Breaking News:

Terkini Internasional

Ditanya Angka Kematian Akibat Covid-19, Presiden Brasil Jair Bolsonaro Beri Jawaban Tak Terduga

Presiden Jair Bolsonaro beri jawaban tak terduga saat wartawan menanyakan angka kematian akibat virus Covid-19 di Brasil yang sudah mencapai 600 juta.

AFP/EVARISTO SA
Presiden Brasil Jair Bolsonaro di Brasilia, Brazil 6 April 2020. Presiden Jair Bolsonaro beri jawaban tak terduga saat wartawan menanyakan angka kematian akibat virus Covid-19 di Brasil yang sudah mencapai 600 juta jiwa pada Senin (11/10/2021). 

TRIBUNWOW.COM – Presiden Brasil Jair Bolsonaro memberikan jawaban yang tidak terduga ketika wartawan menanyakan tentang jumlah kematian akibat virus Covid-19 di negaranya.

Jair Bolsonaro dikenal sebagai sosok yang skeptis terhadap virus Covid-19 dan telah banyak dikecam karena dianggap meremehkan keganasan virus tersebut.

“Di negara mana orang tidak mati? Katakan padaku!” kata Jair Bolsonaro kepada seorang wartawan, dikutip dari Al Jazeera, Selasa (12/10/2021).

Presiden Brasil, Jair Bolsonaro
Presiden Brasil, Jair Bolsonaro (AFP/EVARISTO SA)

Baca juga: Belum Vaksin, Presiden Brasil Jair Bolsonaro Marah Tak Bisa Tonton Langsung Laga Santos Vs Gremio

Baca juga: RS Brasil Diduga Beri Obat yang Belum Terbukti Efektif Atasi Covid-19 Tanpa Persetujuan Pasien

"Dengar, aku datang ke sini bukan untuk bosan,” tambahnya.

Pernyataan Jair Bolsonaro itu diucapkan saat dirinya sedang berada di pertemuan dengan para pendukungnya di Guaruja, negara bagian Sao Paulo, Brasil pada Senin (11/11/2021).

Diketahui angka kematian akibat virus Covid-19 di Brasil dilaporkan sudah melampaui 600 ribu jiwa pada Jumat (8/10/2021), berdasarkan penyataan Kementerian Kesehatan.

Angka itu menjadi yang tertinggi kedua di dunia setelah Amerika Serikat (AS).

Pencapaian itu memicu kemarahan publik yang lebih besar, setelah sebelumnya Jair Bolsonaro sudah mendapatkan banyak kritik atas penanganannya terhadap pandemi Covid-19 di Brasil.

Ribuan orang turun ke jalan untuk menuntut pemakzulan Bolsonaro atas kegagalannya mengurus pandemi serta tuduhan korupsi.

Namun, Bolsonaro tetap menolak memberlakukan aturan pembatasan virus Covid-19 yang ketat di Brasil, bahkan sejak berbulan-bulan lalu.

Bolsonaro juga enggan menerima suntikan vaksin Covid-19.

Dia berdalih telah memiliki daya tahan tubuh yang sangat tinggi seusai sempat dinyatakan positif mengidap virus Covid-19 pada Juli 2020.

Komite Senat Brasil pada April lalu meluncurkan penyelidikan terhadap kebijakan pandemi Bolsonaro dan diperkirakan akan merilis laporan akhir dalam beberapa minggu mendatang.

Hasil laporan tersebut bisa memberikan tekanan pada Bolsonaro, terutama menjelang pemilihan yang dijadwalkan terselenggara tahun depan.

Protes warga Brasil meminta Presiden Jair Bolsonaro turun dari jabatannya pada Oktober 2021.
Protes warga Brasil meminta Presiden Jair Bolsonaro turun dari jabatannya pada Oktober 2021. (AFP/Nelson Almeida)

Baca juga: Dampingi Presiden Jair Bolsonaro di Pertemuan PBB, Menteri Kesehatan Brasil Positif Covid-19

Baca juga: Belum Vaksin, Presiden Brasil Terpaksa Makan Pizza di Trotoar Pinggir Jalan Kota New York

Angka jajak pendapat Bolsonaro juga sudah turun.

Sementara, dalam jajak pendapat menunjukkan mantan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva dikatakan dengan mudah mengalahkan Bolsonaro dalam pemilihan mendatang, meskipun belum secara resmi mengumumkan pencalonanannya.

Baru-baru ini, Bolsonaro juga sempat mengungkapkan kemarahannya karena gagal menonton pertandingan sepak bola antara Santos dan Gremio karena belum divaksinasi pada Minggu (10/10/2021).

“Ada apa dengan paspor vaksin?” kata Jair Bolsonaro kepada wartawan.

“Saya ingin menonton pertandingan Santos sekarang dan mereka mengatakan saya perlu divaksinasi Covid-19. Kenapa harus begitu?” tambahnya.

Pihak berwenang Santos mengizinkan klub untuk mengisi 30 persen kursi yang tersedia di pertandingan kejuaraan Brasil.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved