Breaking News:

Terkini Daerah

5 Tahun Dicabuli Ayah, Gadis di Bolmong Curhat Lamarannya Dibatalkan Pelaku: Saya Sangat Malu

Tak tahan menjadi korban pencabulan ayah kandungnya sendiri, wanita di Bolmong memilih untuk curhat di medsos minta tolong ke aparat.

tribunmanado.co.id/Nielton Durado
M (23), wanita yang menjadi korban tindakan asusila ayah kandungnya sendiri ketika berada di Polres Kotamobagu, Rabu (15/9/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Selama lima tahun, wanita berinisial M (23) menjadi korban tindakan asusila yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri, IB (50).

Tindakan asusila itu terjadi sejak korban berusia 17 tahun, yang dilakukan pelaku di kediamannya di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara.

Bahkan pelaku sempat secara sepihak membatalkan lamaran yang disampaikan oleh seorang pria yang menyukai korban.

Baca juga: Siswi SMP di Palembang Ogah Bicara seusai 1 Hari Menghilang, Ibu Korban Merasa Ada yang Jangal

Baca juga: Ngamuk Dimintai Air, Pria di Riau Ambil Bayi Tetangganya lalu Dibunuh, Makin Marah saat Ditenangkan

Dikutip TribunWow.com dari TribunManado.co.id, kini pelaku telah diamankan pada Rabu (15/9/2021).

Atas aksinya itu, pelaku dijerat pasal 81 ayat (1), (3) undang-undang No 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah pengganti UU RI nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Ri no 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi undang-undang.

Pelaku kini terancam hukuman 15 tahun penjara.

Sementara itu M bercerita, pada tahun lalu, dirinya sempat dilamar oleh seorang pria.

Namun acara itu dibatalkan secara sepihak oleh pelaku.

"Mereka sudah antar harta ke rumah, tapi tiba-tiba dibatalkan oleh ayah saya (pelaku)," kata korban ketika ditemui oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Bolmong, di kediamannya, Jumat (17/9/2021).

Korban mengaku saat itu dirinya merasa kecewa akan tindakan ayahnya.

"Saya sangat malu, apalagi pihak keluarga mereka sudah datang di rumah," beber dia.

Curhat di Medsos

Sebelum polisi turun tangan menangkap pelaku, korban lebih dulu curhat di media sosial (medsos).

Lewat medsos tersebut, korban meminta agar aparat berwenang menangkap ayahnya.

Ia juga menceritakan kejadian miris yang menimpanya.

Baca juga: Dugaan Ciri Pelaku Pembunuhan Ibu-Anak di Subang Diungkap Kepolisian, Orang Dekat dan Lebih dari 1

Kepada pihak kepolisian saat itu, M mengaku sudah tak kuat akan perlakuan ayah kandungnya tersebut.

"Saya malu apalagi ketika mau bertemu orang-orang di sekitar," ungkapnya di hadapan penyidik Polres Kotamabagu, Rabu (15/9/2021).

Kanit PPA Polres Kotamobagu Ipda Fitri Nugrahani mengatakan jika korban sudah sangat lelah dengan perbuatan sang ayah.

"Dia sudah tak tahan, jadi membuat video tersebut," aku dia.

Ipda Fitri menjelaskan, pelaku diamankan di kediamannya yang berada di sebuah perkebunan di Kabupaten Bolmong.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved