Breaking News:

Liga 1

Miliki Rivalitas Tinggi, Kini Arema FC dan Persebaya Surabaya Terbelenggu Masalah Sama, Apa Itu?

Hingga memasuki pekan kelima Liga 1 2021, dua klub besar di provinsi Jawa Timur, Arema FC dan Persebaya Surabaya miliki nasib sama.

Instagram @wilkson11 @aremafc
Wilkson (kiri) pada postingan Instagram @wilkson11 9 Juni 2021 dan Carlos Fortes (kanan) pada postingan Instagram @aremafc pada 12 Juli 2021. Bongkar pasang pemain asing Persebaya Surabaya dan Arema FC. 

TRIBUNWOW.COM - Hingga memasuki pekan kelima Liga 1 2021, dua klub besar di provinsi Jawa Timur, Arema FC dan Persebaya Surabaya miliki nasib sama.

Seperti diketahui, Arema FC dan Persebaya Surabaya kini tengah terbelenggu masalah yang sama yaitu tampil mengecewakan dalam 4 laganya di Liga 1 2021.

Persebaya Surabaya catatkan 1 kali kemenangan dan 3 kali kekalahan.

Sementara Arema FC memiliki 3 hasil imbang dan 1 kali kekalahan hasil dari 4 laganya di Liga 1 2021.

Alhasil, keduanya kini berada di posisi akhir klasemen sementara.

Arema FC di posisi ke 16, sedangkan Persebaya Surabaya di posisi ke 20.

Kedua tim yang dikenal memiliki rivalitas tinggi kini selain sama-sama berada di papan bawah Liga 1 2021, posisi pelatih keduanya juga terancam dipecat.

Bahkan pelatih Arema FC, Eduardo Almeida telah diultimatum oleh manajemen Singo Edan jika kembali mendapatkan hasil buruk.

Manajemen Arema FC tidak segan-segan untuk melakukan pemecatan jika Singo Edan tak kunjung mendapatkan hasil terbaiknya di Liga 1 2021.

Baca juga: Eks Pelatih Mohammed Rashid di Timnas Palestina Dikaitkan dengan 2 Klub Liga 1 2021, Arema & Borneo?

Baca juga: Desakan Mundur Selimuti Pelatih Persib, Barito, Arema FC, PSS & Persebaya, Siapa akan Angkat Koper?

Dilansir TribunWow.com dari Aremafc.com, manajemen Arema FC memberikan sikap tegas dan memberikan ultimatum kepada jajaran kepelatihan maupun pemain seusai 3 hasil kurang memuaskan yang di dapatkan Singo Edan di Liga 1 2021.

Bahkan, menurut Media Officer Arema FC, Sudarmaji, pihak manajemen telah melakukan evaluasi setelah dua kali hasil imbang kontra PSM Makassar dan Bhayangkara FC.

 "Sejak hasil seri dua kali sudah dilakukan evaluasi berupa saran dan masukan, saran dan masukannya tentunya lebih pada bagaimana meningkatkan kualitas tim agar bisa meraih poin maksimal," ungkap media officer Arema FC, Sudarmaji dikutip TribunWow.com dari Aremafc.com.

Evaluasi tersebut berubah menjadi peringatan tegas seusai laga terakhir Arema FC kontra PSS Sleman.

"Dengan hasil laga semalam jajaran direksi langsung tegas memberi reaksi mengingatkan kepada pelatih dan pemain untuk segera evaluasi total serta intropeksi dan mengingatkan lagi jika kualitasnya menurun dan hasilnya tidak sesuai target, maka akan disiapkan langkah tegas untuk  menyelamatkan tim," sambung Sudarmaji.

Langkah tegas akan diambil jika Arema FC tak kunjung raih poin penuh serta dipastikan akan digunakan untuk bahan perbaikan bagi skuad Singo Edan kedepannya.

Bahkan Sudarmaji membocorkan langkah tegas yang akan di ambil manajemen jika Arema FC tak kunjung raih hasil maksimal.

Langkah tegas tersebut bisa saja berupa permohonan mundur atau pemecatan.

"Apa langkah tegasnya? Yang terburuk bisa saja berujung pada permohonan untuk mundur atau pemecatan. Tujuannya agar tim ini segera on the track serta meraih poin maksimal," ungkap Sudarmaji.

Lebih nahas lagi, Aremania juga telah menyerukan anacaman kepada Almeida setelah hingga 4 laga Singo Edan selalu gagal catatkan kemenangan.

Dilansir TribunWow.com dari laman Instagram resmi klub @aremafcofficial, berikut komentar desakan mundur untuk pelatih Arema FC, Eduardo Almeida usai bermain imbang 0-0 kontra PSIS Semarang.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved