Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Penyidik Kasus Subang Terima Cetak Rekening Koran Amalia, Pengacara Yosef: Masih Ada yang Kurang

Namun, Pengacara Yosef, Jajang Supriatna menyebut bahwa masih ada hal yang kurang dan akan segera dilengkapi. 

Kompas TV
Pengacara Yosef, Jajang Supriatna menyebut bahwa masih ada hal yang kurang dan akan segera dilengkapi, saat ditemui seusai mengurus rekening koran milik Amalia, Kamis (14/10/2021).  

TRIBUNWOW.COM - Pihak kepolisian disebut telah menerima hasil cetak rekening koran milik Amalia Mustika Ratu (23) yang mersama ibunya Tuti Suhartini (55) menjadi korban pembunuhan dan ditemukan tewas di rumahnya di Subang, Jawa Barat

Namun, Pengacara Yosef, Jajang Supriatna menyebut bahwa masih ada hal yang kurang dan akan segera dilengkapi. 

"Bahkan hari ini juga belum selesai bahkan ada beberapa persyaratan yang harus kita lengkapi," katanya saat ditemui, Kamis (14/10/2021), dikutip dari Kompas TV.

Baca juga: Konten Mistis Sudutkan Yosef di Kasus Subang Dinilai Tak Mendidik, Youtuber Lokal Terancam Dipidana

Baca juga: Nasib Yayasan Bina Pretasi Milik Yosef sejak Kasus Pembunuhan di Subang, Lihat Kondisi Terkininya

"Untuk rekening koran saja," katanya saat dikonfirmasi. 

Pada pemeriksaan kali ini disebutkan bahwa penyidik ikut datang bersama pihak Yosef dan Yoris yang menjadi ahli waris korban. 

Yosef disebut datang bersama sejumlah kuasa hukumnya, dan Yoris datang bersama dengan istrinya. 

"Penyidik juga ada, sudah ada di bank," ujarnya. 

Berdasar informsai yang didapat diketahui bahwa rekening koran Amalia yang didapat adalah rentang waktu tahun 20019 hingga 2021. 

Sebelumnya Yosef dan Yoris diketahui sudah mendatangi pihak bank pada Selasa (12/10/2021) namun, karena ada sejumlah persyaratan, mereka harus kembali pulang tanpa mendapat apa yang dicari. 

Dalam kesempatan itu Rohman menegaskan bahwa pembukaan rekening tersebut adalah murni untuk kepentingan penyelidikan. 

Hal ini untuk mengklarifikasi pertanyaan publik terkait permohonan surat ahli waris Yosef kepada kepala desa. 

Baca juga: Konten Dinilai Menyudutkan, YouTuber Lokal Dilaporkan Keluarga Korban Kasus Subang ke Polda Jabar

"Sekalian juga, kan kalau bank, baiknya setelah orangnya meninggal kan ditutup reneningnya," ujarnya saat di lokasi. 

Rohman menjelaskan persyaratan yang kurang berupa dokumen yang berkaitan dengan status Tuti dan Amalia. 

Namun dokumen itu berada di TKP dan tidak bisa diakses Yosef

"Ada surat-surat di TKP kan kita tidak mungkin ke TKP, ya biarkan penyidik saja yang datang ke TKP mengambil persyaratan," katanya. 

 "Masih banyak kurangnya, ya jadi kita tunggu lah beberapa hari ke depan," ungkapnya.

Rohman mengaku tidak mengerti detail terkait penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian. 

Namun dia berharap pembukaan rekening ini bisa menjadi petunjuk baru yang mendukung penyelidikan. 

"Dari rekening korannya nanti Amel ada perputaran atau ada transaksi ke mana saja itu kan bisa diketahui," jelasnya. 

Untuk diketahui, kasus ini bermula sejak jasad kedua korban yaitu Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) ditemukan di rumahnya di Desa Jalancagak, Subang, Jawa Barat pada Rabu (18/8/2021).

Halaman
12
Sumber: Kompas TV
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved