Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Sosok Polisi yang Dituduh Halangi Autopsi Jasad Tuti dan Amalia, Kades Jalancagak: Yoris Tidak Mau

Kepala Desa Jalancagak Indra Zainal membantah kabar yang menyebut ada pihak yang berupaya menghalang-halangi proses autopsi jasad Tuti dan Amalia.

youtube kompastv
Kepala Desa Jalancagak, Indra Zaenal Alim menjelaskan soal pertemuan antara Yosef dan Yoris, Senin (4/10/2021). 

"Justru Arif diutus pihak keluarga karena A Yoris tidak mau karena tidak kuat," lanjutnya.

Indra yakin betul dengan pernyataannya tersebut.

Pasalnya, Indra berada di lokasi kejadian hingga autopsi usai.

"Jadi saya pengin senyum-senyum aja di channel lain ngomongnya gitu."

"Padahal saya tahu, saya ada di sana, dari sore hari saya tidak beranjak dari TKP."

"Arif anggota kepolisian, anaknya Pak Mul, dan itu diutus Wak Lilis karena kami sekeluarga tidak ada yang kuat."

Baca juga: Bom Isi Paku dan Pecahan Peluru Meledak di Restoran Daging Babi Uganda, ISIS Klaim Bertanggung Jawab

Baca juga: Singgung Pihak yang Bawa-bawa Nama Keluarga dan Beri Keterangan terkait Kasus Subang, Ini Kata Yoris

Pengakuan Saksi Deden

Tragedi pembunuhan ibu dan anak di Jalancagak, Subang, Jawa Barat, masih belum terungkap.

Dua bulan lebih, polisi belum bisa menguak kasus kematian Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu.

Sosok saksi bernama Deden kini menjadi sorotan setelah namanya disebut-sebut oleh pengacara Yosef seusai pemerikaan terakhir pada Kamis (21/10/2021).

Deden diketahui sempat bertamu ke rumah Yosef di malam sebelum pembunuhan ibu dan anak tersebut.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved