Terkini Daerah
Rampok dan Bunuh Wanita di Kaltim, Sopir Ini Juga Bohongi Polisi, Ngakunya Jadi Pacar Korban
Motif pembunuhan Juwana alias Julia, wanita asal Muara Ancalong, Kabupaten Kutai Timur, yang bekerja di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, trungkap.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Motif pembunuhan Juwana alias Julia, wanita asal Muara Ancalong, Kabupaten Kutai Timur, yang bekerja di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), akhirnya terungkap.
Sebelumnya, jasad korban ditemukan tinggal tulang belulang di kawasan Jongkang, Jalan Eks Projakal, Kelurahan Loa Lepu Kilometer 8, Jalan Trans Samarinda-Kutai Kartanegara.
Dilansir TribunWow.com, pelaku merupakan teman kerja korban bernama Rendi.

Baca juga: Bukan Pacar, Inilah Sosok Pelaku Pembunuhan Julia yang Mayatnya Ditemukan Tinggal Kerangka di Kaltim
Baca juga: Dirampok lalu Dibunuh Pacar, Wanita Ini Ditemukan Tinggal Kerangka, Ternyata Sudah Hilang 16 Hari
Kanit Jatanras Macan Borneo Polresta Samarinda, Ipda Dovi Eudy menyebut pelaku mulanya ingin merampok harta korban.
Pembunuhan itu bermula saat pelaku berpura-pura mengajak korban menemui calon costumer baru.
"Jadi skenarionya itu, Dia (Rendi) mengajak korban (Juwana) untuk menemui calon customer baru. Karena korban ini bagian marketing, akhirnya ikut," terang Dovi, dikutip dari TribunKaltim.com, Senin (27/9/2021).
Sesampainya di tengah jalan, pelaku pun melancarkan aksinya merampok korban.
"Tapi itu (ada customer baru) hanya akal-akalan tersangka saja. Pas sampai di TKP (Jalan Trans Samarinda-Kukar), dirampoklah korban."
Menurut Dovi, pelaku sempat ingin mengelabuhi polisi.
Pelaku sengaja mengaku sebagai pacar korban.
Padahal, pelaku dan korban hanya sebatas teman kerja.
Pelaku merupakan sopir perusahaan di tempat korban bekerja sebagai staf marketing.
Baca juga: Kerangka Manusia Ditemukan di Dalam Lift 24 Tahun Tak Terpakai di India, Masih Jadi Misteri
Baca juga: Geger Penemuan Kerangka Manusia di Tempat Tidur Rumah Kosong, Saksi Ngaku Tak Cium Bau Busuk
sempat mengatakan sudah menikah siri dengan Juwana.
"Tapi pas kita gali lebih dalam, ternyata itu (mengaku sebagai pacar dan suami siri) hanya alibi. Dia (Rendi) untuk mengelabui kita," jelas Dovi.
"Ingat semua pernyataan ini bukan hoax, tetapi memang pengakuan dari tersangka (Rendi) sendiri."
Dalam melancarkan aksinya, pelaku sudah menyiapkan pisau untuk menghabisi nyawa korban.
Pisau tersebut ditemukan di TKP, tak jauh dari lokasi jasad korban berada.
Selain itu, pelaku juga menggunakan mobil perusahaan saat melancarkan aksinya.
Pelaku berupaya mengelabuhi polisi dengan mengaku ada pelaku lain dalam pembunuhan ini.
"Tapi itu juga hanya alibi, jadi dia memang pelaku tunggal."
"Kita kenakan pasal 340 KUHP karena semuanya sudah direncanakan."
Baca juga: KRI Rigel-933 Temukan Lokasi Kerangka KMP Yunicee, Berawal dari Temuan Life Craft Penumpang
Bantahan Keluarga
Sepupu Juwanah, Sinta mengklarifikasi tak ada hubungan spesial antara korban dan pelaku.
Ia menyebut pelaku hanya bekerja sebagai sopir di perusahaan tempat korben bekerja.
Biasanya pelaku mengantarkan korban bertemu dengan rekanan perusahaan.
"Mereka hanya sebatas teman kerja, Rendi driver kantor, karena saya tahu dengan sepupu saya, kalau memang ada hubungan, pasti dia cerita," terang Sinta.
"Melihat pemberitaan, pihak keluarga sangat terpukul, ya mudah-mudahan dengan klarifikasi dari kami bisa meluruskan, pemberitaan di media dan masyarakat juga mengetahui." (TribunWow.com)
Artikel ini telah diolah dari TribunKaltim.com dengan judul Polisi Beber Niat Pelaku dalam Membunuh Wanita Asal Kutim yang Kerjanya di Samarinda, dan Keluarga Juwanah Bantah Korban Pacaran dengan Pelaku yang Berprofesi sebagai Sopir Kantor