres.
Luka di Tubuh Danu
Kuasa hukum Muhammad Ramdanu alias Danu (21), Achmad Taufan buka suara soal luka-luka yang ada pada tubuh kliennya.
Dilansir TribunWow.com, luka-luka itu sempat ditanyakan oleh penyidik saat Danu diperiksa beberapa waktu lalu.
Sebagai informasi, Danu merupakan saksi kunci kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23), pada 18 Agustus 2021 lalu.
Danu merupakan keponakan Tuti sekaligus sepupu Amalia.
Baca juga: Luka Kaki dan Tangan Danu Disorot Polisi, dr Hastry Sempat Periksa Kuku Amalia, Ini Katanya
Baca juga: Bekas Luka dan Puntung Rokok Danu di TKP Subang, Ahli Forensik Sempat Singgung Petunjuk Emas, Apa?
Ia dicurigai karena mengaku sempat masuk ke TKP dan membersihkan bak mandi atas perintah oknum banpol.
Selain itu, Danu juga sempat menjalani pemeriksaan kesehatan dan kejiwaan di Polda Jawa Barat.
"Danu itu sensitif, garuk-garuk sedikit udah luka," kata Taufan, dikutip dari TribunJabar.id, Sabtu (11/12/2021).
Sehari setelah dimintai keterangan mengenai bekas luka, Danu kembali menjalani pemeriksaan di Polda Jabar pada 7 Desember 2021.
Menurut Taufan, pemeriksaan terhadap Danu dilakukan secara mendadak.
"Hari ini ada pemanggilan terkait tes psikologi untuk Danu," katanya.
"Memang orangtua Danu maupun keluarga tidak ikut di BAP, mereka hanya mendampingi saja."
Kondisi Danu seusai Tes Kejiwaan
Terakhir, Danu menjalani pemeriksaan kejiwaan dan kesehatan di Polda Jabar, Selasa (7/12/2021).
"Kondisi Danu sehat alhamdulillah, karena pemeriksaan nyaman, para penyidik sangat humanis jadi Danu tenang, nyaman saat diperiksa," kata Taufan, dikutip dari TribunJabar.id, Rabu (8/12/2021).
Taufan menyebut kliennya akan kooperatif menjalani pemeriksaan agar kasus ini segera terungkap.
Sebagai informasi, Danu merupakan keponakan korban Tuti Suhartini dan sepupu Amalia Mustika Ratu.
Tuti dan Amalia ditemukan tewas di dalam bagasi mobil Alphard di rumahnya, 18 Agustus 2021.
Hampir empat bulan berlalu, polisi belum berhasil mengungkap sosok pelaku pembunuhan sadis ini.
Selain Danu, polisi juga telah memeriksa 54 saksi lainnya.
Di antaranya suami Tuti, Yosef (55), dan anak sulung Tuti, Yoris (34). (TribunWow.com)
Artikel ini diolah dari Tribun Jabar yang berjudul INI Dia Tiga Saksi Kasus Subang yang Diperiksa Polisi, Dua Saksi Orang Dekat Yosef, Yoris dan Korban, UPDATE KASUS SUBANG, Hari Ini Beberapa Saksi Kembali Dipanggil Polisi, Siapa Saja? Ini di Antaranya dan UPDATE Kasus Subang Siang Ini, Soal Bekas Luka di Kaki dan Tangan Danu, Ini Kata Pengacara?