Breaking News:

Terkini Daerah

Penuh Emosi, Nenek Rodiah Curhat Digugat 5 Anaknya: Kamu Enggak Iba? Lumpuh Begini

Miris, lima anak di Bekasi menggugat ibu kandung mereka yang dituding menggelapkan surat tanah.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
YouTube tvOnenews
Rodiah (72), lansia warga Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah yang dilaporkan 5 anak kandungnya sendiri. 

TRIBUNWOW.COM - Di usianya yang sudah senja, Rodiah (72) seharusnya dapat menikmati hidupnya dalam ketenangan dan menghabiskan sisa umur untuk beribadah.

Namun dirinya justru harus ekstra bersabar seusai dilaporkan ke polisi oleh lima anak kandungnya sendiri.

Ibu asal Desa Sindangjaya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat itu dituding oleh anak-anaknya telah menggelapkan dan menggadaikan surat-surat tanah.

Baca juga: Nenek 72 Tahun Digugat 5 Anaknya karena Warisan, Ngaku Kerap Diancam hingga Diperlakukan Kasar

Dalam tayangan Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, Jumat (3/12/2021), Rodiah penuh emosi menceritakan bagaimana dirinya diperlakukan semena-mena oleh 5 dari 8 anak kandungnya.

"Sudah kenyang dilaporin mulu," curhat Rodiah.

Rodiah bercerita, dirinya kini telah hidup berpisah dari lima anak kandungnya.

Saat dituduh menggadaikan surat, Rodiah sempat membalas tudingan anaknya itu dengan memfoto surat tanah yang ia miliki.

"Kata ibu Ya Allah boro-boro, nih surat ada, terus dipotret dipegang sama ibu, tuh ada," cerita Rodiah.

"Ibu enggak berani menggadaikan surat," kata dia.

Rodiah mengaku sedih sebab seusai suaminya meninggal, lima anak kandungnya langsung bertindak tidak tahu adab.

Menurut keterangan Rodiah, masalah dengan kelima anaknya itu sudah tidak bisa lagi diselesaikan secara baik-baik.

"Enggak bisa, dia mau lanjut, jangan di rumah," kata Rodiah.

"Kamu enggak iba sama orangtua? Enggak bisa jalan, lumpuh kayak begini," curhatnya.

Ia mengatakan, sudah tidak mau dirawat oleh kelima anaknya itu.

"Boro-boro ngerawat, diantar makanan dibuangin, takut diracun," kata Rodiah dengan nada tinggi.

Kendati demikian, Rodiah bersyukur tiga anaknya yang lain masih berbakti, bahkan mau menyediakan sarapan, membantu memandikan hingga mengingatkan untuk beribadah.

Baca juga: Rekonstruksi Bule Arab Bunuh Istri di Cianjur, Air Keras Disiramkan ke Mulut Korban

Simak videonya:

Kerap Diancam hingga Diperlakukan Kasar

Dilansir TribunWow.com, nenek bernama Hj Rodiah yang sudah berusia 72 tahun dilaporkan lima anak kandungnya ke polisi atas tuduhan penggelapan surat tanah miliknya.

Video saat Rodiah memenuhi panggilan polisi pun beredar luas di media sosial.

Tampak, Rodiah ditemani tiga anaknya yang lain saat datang ke kantor polisi.

Saat tiba, Rodiah menggunakan kursi roda.

Rodiah mengaku memiliki delapan anak.

Lima anak di antaranya melaporkan Rodiah karena dianggap menggelapkan surat tanah milik mendiang suaminya, H Zein Choir.

Menurut Rodiah, anak sulungnya, Sonya, kerap meminta empat surat tanah yang dimilikinya.

Empat tanah itu seluas 9.000 meter persegi.

Sonya, disebutnya terus mendesak agar empat tanah itu segera dibagian sebagai warisan.

"Sakit saya sama Sonya, ibu dilaporkan ke Mabes, ke Polda, dan terakhir di Polres. Padahal kaki begini, saya dilaporkan, katanya ibu gadaikan tanah sebesar Rp 500 juta," ungkap Rodiah, dikutip dari WartakotaLive.com, Kamis (2/12/2021).

Selain dilaporkan ke polisi, Rodiah mengaku juga kerap diperlakukan kasar dan diancam oleh lima anak kandungnya.

Kelima anak Rodiah itu adalah Sonya Susilawati, Syarif, Ahmad Basari, Moamar Khadafi, dan Sopyana.

"Anak ibu ada delapan, yang tiga ikut sama ibu, yang lima itu yang sering teror ibu. Rumah ibu ditimpukin, sampe ibu dipaksa tanda tangan" katanya.

Perseteruan keluarga itu bermula saat suami Rodiah meninggal dunia.

Bahkan, saat Rodiah masih berduka dan menggelar tahlilah hari ketiga, kelima anaknya diam-diam mengambil surat tanah miliknya.

Hingga kini, Rodiah mengaku trauma saat ada orang yang mengetuk pintu rumahnya.

Ia ketakutan jika yang datang adalah lima anaknya yang kerap melontarkan ancaman.

"Ibu mah pasrah udah mau di gimanain, ibu punya Allah SWT, ibu serahkan semua nasib ibu," ucap Rodiah.

Tanggapan Polisi

Di sisi lain, Kasatreskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Arif Timang mengatakan pihaknya memanggil Rodiah dalam rangka menindaklanjuti laporan yang dilayangkan Sonya.

Ia membantah jika Rodiah dipanggil sebagai terlapor.

"Gini, kemarin itu bahasanya bukan panggilan polisi, tapi sifatnya hanya klarifikasi," ungkap Arif.

"Jadi kami undang ibu Rodiah berdasarkan surat dari ibu sonya dan saudaranya yang meminta perlindungan hukum."

Arif mengatakan hingga kini lima anak Rodiah belum secara resmi melapor ke kepolisian.

Baca juga: Ayah Bibi Menangis Warisan Vanessa Angel Dipermasalahkan: Enggak Seberapa Kok Hebohnya Minta Ampun

Hingga kini, lima anak Rodiah hanya meminta perlindungan hukum.

"Ini bukan kasus, belum ada laporannya. Yang kami terima hanya surat permohonan perlindungan hukum saja. Bukan laporan ya," jelasnya.

"Jadi bahasanya Bu Sonya ini meminta perlindungan hukum, seperti itu. Jadi jangan salah. Kami belum terima laporan."

Ia pun mengaku kaget saat Rodiah datang ke kantor polisi menggunakan kursi roda.

"Kemarin pas datang kami juga kaget ternyata ibu Rodiah harus duduk di atas kursi roda," jelasnya.

"Ditanya sama anggota saya, karena kan dia enggak tahu kondisi ibunya, 'Maaf ya bu, ternyata ibu sakit', kata ibu Rodiah 'Enggak apa-apa, saya hanya sudah enggak kuat lagi berdiri, tapi saya masih bisa memberikan keterangan dan menjelaskan masalahnya', jadi seperti itu." (TribunWow.com/Anung/Tami)

Baca artikel lain terkait

Sebagian artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Polisi Jelaskan Alasan Panggil Rodiah, Wanita Lumpuh yang Diperkarakan 5 Anak Kandung gegara Warisan, dan Nenek Rodiah Trauma Diancam hingga Dipolisikan 5 Anaknya gegara Warisan, Kini Terbaring Tak Berdaya

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Anak Gugat IbuWarisanBekasi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved