Breaking News:

Viral Medsos

Viral Mertua di NTB Tendang Pengantin Pria saat Akad, Korban dan Keluarganya Buat Pelaku Emosi

Penghulu pernikahan tersebut mengakui sempat pulang dari lokasi akad gara-gara korban dan keluarganya yang terus-terusan menunda.

YouTube Serambi on TV
Video viral calon ayah mertua (kanan) mendadak layangkan tendangan ke calon menantu pengantin pria (kiri). Kejadian ini diketahui terjadi di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu (14/8/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Tak kuat menahan emosinya, seorang pria di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) menendang wajah menantunya sendiri pada Sabtu (14/8/2021).

Tendangan tersebut dilayangkan oleh pelaku kepada korban di tengah berlangsungnya prosesi ijab kabul.

Berdasarkan pengakuan saksi mata dalam kejadian itu, emosi pelaku muncul gara-gara ulah sang pengantin pria dan keluarganya.

Baca juga: 3 Fakta NMAX di Kasus Pembunuhan Tuti-Amalia, Heboh Foto Istri Muda Naik Motor hingga Yosef Punya 1

Baca juga: Viral Bayi Jadi Manusia Silver, Pelaku Pakai Anak Tetangga, Orangtua Korban Diberi Rp 20 Ribu

Dikutip TribunWow.com dari TribunLombok.co.id, fakta ini diungkapkan oleh Kadafi selaku penghulu KUA Rasanae Timur.

Diketahui, sebelum pernikahan terjadi, calon pengantin wanita yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA) ternyata sudah hamil.

Sementara itu sang pengantin pria nampak tak ingin bertanggung jawab atas kehamilan pengantin wanita.

Sejak awal pernikahan keduanya pun tidak sesuai standar KUA karena keduanya masih di bawah umur.

"Karena mereka masih di bawah umur, kita arahkan untuk mengajukan dispensasi nikah di Pengadilan Agama,” kata Kadafi, Senin (27/9/2021).

Permasalahan kembali terjadi ketika mengurus jadwal pernikahan.

Awalnya kedua keluarga sepakat pernikahan digelar Sabtu 14 Agustus 2021.

Waktu yang diminta oleh pengantin pria adalah pukul 10.00 Wita.

Namun hingga pukul 11.00 Wita, calon pengantin pria dan keluarganya belum juga datang ke tempat.

Saat itu keluarga calon pengantin wanita sudah emosi dan mulai ribut.

"Saat itu keluarga calon pengantin pria ditelpon. Mereka minta ditunda pukul 14.00 Wita," beber Kadafi.

Setelah ditunda, Kadafi mengaku sempat pulang dan kembali ke tempat acara seusai salat Zuhur.

Anehnya pada waktu yang ditentukan, keluarga pengantin pria kembali meminta jadwal akad ditunda.

"Keluarga pengantian wanita saat itu mulai ribut. Mereka pun kembali menelepon calon pengantin laki-laki. Akad nikah minta ditunda pukul 16.30 Wita,” tutur Kadafi.

Sikap calon pengantin keluarga pria dan keluarganya tersebut membuat sang ayah mertua emosi sehingga terjadi aksi menendang wajah pengantin pria ketika akad berlangsung.

Namun sebelum akad berlangsung, Kadafi menyebut, di antara kedua keluarga sudah ada masalah.

Detik-detik Ditendang

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved