Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Danu Akui Dirinya yang Menghampiri Banpol di TKP Kasus Subang: Danu Foto

Danu menceritakan detail saat dirinya dimintai oleh Banpol untuk masuk ke TKP kasus pembunuhan di Subang.

YouTube Yahya Mohammed
Danu saat diwawancarai soal kasus Subang di kanal YouTube Yahya Mohammed, Minggu (5/12/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Muhammad Ramdanu alias Danu (21) kembali dipanggil oleh penyidik Polda Jabar pada Senin (6/12/2021) terkait kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) di Subang, Jawa Barat.

Danu adalah satu dari beberapa saksi yang intens diperiksa polisi, dan menjadi sorotan gara-gara pengakuannya soal bantuan polisi (Banpol).

Ia mengaku diminta oleh banpol untuk masuk ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk membersihkan bak mandi tempat jasad kedua korban dimandikan oleh pelaku.

Sosok oknum Banpol (Bantuan Polisi) yang mengajak Muhammad Ramdanu alias Danu memasuki TKP kasus Subang dan menyuruhnya membersihkan bak mandi di lokasi pada Kamis (19/8/2021).
Sosok oknum Banpol (Bantuan Polisi) yang mengajak Muhammad Ramdanu alias Danu memasuki TKP kasus Subang dan menyuruhnya membersihkan bak mandi di lokasi pada Kamis (19/8/2021). (Dokumentasi Danu via TribunJabar.id)

Baca juga: Misteri Banpol Masuk TKP Kasus Subang, Pengacara Danu Yakin Ada yang Beri Perintah

Lewat kanal YouTube Yahya Mohammed, Minggu (5/12/2021), Danu bercerita soal detail dirinya diminta masuk ke TKP oleh banpol.

Pada 19 Agustus 2021 atau satu hari seusai jasad korban ditemukan, Danu tiba di TKP atas perintah Yoris pada pukul 07.00 WIB.

Kemudian barulah pada pukul 12.00 WIB, banpol datang ke TKP.

Pada saat itu Danu yang menunggu di sebuah sekolah SMA di seberang TKP langsung datang mendekati banpol tersebut.

"Danu meluncur ke bawah, lihat posisi Banpolnya di mana, Danu Foto," kata Danu.

Danu bercerita, sebelum diminta oleh banpol masuk ke TKP, ia sempat mengabari Yoris soal keberadaan banpol tersebut.

Namun Danu mengakui dirinya tidak mengetahui mengapa dirinya yang dimintai tolong oleh banpol untuk masuk ke TKP.

"Kurang tahu juga," pungkasnya.

Simak videonya mulai menit ke-1.30:

Danu Saat Ini Ketakutan

Kuasa hukum Muhammad Ramdanu alias Danu (21), Achmad Taufan mengakui kliennya merasa ketakutan selama menjalani pemeriksaan di kantor polisi.

Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) di Subang, Jawa Barat.

Dilansir TribunWow.com, Danu merupakan saksi kunci yang sudah berkali-kali diperiksa terkait kasus pembunuhan ibu dan anak ini.

Hingga kini, pihak Danu terus membantah keterlibatannya dalam kasus Subang.

Baca juga: Jika Danu dan Yoris Dijadikan Tersangka Kasus Subang, Kuasa Hukum Sudah Siapkan Bukti, Apa?

Baca juga: Ungkap Kronologi saat Danu Bilang Beli Nasi Goreng di Kasus Subang, Pengacara: Ada Prosesi-prosesi

Pernyataan serupa juga diungkapkan Achmad Taufan dalam kanal YouTube Heri Susanto, Minggu (5/12/2021).

Taufan juga membantah jika Danu yang membelikan nasi goreng untuk korban pada malam pembunuhan.

"Perlu kami luruskan bahwa hasil investigasi kami, pendekatan antara pengacara dan klien, bahwa kejadian itu tidak benar," ungkap Taufan.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved