Breaking News:

Terkini Daerah

Pantang Pakai Baju, Pimpinan Ponpes di Sukabumi Larang Santrinya Ikutan: Saya Begini Bukan Keinginan

Diberitakan sebagai orang yang ngaku-ngaku menjadi wali tuhan, Cecep menegaskan dirinya hanya sedang melakukan tugasnya.

YouTube tvOnenews
Encep, seorang pimpinan ponpes di Sukabumi, Jawa Barat yang sempat diberitakan sebagai wali tuhan yang dilantik oleh Nyi Roro Kidul dan Nabi Khidir. Encep tegas membantah berita bohong yang menyebut dirinya adalah wali tuhan. Ditayangkan di tvOne, Minggu (3/10/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Cecep, seorang pimpinan pondok pesantren di Kecamatan Surade, Sukabumi, Jawa Barat, diberitakan mengaku-ngaku sebagai wali tuhan yang dilantik oleh Nyi Roro Kidul dan Nabi Khidir.

Menanggapi kabar itu, Cecep menegaskan bahwa dirinya difitnah oleh pihak yang tak bertanggung jawab.

Namun terkait aksinya tidak memakai baju, Cecep mengiyakan bahwa dirinya memang sengaja melakukan itu.

Baca juga: Viral Pimpinan Ponpes di Sukabumi Sengaja Tak Pakai Baju: Saya Diperintah Guru Saya

Baca juga: H+1 Bongkar Makam Tuti dan Amalia, Puluhan Polisi Bareskrim Polri dan Polda Jabar Datangi TKP

Pernyataan itu disampaikan Cecep dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi, tvOne, Minggu (3/10/2021).

Cecep mengaku dirinya diperintah oleh gurunya yang berasal dari Malang, Jawa Timur yang bernama KH. Muhammad Dahlan.

Menurut keterangan Cecep, gurunya itu juga merupakan pendiri dan pemimpin ponpes di Malang.

Cecep bercerita, tujuan tak memakai baju tersebut agar mengerti manis dan pahitnya hidup, adanya pujian dan ejekan.

"Sampai di mana kamu kuat melawan hal itu, dan lain-lain," kata Cecep.

"Ternyata pas saya coba, oh ternyata benar, banyak yang ngoceh-ngoceh," aku Cecep.

Meskipun dirinya tak memakai baju, Cecep menegaskan dirinya selalu memberikan penjelasan kepada murid-muridnya agar tidak menirunya.

"Saya ngomong dari awal ke anak-anak pondok, ke jemaah, saya cuman pergi ikut perintah," kata Cecep.

"Kalian harus menggunakan pakaian selayaknya," ucap Cecep mengungkapkan perintahnya kepada santrinya.

Cecep menyatakan akan marah jika mendapati ada santrinya yang mengikutinya.

"Saya begini bukan karena keinginan saya, karena saya disuruh," terang Cecep.

Saya Diperintah Guru Saya

Encep bercerita, kabar bohong menyatakan dirinya wali tuhan muncul seusai dirinya mengadakan sebuah acara yang berlangsung selama 24 malam.

Satu minggu setelah acara itu rampung, mulai beredar berita hoaks tentang dirinya.

"Saya juga kaget, kok ada berita seperti ini," kata Encep.

Encep mengaku mendapat kabar itu dari teman jauhnya.

Kesehariannya sebagai pimpinan ponpes, Encep mengaku biasa mengajar dan mengurus bangunan ponpes, hingga kadang diundang keluar.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved