Breaking News:

Terkini Daerah

Aksinya Direkam, Guru Ngaji Ketahuan Cabuli 3 Bocah, Akui Cari Pelampiasan akibat Tak Dilayani istri

Seorang oknum guru ngaji di Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),ditangkap seusai melecehkan 3 bocah.

Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi - Seorang oknum guru ngaji di Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan (Sumsel) diringkus polisi seusai melecehkan tiga bocah. 

TRIBUNWOW.COM - Seorang oknum guru ngaji di Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan (Sumsel) diringkus polisi seusai melecehkan tiga bocah.

RT alias R (76) merudapaksa tiga bocah yang masih duduk di bangkus SD, berusia antara 9 sampai 10 tahun.

Kepada polisi, R mengaku merudapaksa tiga bocah itu karena sudah lama tak berhubungan badan dengan sang istri.

Karena itu, ia langsung bernafsu melihat ketiga anak didiknya yang masih belia.

Baca juga: Kondisi Siswi SMP yang Jadi Korban Rudapaksa Ayah dan Kakak Kandung, Polisi: Ketakutan sampai Nangis

Baca juga: Pengakuan Guru SD Rudapaksa Muridnya di Banyuasin: Anaknya Cantik, Saya Bujuk ke Perpustakaan

Saat melancarkan aksinya, R mengiming-imingi korban dengan uang lalu melecehkannya.

Aksi bejat itu sudah tiga kali dilakukannya kepada para korban.

Aksi R terbongkar setelah aksi cabulnya direkam oleh seorang saksi.

Kejadian itu berlangsung pada Sabtu (11/9/2021) sekira pukul 10.00 WIB.

Setelah melihat aksi R, saksi merekamnya lalu mengadukannya ke orangtuakorban.

Setelah itu, orangtua mulai menaruh curiga pada korban karena selalu membawa uang Rp 10 ribu seusai bermain.

Setiap ditanya, korban selalu beralasan menemukan uang itu di jalan serta menjual hasil rongsokan.

Tak percaya pada sang anak, orangtua korban pun melapor ke polisi.

Kapolres PALI, AKBP Rizal Agus Triadi membenarkan adanya kejadian itu.

Tersangka pun sudah ditangkap meski sempat melarikan diri ke Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin.

R diringksu pada Kamis (6/9/2021) sekira pukul 20.00 WIB.

"Tersangka kita amankan di Kabupaten Banyuasin, karena sudah sempat melarikan diri," terang Rizal, dikutip dari SRIPOKU.com, Sabtu (18/9/2021).

"Saat ini tersangka masih kita periksa lebih lanjut untuk mengetahui apakah ada korban lainnya lagi."

Baca juga: Diam-diam Hamil 8 Bulan, Remaja Ini Ternyata Berkali-kali Dirudapaksa Ayah Tiri, Mulanya Tak Ngaku

Baca juga: 30 Kali Dirudapaksa Kakak Kandung, Remaja Ini Juga Alami Hal Sama dari Ayah, Ini Kronologinya

Pengakuan Orantua Korban

Menurut RI, ayah seornag korban, ia melaporkan tersangka karena tak terima anak kandungnya dilecehkan.

Ia pun menyebut sudah lama mencurigai tingkah anaknya.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved