Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Pengakuan Kuasa Hukum saat Danu Dituding Bawa Nasi Goreng ke TKP Subang, Pilih Tunggu Hasilnya

Pihak Muhammad Ramdanu alias Danu (21) buka suara soal tudingan yang menyebutnya datang ke TKP kasus Subang pada malam pembunuhan.

YouTube Heri Susanto
Achmad Taufan Soedirjo (tengah) selaku kuasa hukum Danu (kanan) memberikan penjelasan soal hasil pemeriksaan polisi, Kamis (25/11/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Pihak Muhammad Ramdanu alias Danu (21) buka suara soal tudingan yang menyebutnya datang ke TKP kasus Subang pada malam pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23).

Dilansir TribunWow.com, kuasa hukum Danu, Achmad Taufan membantah tuduhan tersebut.

Danu, menurut dia, bahkan tak keluar rumah pada malam pembunuhan ibu dan anak itu.

Baca juga: Teka-teki Makanan di TKP Kasus Subang, Pengacara Yosef Yakin Nasi Goreng Bukan Dibeli Orang Asing

Baca juga: Dugaan Pengacara Yosef soal Siapa yang Beli Nasi Goreng di TKP Kasus Subang

Untuk diketahui, nasi goreng menjadi bukti penting untuk mengungkap pelaku pembunuhan Tuti dan Amalia.

Nasi goreng ditemukan di atas meja makan korban.

Diduga, pelaku pembunuhan datang ke TKP pada malam kejadian dan membawa nasi goreng untuk korban.

"Menurut kesaksian Danu itu tidak benar, Danu di saat malam sebelum kejadian tidak kemana-mana atau tidak membeli nasi goreng," ungkap Achmad Taufan, dikutip dari TribunJabar.id, Senin (29/11/2021).

Kendati demikian, Achmad Taufan mengaku menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada pihak kepolisian.

"Kami tetap percayakan kepada penyidik yah apalagi sekarang sudah ditangani oleh Polda Jabar, apapun hasilnya nanti kita tunggu saja," lanjutnya.

 

Diduga Dibeli Orang Dekat

Dalam pemeriksaan sebagai saksi, Yosef sempat ditanya perihal makanan berupa nasi goreng di meja makan TKP kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23). 

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved