Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Saksi Misterius Pembunuhan di Subang Terungkap, Psikolog Forensik: Apa Ini Strategi Lain Polisi?

Reza Indragiri mempertanyakan, apa alasan polisi membongkar sosok Danu yang selama ini dirahasiakan.

Editor: Lailatun Niqmah
Youtube tvOneNews
Reza Indragiri, seorang psikolog forensik menanggapi kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, dalam tayangan Youtube tvOneNews, Minggu (19/9/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Terungkapnya sosok Danu, yang sebelumnya disebut Mr. X atau saksi misterius dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, turut dikomentari oleh psikolog forensik, Reza Indragiri.

Reza Indragiri mempertanyakan, apa alasan polisi membongkar sosok Danu yang selama ini dirahasiakan.

Ia pun menduga, apakah pengungkapan nama ini adalah strategi lain pihak kepolisian untuk menguak pembunuhan Tuti (55) dan anaknya, Amalia Mustika Ratu (23).

Baca juga: Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Yosef Suruh Danu Masuk Rumah saat Polisi Belum Datang, untuk Apa?

Reza Indragiri menduga pihak kepolisian mungkin saja telah menemukan saksi kuncinya.

Saksi kunci ini nantinya yang akan mengantarkan kepada siapa tersangka.

Atau, kata Reza, ada strategi lainnya lagi di balik semuanya.

Hal tersebut disampaikan oleh Reza secara virtual pada acara Teka Teki Kasus Pembunuhan di Subang, Perlahan Mulai Terkuak yang disiarkan oleh tvOne, Minggu (19/9/2021).

"Apakah ini kabar baik bahwa polisi telah menemukan saksi kunci yang akan mengantarkan pada simpulan siapa yang sebenarnya ditetapkan sebagai tersangka, atau apakah ini merupakan strategi lain yang coba dilakukan pihak kepolisian, saya tidak bisa memberikan tafsiran apapun," terang Reza.

Mengingat, Humas Polda Jawa Barat mengumumkan nama Danu secara terbuka.

Padahal selain Danu, banyak saksi lain yang juga dimintai keterangan, tapi tanpa disebutkan namanya.

"Humas Polda jawa Barat mengabarkan telah memeriksa sejumlah saksi, tapi tidak dijelaskan siapa nama-namanya, ini sebenarnya prakter yang wajar, yakni tidak menyebutkan nama-nama saksi."

"Tapi apa maksudnya jika pihak kepolisian mengumumkan nama tersebut (Danu) secara terbuka, kalau ini memang nama asli," kata Reza.

Justru, kata Reza, ini menjadi tanda tanya, kenapa Danu yang dikabarkan dipanggil sebagai saksi malah disebutkan namanya.

Mengutip TribunJabar.id, Senin (20/9/2021), Sebelumnya banyak spekulasi yang muncul terhadap keponakan korban, Danu.

Baca juga: Alasan Yosef Minta Danu Masuk ke Rumah Tuti dan Amalia sebelum Polisi Datang, Ini Kata Pengacara

Menanggapi banyaknya asumsi ini, Lilis yakni sang kakak almarhum korban, Tuti, turut menjawab.

Lilis menyebut, Danu benar masuk ke rumah Tuti saat penemuan jenazah keduanya atau lebih tetapnya sebelum polisi datang.

Lilis mengatakan, Danu diminta masuk ke rumah Tuti oleh Yosef, seusai pembunuhan terjadi.

"Sebenarnya sebelum ada polisi, Danu disuruh Yosef masuk ke rumah itu."

"Iya setelah kejadian, itu waktu pagi Rabu (18/8/2021) pas pembunuhan," kata Lilis.

Danu diminta Yosef untuk mengecek rumah Tuti.

Yosef menghubungi Danu dan memintanya untuk mengecek rumah Tuti karena tidak ada orang.

Bahkan, muncul spekulasi bahwa Tuti dan anaknya kemungkinan diculik oleh orang.

Karena panik, Danu pun datang ke rumah Tuti.

"Waktu hari Rabu Danu ditelepon sama Yosef suruh ke sana suruh langsung masuk ke rumah, katanya Pak Yosef, Tuti sama Amel ada yang nyulik, jadi dia (Danu) disuruh ke sana (rumah)," terang Lilis.

Namun, sesampainya di lokasi kejadian, Danu tak menemukan keberadaan Tuti dan Amalia.

Ia hanya melihat rumah berantakan dan darah berceceran di lantai.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan di Subang Diduga Naik Motor, Foto Istri Muda Yosef Naik NMAX Mendadak Disorot

Kriminolog Unpad Menduga Ini Sudah Terencana

Kriminolog Unpad, Yesmil Anwar, menyoroti kasus pembunuhan di Subang yang sampai saat ini tak kunjung rampung terselesaikan.

Yesmil menduga, kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang itu merupakan pembunuhan berencana. 

Yesmil menyebut, jika petunjuk mengarah kepada pembunuhan berencana, sebaiknya polisi segera menelusuri motif pembunuhan tersebut.

Terlebih, kata Yesmil, dalam setiap kasus pembunuhan berencana selalu menyangkut tiga motif utama.

Ketiga motif utama tersebut yakni asmara, harta, dan tahta.

"Ketiga motif tadi selalu menjadi latarbelakang dari orang melakukan tindak kejahatan. Dengan demikian, maka pihak kepolisian harus menelusuri kemungkinan dari ketiga motif tersebut."

"Apakah ada kaitannya dengan masalah finansial (harta), kekuasaan (tahta), atau asmara termasuk hubungan sosial antara korban dengan pelaku, termasuk karakter korban dengan orang lain semasa hidupnya," kata Yesmil kepada TribunJabar.id, baru-baru ini.

Mengingat, saat penemuan kedua korban tersebut, tidak ada barang berharga yang hilang. 

Terkait ketiga motif tersebut, sejauh ini polisi menemukan terdapat keterkaitan.

Yosef memiliki istri muda.

Sedangkan soal kekuasan atau tahta, Yosef bersama Yoris dan Amalia merupakan pengurus sebuah yayasan.

Baca juga: Kasus Subang, Yoris Kini Enggan Bertemu dengan Yosef karena Terus Dimintai Uang, Bibi Beri Kesaksian

(Tribunnews.com/Galuh Widya Wardani)(TribunJabar.id/Ravianto)

Berita terkait Pembunuhan di Subang

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Teka-teki Pembunuhan Ibu dan Anak, Psikolog Forensik: Polisi Mungkin Telah Temukan Saksi Kunci

Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Pembunuhan di SubangSubangDanuReza Indragiri AmrielYosefYorisAmalia Mustika RatuTuti
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved