Breaking News:

Terkini Daerah

4 Fakta Suami di Surabaya Bunuh Istri karena Konten TikTok, Sosok Pelaku Diungkap Anak Tiri

Polisi berhasil mengungkap kasus tewasnya seorang wanita di wisma Tirto Agung Asri IV-98 Surabaya, Jawa Timur. Ini fakta selengkapnya.

Editor: Mohamad Yoenus
Surya/firman rachmanudin
IA, pria pembunuh istri seusai ditangkap tim Jatanras Polrestabes Surabaya. 

TRIBUNWOW.COM - Polisi berhasil mengungkap kasus tewasnya seorang wanita di wisma Tirto Agung Asri IV-98 Surabaya, Jawa Timur.

Dilansir Surya, pelaku ternyata merupakan suami korban yang berinisial IA (48), warga Lamongan, Jawa Timur.

Sementara sang istri yang dibunuh bernama Djasmi (46), warga Ponorogo.

Baca juga: Janjikan Uang Jajan Berharap Anaknya Bangun, Ibu di Ciamis Histeris Putranya Tewas saat Susur Sungai

Berikut fakta selengkapnya:

1. Pelaku Ditangkap

IA ditangkap unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya di Nganjuk, tak lama setelah jasad Djasmi ditemukan.

"Alhamdulillah pelaku sudah kami amankan, di wilayah Nganjuk, sore hari di hari yang sama saat kejadian," kata Kadat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana, Sabtu (16/10/2021).

Mirzal menyebut,penangkapan IA dilakukan berkat kerjasama unit Jatanras dengan unit reskrim Polsek Bagor, Nganjuk.

"Kami identifikasi, kemudian kami bekerjasama dengan polsek setempat untuk mengamankan pelakunya," imbuh Mirzal.

2. Motif Cemburu

Di hadapan penyidik, IA mengakui semua perbuatannya.

Ia mengaku cemburu lantaran istri sirinya tersebut kerap mengunggah postingan atau konten di media sosial sehingga mengundang laki-laki lain berkomentar.

Bahkan, tersangka pernah memergoki korban sempat berkomunikasi melalui pesan dengan laki-laki lain.

"Pengakuannya memang cemburu. Korban beberapa kali diingatkan oleh pelaku namun tidak digubris," sambung Mirzal.

Setelah menikah hampir 10 tahun hidup bersama di rumah semi permanen itu, keduanya kerap cekcok di dua bulan terakhir sebelum kejadian.

"Dua bulan terkahir sudah kerap cekcok terkait masalah konten media sosial. Lalu pas kejadian, tersangka kembali mengingatkan soal perilaku korban. Namun korban marah kepada tersangka, hingga akhirnya tersangka emosi," beber Mirzal.

Emosi yang tak terbendung membuat IA kalap.

Baca juga: Begini Kronologi Kasus Subang Versi Ujang dan Ketua RT, Ada yang Lihat Yosef Menelepon Sambil Marah

Ia lalu mengambil sebuah lonjoran besi dan memukulkannya ke kepala korban dua kali dengan tenaga yang kuat.

Akibatnya, korban terluka parah pada bagian kepala hingga alami robek dan pendarahan hebat.

Selepas melakukan aksi brutalnya, IA kemudian meninggalkan korban di dalam rumah dan menguncinya dari luar.

Halaman
123
Sumber: Surya
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved