Breaking News:

Liga 1

Komdis PSSI Putuskan PSIS Semarang Tak Bersalah soal Laga Lawan Persija, Ini Hasil Investigasinya

Komite Disiplin (Komdis) PSSI telah memutuskan PSIS Semarang tidak melakukan kesalahan dalam melakukan pergantian pemain kontra Persija Jakarta.

Instagram @liga1match
Dugaan pelanggaran pergantian pemain yang dilakukan oleh PSIS Semarang di laga kontra Persija Jakarta terbukti bukan salah dari tim Mahesa Jenar. 

TRIBUNWOW.COM - Komite Disiplin (Komdis) PSSI telah menerima surat dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) tertanggal 14 September 2021 tentang dugaan adanya pelanggaran terkait dengan pergantian pemain pada laga Persija Jakarta vs PSIS Semarang.

Laga yang digelar di Stadion Indomilk Arena, Tangerang (12/9/2021) berakhir dengan skor imbang 2-2.

Dilansir TribunWow.com dari laman resmi Pssi.org, Komdis PSSI telah menindaklanjuti dan menginvestigasi terkait dugaan pelanggaran pergantian pemain yang diduga dilakukan oleh pihak PSIS Semarang.

Menurut Ketua Komdis PSSI Erwin L Tobing, setelah melakukan beberapa pengecekan dan penelusuran maka dalam sidang lanjutan yang digelar pada Senin, 20 September 2021 mengeluarkan 3 keputusan penting.

Baca juga: Akui Kesalahannya, Bruno Silva Minta Maaf kepada PSIS dan Panser Biru, Main Lawan Arema FC?

Baca juga: Kata Yoyok Sukawi soal Kedatangan Pelatih Anyar PSIS Semarang Ian Andrew Gillan, Lawan Arema FC?

Berikut TribunWow.com jabarkan terkait 3 keputusan penting yang diambil Komdis PSSI terkait kasus dugaan pelanggaran pergantian pemain di laga Persija Jakarta vs PSIS Semarang.

1. Hasil investigasi didasarkan dengan bukti pendukung di antaranya:

    a. Flash report post match yang dibuat oleh match commisioner
    b. Laporan wasit yang memimpin pertandingan
    c. Laporan wasit cadangan
    d. Keterangan general coordinator

Bahwa berdasarkan dari keterangan beberapa pihak terkait tersebut, telah ditemukan fakta terkait dengan pergantian pemain yang sebenarnya dilakukan oleh tim PSIS Semarang.

Pergantian pemain yang dilakukan oleh PSIS Semarang di menit ke-63 dilakukan dalam satu slot pergantian yang berisikan dua pemain di dalamnya.

Hal itu dipertegas dengan adanya formulir pergantian pemain dan keterangan dari wasit cadangan yang bertugas pada saat itu.

Jadi dapat dikatakan bahwa permasalahan tersebut bukanlah kesalahan dari pihak PSIS Semarang, namun terdapat masalah teknis kaitannya dengan koordinasi antara wasit cadangan dengan wasit yang memimpin jalannya pertandingan.

2. Komdis tidak melihat adanya pelanggaran regulasi yang dilakukan oleh PSIS Semarang.

Kesalahan terjadi adanya komunikasi yang kurang baik antara match commissioner, wasit cadangan, general coordinator, keteledoran dari perangkat pertandingan, dan panitia pelaksana (panpel) yang kurang cermat

3. Komdis menyerahkan kepada Komite Wasit untuk mengambil keputusan dan sanksi tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.

Bahwa wasit adalah merupakan elemen terpenting dalam penerapan dan penegakan laws of the game di sebuah pertandingan.

Integritas, ketegasan dan keberanian seorang wasit dalam menegakan aturan permainan sepakbola sangat diperlukan demi lancarnya jalannya sebuah pertandingan.

Seusai mengetahui terdapat miss komunikasi antar wasit yang bertugas di laga Persija Jakarta kontra PSIS Semarang, maka Komdis memutuskan untuk melimpahkan kasus tersebut kepada Komite Wasit.

‘’Jadi sekarang kasus ini berada di tangan Komite Wasit untuk memutuskan. Mereka akan segera bersidang untuk memutuskan hal ini,’’ ujar Ketua Komisi Disiplin PSSI, Erwin L Tobing.

PSIS Semarang Beri Sanksi Tegas untuk Bruno Silva

Dikutip TribunWow.com dari laman resmi klub PSIS.co.id, CEO PSIS Semarang membenarkan terkait pemberitaan miring tentang sang bomber di media sosial.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved