Breaking News:

Terkini Internasional

Tinggalkan Kekaisaran Jepang, Putri Mako Tiba di New York AS Bersama Kei Komuro setelah Menikah

Memilih untuk meninggalkan Jepang seusai menikah dengan orang biasa dan kehilangan gelar kekaisarannya, Mako tiba di New York untuk jalani hidup baru.

AFP/Philip Fong
Mantan putri Jepang Mako Komuro berangkat ke Amerika Serikat bersama suaminya, Kei Komuro, Minggu (14/11/2021). 

TRIBUNWOW.COM – Mantan putri Jepang yang kini menggunakan nama belakang suaminya, Mako Komuro, tiba di Amerika Serikat (AS), Minggu (14/11/2021).

Mako meninggalkan Jepang seusai menikah dengan kekasihnya yang orang biasa, Kei Komuro, dan melepaskan gelar bangsawan kekaisarannya.

Dilansir dari Channel News Asia, pasangan itu resmi menikah di Tokyo pada 26 September lalu, secara sederhana tanpa ritual pernikahan kekaisaran Jepang.

Putri Mako dan Kei Komuro dalam konferensi pers seusai pernikahan, Selasa (26/10/2021).
Putri Mako dan Kei Komuro dalam konferensi pers seusai pernikahan, Selasa (26/10/2021). (AFP/Nicolas Datiche)

Baca juga: Meski Banyak Kontroversi, Putri Mako Resmi Menikah dengan Kei Komuro, Tinggalkan Kekaisaran Jepang

Baca juga: Ulang Tahun Terakhir Putri Mako sebagai Anggota Kekaisaran dan Kontroversi Pernikahan dengan Komuro

Pernikahan tersebut berhasil dilangsungkan setelah bertahun-tahun berbagai media mengecam hubungan mereka, yang menurut Komuro, menimbulkan “kesedihan dan rasa sakit”.

Dalam rekaman yang disiarkan saluran TV Jepang, menunjukkan Mako dan Komuro didampingi oleh petugas keamanan saat mereka melewati bandara dan masuk ke dalam kendaraan yang sudah menunggu keduanya.

Rencana kepindahan pasangan yang sama-sama berusia 30 tahun itu ke AS, telah lama diberitakan.

Keduanya akhirnya naik penerbangan komersial dari Tokyo ke New York, tempat Komuro menempuh pendidikan di sekolah hukum dan kini disebutkan bekerja di sebuah firma hukum setempat.

Mako merupakan keponakan Kaisar Naruhito.

Dia kehilangan gelar bangsawannya ketika menikah dengan orang biasa di bawah hukum suksesi pasca-perang, yang hanya mengizinkan anggota laki-laki dari keluarga kekaisaran untuk naik takhta.

Mako telah mendapat kecaman selama bertahun-tahun atas rencananya untuk menikahi Komuro, seusai bertunangan pada 2017.

Pernikahan pasangan itu awalnya dijadwalkan berlangsung pada 4 November 2018.

Namun, muncul kontroversi yang kemudian berlangsung selama tiga tahun, menyusul laporan media tentang perselisihan keuangan yang melibatkan ibu Komuro dan mantan tunangannya.

Rencana pernikahan tersebut diumumkan diundur pada Februari 2018, dan diduga terjadi karena perselisihan terkait hutang Rp 500 juta yang diklaim oleh mantan tunangan ibu Komuro, termasuk uang yang digunakan untuk pendidikan Komuro.

Putri Mako dan Kei Komuro.
Putri Mako dan Kei Komuro. (AFP/Shizuo Kambayashi)

Baca juga: Puteri Mako Dilaporkan Alami PTSD Jelang Pernikahan yang Resmi Diumumkan Terselenggara Bulan Ini

Baca juga: Pernikahan dengan Rakyat Biasa Diumumkan Oktober, Puteri Mako akan Serahkan Status Kerajaan

Bangsawan Jepang memegang standar yang ketat, dan Badan Rumah Tangga Kekaisaran mengatakan Mako didiagnosis menderita stress pasca-trauma (PTSD) kompleks, karena liputan media.

"Saya takut, merasa sedih dan sakit setiap kali rumor sepihak berubah menjadi cerita yang tidak berdasar," kata Mako dalam konferensi pers setelah pernikahannya dengan Komuro.

Sementara itu, Kei Komuro mengatakan dirinya juga merasa sangat sedih karena mengetahui Mako berada dalam kondisi yang buruk, secara mental dan fisik.

"Saya mencintai Mako. Kami hanya mendapatkan satu kehidupan, dan saya ingin kamu menghabiskannya dengan orang yang kami cintai,” tambahnya.

Kontroversi terkait Mako dan Komuro, serta langkah mereka untuk pindah ke AS, membuat mereka disandingkan dengan pasangan kerajaan lain, yaitu Pangeran Harry dan Meghan Markle dari Inggris.

Media Jepang melaporkan pasangan yang bertemu di universitas di Tokyo itu, sudah mendapatkan tempat tinggal di New York.

Meskipun begitu, belum jelas di wilayah mana mereka memilih untuk menjalani kehidupan baru.

Menurut laporan, awalnya Komuro berencana untuk terlebih dulu berangkat ke AS, sementara Mako akan menyusulnya ketika sudah mendapatkan paspor pertamanya.

Namun, Komuro ternyata tinggal di Jepang lebih lama dari yang direncanakan karena harus menghadiri pemakaman kakek Mako. (TribunWow.com/Alma Dyani P)

Berita terkait Putri Mako lain

ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved