Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Kuasa Hukum Yoris dan Danu Lakukan Investigasi Mandiri Kasus Subang, Cek TKP dan Tanya Saksi

Mereka melakukan investigasi mandiri untuk mencari petunjuk yang bisa mengungkap kasus Subang. 

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Atri Wahyu Mukti
Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati
Kuasa hukum Yoris dan Danu, Achmad Taufan Soedirjo saat memberikan keterangan kepada wartawan di rumah kediaman korban di Desa Jalancagak, Kabupaten Subang, Rabu (20/10/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Kuasa Hukum Yoris dan Danu diketahui mendatangi TKP kasus pembunuhan ibu dan anak, Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) di Subang, Jawa Barat. 

Mereka melakukan investigasi mandiri untuk mencari petunjuk yang bisa mengungkap kasus Subang

"Tujuannya adalah pasti kita akan investigasi kebenaran-kebenaran mencari info-info," ucap Pengacara Yoris dan Danu, Achmad Taufan kepada wartawan di Subang, Rabu (20/10/2021).

Baca juga: Warga Soroti Kinerja Polisi soal Lamanya Pengungkapan Pembunuhan di Subang, Ini Kesaksiannya

Baca juga: Pengacara Danu dan Yoris akan Lawan Isu-isu yang Sudutkan Kliennya di Kasus Pembunuhan Subang

Menurutnya hal itu dilakukan sekaligus untuk mendalami perkara yang sedang berjalan.

Hal ini dilakukan hanya selang dua hari setelah pengacara menerima kuasa dari kliennya. 

"Jadi senin kemarin kita sudah tanda tangan surat kuasa, dan kini kita bertanggung jawab selaku kuasa hukum, oleh karena itu kami turun langsung untuk menemui kedua klien kami," jelasnya.

Selain itu, pihak pengacara Yoris dan Danu memang bertekad untuk membuat kasus ini berjalan semakin cepat. 

Karena itu investigasi mandiri dirasa penting dilakukan untuk membantu kepolisian. 

"Kita juga harus turut membantu kepolisian untuk mencari siapa sebenarnya pelaku yang benar-benar valid," jelasnya. 

Adapun yang dilakukan adalah dengan mengecek langsung TKP kasus Subang dan bertanya kepada saksi-saksi.

Baca juga: 2 Bulan Kasus Subang, Kelelahan Juga Disebut Jadi Alasan Yoris dan Danu Gunakan Jasa Pengacara

Sayangnya dia tidak menjelaskan hasil dari investigasi yang dilakukannya.

"Jika ada sesuatu yang mengganjal kita juga akan menyampaikan kepada polisi dengan harapan upaya kita ini membantu polisi siapa pelaku sebenarnya," ujar Achmad.

Seperti diketahui sejumlah pengacara dari Kantor Pengacara Achmad Taufan Soedirjo (ATS) Law and Partners resmi menjadi kuasa hukum Yoris dan Danu per hari Senin (18/10/2021).

Selain memberikan pendampingan hukum, pihak pengacara juga disebut akan meluruskan isu-isu yang menyudutkan Yoris dan Danu

"Jadi kita di sini akan membantu Pak Yoris dan Pak Danu dari sisi hukum dan juga akan meluruskan semua yang mengarah dan menerpa, isu-isu yang berkembang selama ini ke arah mereka berdua," kata Achmad Taufan dalam konferensi pers di kantornya, yang ditayangkan di Youtube Heri Susanto, Selasa (19/10/2021).

Mereka juga menyebut sudah melakukan gelar perkara internal sebelum memutuskan maju menjadi pengacara Yoris dan Danu

Dari hasil gelar perkara itu, mereka menyimpulkan bahwa Yoris dan Danu bukan orang yang pantas dituduh sebagai tersangka. 

"Dan kita sudah mengumpulkan bukti-bukti dan hasilnya kita meyakini bahwa Pak Yoris dan Pak Danu menjadi korban dari peristiwa ini," katanya.

Pada hari itu juga Yoris dan Danu menandatangani untuk menyerahkan kuasa hukumnya kepada para pengacara. 

Menurut informasi, orang yang akan menjadi pengacara Yoris dan Danu akan berjumlah sekitar sembilan orang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved