Breaking News:

Terkini Daerah

Detik-detik Suami di Malang Bunuh Istri Siri saat Mandi, Korban Dipukul Pakai Palu, Ini Motifnya

SL alias Sofyan (56) diringkus polisi seusai tega menghabisi nyawa istri siirinya, RDS (56).

TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan
Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto (tengah) saat menunjukkan kepala palu yang digunakan tersangka untuk menghabisi nyawa korban, Selasa (28/9/2021). 

TRIBUNWOW.COM - SL alias Sofyan (56) diringkus polisi seusai tega menghabisi nyawa istri sirinya, RDS (56).

Dilansir TribunWow.com, SL nekat membunuh korban karena rumah tangganya sudah lama retak.

SL merupakan warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur.

Sementara itu, pembunuhan dilakukan SL di Jalan Emprit Mas No 10, RT 04 RW 07, Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Foto kiri: Foto semasa hidup Ratna (40) dan kondisi rumah di Jalan Emprit Mas No 10, RT 04 RW 10, Kecamatan Sukun, Kota Malang yang diduga menjadi lokasi pembunuhan. Terlihat, garis polisi masih terpasang di sekitar rumah tersebut, Selasa (21/9/2021). Foto kanan: Tersangka Sofianto Liemmantoro alias Sofyan (56) saat dihadirkan dalam rilis pembunuhan yang digelar di Polresta Malang Kota, Selasa (28/9/2021).
Foto kiri: Foto semasa hidup Ratna (40) dan kondisi rumah di Jalan Emprit Mas No 10, RT 04 RW 10, Kecamatan Sukun, Kota Malang yang diduga menjadi lokasi pembunuhan. Terlihat, garis polisi masih terpasang di sekitar rumah tersebut, Selasa (21/9/2021). Foto kanan: Tersangka Sofianto Liemmantoro alias Sofyan (56) saat dihadirkan dalam rilis pembunuhan yang digelar di Polresta Malang Kota, Selasa (28/9/2021). (Kolase TribunJatim/ Kukuh Kurniawan dan Istimewa via Suryamalang.com)

Baca juga: Pria Rela Bayar Rp 60 Juta untuk Sewa Eksekutor Pembunuhan Peranormal di Tangerang, Ini Motifnya

Baca juga: Tangis Yosef Pecah Bahas Pembunuhan di Subang, Ingin Pelaku Serahkan Diri: Kasihan Anak Saya

Sebagai suami, SL mengaku merasa tak dihargai lagi oleh korban yang sekaligus istrinya.

Perselisihan keduanya memuncak saat korban memilih pindah ke rumah sendiri dan meninggalkan SL.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo, SL sudah lama memendam dendam kepada korban.

"Tersangka melakukan pembunuhan itu, karena tersangka marah dan dendam kepada korban," terang Tinton, dikutip dari SURYAMALANG.com, Selasa (28/9/2021).

"Karena korban sudah tidak menghargainya lagi. Selain itu, korban akan berpindah rumah, tetapi tersangka tidak diajak."

Menurut Tinton, SL sudah tinggal bersama korban sejak 2014.

Namun sejak empat tahun terakhir keduanya sudah pisah ranjang.

"Dan tersangka ini, telah pisah ranjang dengan korban mulai empat tahun terakhir ini. Meski pisah ranjang, mereka berdua tetap tinggal serumah," ucapnya.

SL menghabisi nyawa korban menggunakan palu.

Seusai melancarkan aksinya, pelaku juga tak membuang kepala palu yang digunakan untuk membunuh.

Dikabarkan, korban dan pelaku juga sempat cekcok sebelum pembunuhan terjadi.

Baca juga: Kasus Pembunuhan di Subang, Penghasilan Yosef dari Yayasan Diputus Tuti, Yoris Ungkap Alasannya

Baca juga: Ngaku Jadi Pacar Korban, Ini Alasan Sopir di Kaltim Bunuh Juwana: Saya Tidak Naksir

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku membunuh korban saat tengah mandi di kamar mandi.

Pelaku langsung mendekap korban dari belakang dan memukulkan palu ke kepala belakang istri sirinya.

Akibatnya, kepala korban mengalami luka parah.

Korban pun tewas di lokasi kejadian.

"Tersangka telah merencakan pembunuhan itu, sejak dua minggu sebelum kejadian. Tersangka menunggu timing yang tepat untuk melakukan aksinya itu," terang Tinton.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved