Liga 2
Ujian Berat AHHA PS Pati, Cemoohan Publik hingga Pelatih dan Manajer Kompak Mengundurkan Diri
AHHA PS Pati FC sedang mengalami ujian berat selama mengarungi kompetisi Liga 2 2021.
Penulis: Yonatan Krisna Halman Tri Santosa
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - AHHA PS Pati FC tampaknya sedang mengalami ujian berat selama mengarungi kompetisi Liga 2 2021.
Digadang-gadang jadi kontestan terkuat, AHHA PS Pati FC justru terseok-seok di dua laga awal Grup C Liga 2 2021.
Dari dua laga tersebut, AHHA PS Pati FC harus mengalami kekalahan beruntun dari Persis Solo dan Persijap Jepara.
Baca juga: Bukan Hanya Presiden Arema FC, Bos AHHA PS Pati Turut Berikan Indikasi untuk Gaet Irfan Bachdim
Baca juga: Kritikan Kembali Hinggapi AHHA PS Pati, dari Diduga Rusak Fasilitas hingga Dinilai Pentingkan Konten
Pada laga perdana, AHHA PS Pati FC harus takluk 0-2 dalam partai pembuka Liga 2 2021 di Stadion Manahan Solo, Minggu (26/9/2021).
Alih-alih bangkit, AHHA PS PS Pati FC kembali menelan kekalahan setelah takluk 1-2 atas PSCS Cilacap di stadion yang sama pada Senin (4/10/2021).
Selain kalah beruntun, AHHA PS PS Pati FC mendapat cemoohan publik karena diduga merusak fasilitas berupa locker room di Stadion Manahan pasca melawan PSCS Cilacap
Kabar tersebut sempat beredar di dunia maya dan menjadi viral.
Tidak sedikit dari mereka yang menilai bahwa AHHA PS Pati FC tidak layak berkompetisi di laga resmi karena kebrutalannya.
Akan tetapi, ternyata kabar tersebut tidaklah benar.
Dilansir TribunWow.com dari akun Instagram resmi milik AHHA PS Pati FC pada Kamis (7/9/2021), pihak panitia pelaksana (panpel) mengatakan bahwa kerusakan itu sudah ada sebelum laga AHHA PS Pati FC vs Persijap Jepara.
Berikut bunyi statement lengkap dari panpel yang dikutip dari akun Instagram @ahhaps.fc:
"Kami sudah melakukan pengecekan dan mengumpulkan semua anggota panpel untuk mencari tahu akar masalah itu. Dan setelah mengumpulkan sejumlah keterangan ternyata kerusakan itu terjadi sebelum pertandingan berlangsung antara PSG Pati vs PSCS Cilacap."
"Petugas yang mengetahui ada kerusakan itu mau memperbaikinya saat itu juga. Namun di ruang itu sudah ada tim PSG melakukan briefing pemain dan manajer sehingga perbaikan ditunda."
"Selanjutnya perbaikan baru dilakukan Rabu (6/10/2021) setelah tidak ada pertandingan. Jadi kami pastikan ini tidak ada kaitannya dengan klub peserta Liga 2 Grup C. Kerusakan itu terjadi sebelum pertandingan.”
Setelah itu, AHHA PS Pati FC kembali mendapat cemoohan publik karena dianggap mementingkan konten ketimbang kompetisi.
Dilansir TribunWow.com dari laman Instagram @serdadumerahputih_1945, nampak penggawa AHHA PS Pati melakukan aksi TikTok seusai menjalani latihan fitnes bersama.
Terlihat pemain-pemain andalan AHHA PS Pati seperti Rafli Nursalim, Nurhidayat dan beberapa penggawa lainnya kompak melakukan joget TikTok seusai latihan.
Meski dalam video tidak ada maksud apapun dan sekedar melakukan hiburan, namun banyak netizen yang mengaitkan video TikTok tersebut dengan jargon AHHA PS Pati, "Kasih Keras".

Para netizen menganggap jargon "Kasih Keras" AHHA PS Pati tidak sesuai dengan apa yang dilakukan oleh para pemainnya.
"KasihKeras jogetannya," tulis @haikalrehardhiva.
"Liga 1 no yg penting konten," tulis @fajar.rmdn18.
"Kasih lunak," tulis @rodrygo_41.
"Kasih Lembek Boos," tulis @yans_siamo_noi.
"Kasih beras," tulis @hendra_prayogo_.
"Kasih keras ni boss senggol dongg," tulis @rambenk27.
"Katanya keras mainya tiktok," tulis @ikballbudhi.
Selain cemoohan warganet, ujian AHHA PS Pati FC semakin berat seusai ditinggalkan sang manajer, Doni Setia Budi alias Kang Jalu dan pelatih, Ibnu Grahan.
Keduanya kompak mengundurkan diri di hari yang sama, yakni pada Jumat (8/10/2021).
Hal tersebut dibenarkan oleh COO AHHA PS Pati, Divo Sasendra.
Divo mengaku terkejut dengan keputusan yang diambil oleh Kang Jalu dan Ibnu Garahan.
Akan tetapi, Divo dan pihak AHHA PS Pati FC tetap menghormati keputusan yang diambil dari kedua orang tersebut.
“Betul. Head coach dan manajer secara resmi sudah menyatakan mundur dari tim. Sebuah kabar yang mengejutkan," jelas Divo dikutip dari Tribun Jateng pada Sabtu (9/10/2021).
"Namun kami juga harus tetap menghormati keputusan yang diambil oleh coach Ibnu dan Kang Jalu.”
Kendati menerima beberapa ujian berat, AHHA PS Pati FC harus tetap melanjutkan kompetisi dan harus menunjukkan kualitasnya demi trofi Liga 2 2021 dan promosi ke Liga 1.
AHHA PS Pati FC memiliki kesempatan untuk bangkit dan harus menyapu bersih tiga laga sisa demi menjaga asa lolos fase penyisihan grup C Liga 1 2021.
Hasil 2 Laga AHHA PS Pati FC di Grup C Liga 1 2021
Minggu (26/9/2021) : Persis Solo vs AHHA PS Pati FC (2-0)
Senin (4/10/2021) : PSCS Cilacap vs AHHA PS Pati FC (2-1)
Jadwal Pertandingan AHHA PS Pati FC di Grup C Liga 1 2021
1. Senin (11/10/2021) : AHHA PS Pati FC vs Persijap Jepara
2. Selasa (19/10/2021) : AHHA PS Pati FC vs PSIM Yogyakarta
3. Senin (25/10/2021) : Hizbul Wathan vs AHHA PS Pati FC
(TribunWow.com/Krisna)
Sebagian artikel ini telah diolah dari Tribun Jateng dengan judul Doni Setiabudi dan Ibnu Grahan Mundur dari AHHA PS Pati, Beberkan Alasannya