Terkini Daerah
Kisah Warung Kerekan di Tepi Kali Mampang, Makanan Dikerek Pakai Ember, Pernah Dapat Uang Segepok
Kisah warung erekan di tepi Kali Mampang Mampang Prapatan, Jakarta Selatan jadi lahan penghidupan bagi warga tepi Kali Mampang.
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Kisah warung erekan di tepi Kali Mampang Prapatan, Jakarta Selatan jadi lahan penghidupan bagi warga tepi Kali Mampang.
Selama mencari nafkah dari warung erekan di tepi Kali Mampang, Mpok Neneng (40) pernah menangguk rezeki dalam jumlah yang besar sekali.
Bayangkan, satu menu makanan yang dijualnya seharga Rp 14 ribu malah dibayar dengan uang senilai Rp 14 juta.
Baca juga: Paksa Anak Layani Nafsu Setiap Hari, Ayah di Bolmong Dibekuk seusai Curhatan Korban Viral di Medsos
Mpok Neneng mengatakan saat itu ibunya, Irma, yang menerima rezeki nomplok itu lantaran ia sedang tidak membantu berjualan.
Uang segepok itu dimasukkan ke dalam ember oleh pembeli itu di seberang kali Mampang kemudian ember yang tergantung di tali tambang ditarik kembali oleh Ibu Irma.
Melihat uang sebesar itu, Ibu Irma jelas kaget. Pembeli itu berasal dari Timur Tengah. Dia memang kelihatanya ingin bersedekah.
Pelanggan di seberang itu pun menuju perkampungan Kebalen, tempat warung erekan di Kali Mampang berada.
Saat di sana, pelanggan itu menanyakan kepada Ibu Irma siapa lagi yang berjualan seperti ini.
Akhirnya, pelanggan itu bagi-bagi uang lagi ke penjual warung erekan lainnya.
Ibu Irma, kata Mpok Neneng, bahkan sempat ditawari oleh orang itu untuk berangkat umrah.
"Iya, Rp 40 juta harganya (katanya) udah dibikinin paspor semuanya. Cuman karena Covid-19 di sana enggak bisa terima," pungkasnya.
Cerita Mpok Neneng, 10 Nasi Bungkus Hanyut di Kali
Bermandikan panas terik matahari, Mpok Neneng (40) mengerek tali tambang di tepi Kali Mampang, Kelurahan Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Di tali tambang itu tergantung ember berisi pesanan makanan untuk pembeli yang menunggu di seberang kali.
Mpok Neneng sudah tak lagi khawatir pesanan tumpah ke kali atau uang di dalam ember itu terbang terbawa angin.