Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Malam-malam Lewati TKP saat Pembunuhan Tuti dan Amalia Terjadi, Ini Pengakuan Tetangga Korban

Tuti dan Amalia diketahui dibunuh di kediaman mereka pada malam hari oleh pelaku yang sampai saat ini masih misterius.

TribunJabar.id/Dwiki Maulana
Rumah tempat pembantaian anak dan ibu di Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalancagak Kabupaten Subang, Jumat (20/8/2021). Terbaru, seorang tetangga korban mengaku sempat melewati TKP di malam Tuti dan Amalia dibunuh. 

TRIBUNWOW.COM - Tuti Suhartini (55), dan anaknya, Amalia Mustika Ratu (23) diketahui dibunuh di kediaman mereka di Subang, Jawa Barat, pada Rabu (18/8/2021) pada malam hari.

Berdasarkan hasil pemeriksaan pihak kepolisian, ada selang waktu beberapa jam antara pembunuhan Tuti yang dilakukan pertama lalu Amalia.

Pada saat malam terjadinya pembunuhan, seorang tetangga korban mengaku sempat lewat di dekat tempat kejadian perkara (TKP).

Baca juga: Cekcok karena Istri Muda hingga Uang, Yoris Tegaskan Keluarganya Tak Harmonis: Papa Enggak Mengalah

Baca juga: Polisi Dalami soal Yayasan, Istri Muda Yosef Ternyata Pernah Ikut Urus sebelum Digantikan Amalia

Dikutip TribunWow.com dari YouTube Tribunnews, Jumat (24/9/2021), kesaksian itu disampaikan oleh Cucu yang tinggal di dekat TKP.

Cucu bercerita, saat hari kejadian, tepatnya sekira 24.00 WIB, ia baru saja pulang dari wilayah Sagalaherang Subang.

Saat pulang dirinya lewat TKP, namun ia mengaku tak melihat ada yang aneh di TKP.

"Enggak aku justru enggak dengar apa apa padahal pas malam selasanya saya baru pulang dari Sagalaherang," jelas Cucu.

Cucu menyampaikan, kala itu dirinya langsung pulang ke rumahnya dan tak mendengar ada yang aneh.

"Saya langsung ke rumah enggak dengar apa-apa tapi," ungkapnya.

Cucu baru mengetahui Tuti dan Amalia dibunuh seusai keesokan harinya ramai warga berkumpul di TKP.

"Saya enggak dengar apa-apa justru, jadi saya di rumah yang lain udah ramai lihat, kirain saya beli Surabi di depan rumah kan ada warung surabi baru," paparnya.

"Saya di sini buka pintu buka gerbang buka jendela kirain ramai biasa."

"Cuma pas suami ramai keluar katanya ada kasus pembunuhan, 'pembunuhan siapa papah' kata saya, Bu Tuti sama Neng Amel katanya dibunuh," paparnya.

Simak videonya:

Konflik Yayasan

Sementara itu, hal yang juga ramai dibicarakan adalah soal konflik tahta Yayasan Bina Prestasi Nasional yang didirikan oleh Yosef.

Keluarga dekat mereka lah yang selama ini menjadi pimpinan yayasan. 

Yoris anak tertua Yosef menjabat sebagai ketua yayasan didampingi Amalia sebagai bendahara yayasan.  

Baca juga: Minum Air Belerang hingga Temui Sosok Warna Putih, Ini Misteri Hilangnya M Gibran di Gunung Guntur

“Ada pergantian beberapa kali itu, pada tahun 2018 Amel lulus, nah itu baru Amel sama mamah, dalam hal pengelolaan itu berdua,” ungkap Yoris, dikutip dari TribunnewsBogor.com.

Di tahun 2018 Amalia menggantikan istri muda Yosef yang sebelumnya menduduki posisi tersebut. 

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved