Breaking News:

Terkini Daerah

Buron 9 Hari, Pelaku Begal di Semarang Pulang karena Ngaku Dihantui Korban: Punggung Saya Bungkuk

Pelaku pembegalan sadis di Jalan Pemuda, Semarang, pulang ke rumah setelah 9 kabur ke Subang lantaran merasa dihantui korban.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Rekarinta Vintoko
YouTube Tribun Jateng
Pelaku begal sadis di Semarang dalam konferensi persi di Polrestabes Semarang, Rabu (15/9/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Pelaku pembegalan yang menewaskan satu korban saat beraksi di Jalan Pemuda, Semarang, Jawa Tengah, akhirnya berhasil dibekuk.

Satu di antara 3 tersangka, AS (23) warga Kuningan, Semarang Utara, sebelumnya sempat kabur ke Subang, Jawa Barat.

Setelah sembilan hari, AS akhirnya hanya bisa tertunduk lesu.

Baca juga: Nasib Pelaku Asusila di Bawah Umur di Pringsewu Lampung, Diganjar Hukuman 7 Tahun 6 Bulan Penjara

AS mengaku merasa mendapat teror dari korban yang telah meninggal dunia di lima hari terakhir dalam pelariannya.

Hal itu dalam saat konferensi pers di Polrestabes Semarang, Rabu (15/9/2021)

"Iya korban terus hadir dalam mimpi selama lima hari ini," ujarnya dengan wajah memelas dikutip TribunWow.com dari TribunJateng.com, Kamis (16/9/2021).

Tak hanya merasa dihantui sosok korban, AS juga merasa punggungnya sangat sakit dan tak bisa diluruskan.

Hal itu lah yang kemudian AS merasa lelah dalam pelariannya selama sembilan hari dan diamankan polisi pada Selasa (14/9/2021) sekira pukul 22.00 WIB.

"Punggung bungkuk enggak bisa diluruskan saat tidur," katanya.

Baca juga: UPDATE Perampokan Toko Emas di Simpang Limun, Pelaku Ditangkap Berkat CCTV, Ini Peran Masing-masing

Baca juga: UPDATE Kasus Subang, Amalia Diduga Kenal Pembunuh Tuti, Sempat Bicara dengan Pelaku lalu Dibunuh

Akibat rangkaian teror dari korban yang membayangi tersebutlah yang menjadi alasan AS kembali ke Kota Semarang.

Hingga akhirnya, AS dan kedua teman lainnya dibekuk oleh polisi.

"Lima hari digituin terus jadi saya milih balik ke Semarang," tuturnya.

AS mengaku, ia langsung melarikan diri ke luar kota setelah beraksi dan merampas barang-barang berharga milik korban.

Ia kabur ke Subang menggunakan bus dari daerah Mangkang.

Tim Resmbob Satreskrim Polrestabes Semarang sempat memburu pelaku ke wilayah Subang, namun tak berhasil membekuk pelaku yang sudah mengendus keberadaan polisi.

Pelaku lalu kabur ke Kota Pekalongan, kemudian kembali ke Semarang.

Baca juga: Pengungsi Afghanistan Pelaku Rudapaksa dan Bunuh Gadis 13 Tahun Austria Ditemukan di Inggris

Tendang Korban hingga Terjatuh dari Motor

Tersangka AD berperan sebagai eksekutor atau berperan menendang motor korban hingga terjatuh.

Satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian yakni Sayyud Bintang (20) warga Manyaran, Semarang Barat.

Sementara korban kedua yakni, Slamet Riyadi (19) warga Mayangsari, Semarang, mengalami luka berat dan hingga kini masih dalam perawatan.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved