Breaking News:

Terkini Internasional

266 Narapidana Nigeria Melarikan Diri setelah Penyerangan Kelompok Bersenjata, 2 Penjaga Hilang

Penjara Nigeria diserang kelompok bersenjata yang belum diketahui identitasnya dan meledakkan pembatas hingga membebaskan 266 narapidana

AFP/Michele Cattani
Penjara Nigeria diserang kelompok bersenjata dan meledakkan pembatas hingga membebaskan 266 narapidana pada Minggu (12/9/2021) malam. 

TRIBUNWOW.COM - Orang-orang bersenjata berat menyerbu sebuah penjara di Nigeria dan membebaskan 266 narapidana pada Minggu (12/9/2021) malam.

Dilansir dari Reuters, mereka meledakkan pagar pembatas dan mengeluarkan hampir semua orang di penjara yang terletak di Kabba, Nigeria.

Kementerian Dalam Negeri Nigeria menyatakan seorang tentara dan seorang polisi tewas dalam serangan itu.

Ilustrasi Penjara
ILUSTRASI Penjara (KOMPAS.COM)

Baca juga: Detik-detik 6 Tahanan Palestina Melarikan Diri seusai Buat Lubang di Tahanan, Sempat Kepergok Petani

Baca juga: Ternyata Ada Virus Baru yang Lebih Mematikan dari Corona di Nigeria, Telan Korban Jiwa 15 Orang

Dilaporkan dua penjaga penjara juga telah hilang.

Nigeria sedang berjuang dengan masalah keamanan di seluruh wilayahnya.

Pembobolan penjara besar itu menjadi peristiwa kedua di Nigeria tahun ini.

Perampokan bersenjata oleh geng kriminal, pemberontakan Islam di timur laut dan serentetan penculikan siswa sekolah menjadi beberapa isu keamanan negara itu.

Penyerang menggunakan bahan peledak untuk menghancurkan pagar penjara di tiga sisi.

Baku tembak juga terjadi dengan penjaga di penjara keamanan tingkat menengah di Kabba, negara bagian Kogi, barat daya ibukota federal Abuja itu.

“Pusat penahanan keamanan menengah di Kabba, negara bagian Kogi, telah diserang oleh orang-orang bersenjata yang belum diidentifikasi," kata juru bicara Layanan Pemasyarakatan, Francis Enobore, dikutip dari Al Jazeera pada Senin (13/9/2021).

"Ada 240 narapidana dibebaskan secara paksa,” tambahnya.

Terhitung 28 dari 294 narapidana di Kabba tidak melarikan diri, kata Kementerian Dalam Negeri.

Sehingga terdapat 266 orang yang keluar dari penjara.

Sebelumnya, penjara setempat sempat mengumumkan 240 buronan terkait peristiwa itu.

Identitas dari para penyerang belum diketahui hingga saat ini.

Baca juga: APD Kurang di Tengah Pandemi Corona, Dokter di Nigeria Mogok, Bagaimana Nasib Pasien?

Baca juga: Heboh Wabah Virus Corona, Kini Muncul Penyakit Misterius di Nigeria yang Tewaskan 15 Orang

Haliru Nababa, kepala Lembaga Pemasyarakatan di Nigeria telah mengambil alih penyelidikan atas serangan itu dan memerintahkan semua narapidana untuk ditangkap kembali.

“Dia (Haliru Nababa) mengimbau masyarakat untuk bisa memberikan informasi yang berguna untuk membantu menangkap kembali para pelarian ke petugas keamanan,” kata Enobore.

Penjara itu didirikan pada tahun 2008 dengan kapasitas 200 narapidana.

Kelompok hak asasi manusia mengatakan penjara Nigeria sering penuh dan prosedur hukum juga tidak efisien.

Sebelumnya, pembobolan besar penjara juga sempat terjadi pada 5 April lalu.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved