Persis Solo
Tak Hanya RANS Cilegon FC, Berikut 3 Kompetitor Terberat Persis Solo di Liga 2 2021 Versi Pasoepati
Fans fanatik Persis Solo, Pasoepati ungkap empat saingan terberat Tim Laskar Sambernyawa di Liga 2 2021.
Penulis: Yonatan Krisna Halman Tri Santosa
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Fans fanatik Persis Solo, Pasoepati ungkap empat saingan terberat Tim Laskar Sambernyawa di Liga 2 2021.
Dilansir dari Tribun Solo pada Kamis (4/9/2021), empat klub di antaranya adalah AHHA PS Pati F.C, Rans Cilegon F.C, Sriwijaya FC dan Mitra Kukar.
Untuk yang teratas, Presiden Pasoepati, Maryadi Gondrong menyebut dua klub miliki selebritis, yakni milik YouTuber Atta Halilintar, AHHA PS Pati FC dan Raffi Ahmad, RANS Cilegon F.C.
Baca juga: Kompetisi Liga 2 2021 di Depan Mata, Penggawa Persis Solo Lakukan Medical Check-Up, Berikut Hasilnya
Baca juga: Persis Solo dan 7 Klub Lain Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Liga 2 2021, Ini Kata Pihak PT LIB
Dua klub tersebut dipercaya berpotensi bisa menjegal langkah Persis Solo menjadi juara di Liga 2 2021.
Sebagai contoh, Maryadi menilai bahwa AHHA PS Pati FC memiliki materi pemain sekelas Liga 1.
Maryadi enggan mengkhawatirkan AHHA PS Pati FC karena permainan kerasnya.
Diketahui, dua pemain klub milik suami penyanyi Aurel Hermansyah itu terlibat perseteruan dengan pemain klub Liga 1 2021, Persiraja Banda Aceh dalam laga uji coba.

Dua pemain itu ialah Zulham Zamrun dan Syaifrul Indra Cahya.
"Pemain AHHA Ps Pati mengambil pemain sekelas Liga 1. Bukan masalah permainan yang keras, tapi kualitas pemainnya juga lumayan," kata Maryadi Gondrong.
Selain itu, Maryadi turut mewaspadai permainan tim RANS Cilegon F.C yang baru saja menjalani tur pra-musim di Turki beberapa waktu lalu.
Diketahui, RANS Cilegon FC berhasil menahan imbang klub tangguh asal Turki, Fenerbache dengan skor 3-3.
Berkaca dari pertandingan itu, Maryadi enggan menganggap remeh klub miliki suami presenter Nagita Slavina tersebut.
"Dengan TC di Turki kemarin yang hasilnya juga lumayan. Tentunya tim ini patut diwaspadai," ucap Maryadi.
Sementara untuk Sriwijaya FC dan Mitra Kukar, Maryadi menganggap dua klub tersebut turut diwaspadai karena bisa menjadi batu sandungan bagi Tim Laskar Sambernyawa.
Mengingat, kedua klub tersebut pernah berkancah di kompetisi tertinggi di sepak bola Nasional sebelum turun kasta.
Sebagai contoh, Sriwijaya pernah menjadi klub yang disegani dengan mengoleksi lima trofi bergengsi di kompetisi yang berbeda.
Lima trofi tersebut diantaranya tiga kali meraih Piala Indonesia, satu kali Indonesian Super League dan satu kali Community Shield.
Sementara untuk Mitra Kukar, tim berjuluk Naga Mekes itu sudah tiga kali masuk 10 besar Indonesian Super League di musim yang berbeda, yakni mulai dari 2011/2012 hingga 2013/2014.
"Mungkin masih ada batu sandungan seperti Sriwijaya FC, Medan Jaya, maupun Mitra Kukar," tambahnya.
Baca juga: Statistik dan Profil Agus Nova, Pemain Persis Solo yang Dipinjamkan ke Mitra Kukar di Liga 2 2021
Baca juga: Reuben Silitonga Jalani Trial di Bali United, Persis Solo Pinjamkan Pemain Lagi di Liga 2 2021?
Kendati demikian, Pasoepati tetap optimis bahwa Persis Solo bisa menoreh hasil positif dan membawa pulang trofi Liga 2 2021 ke Kota Bengawan.
Menurut Maryadi, segenap pemain dan manajemen harus kompak agar target Persis Solo di Liga 2 2021 bsia terealisasi.
"Kebersamaan antara pemain manajemen dan official yang kompak akan memudahkan apa yang dicita-citakan. InsyaAllah juara Liga 2," terang Maryadi.
Cara Unik Pasoepati Dukung Persis Solo di Liga 2 2021
Selain optimis, Pasoepati memberi dukungan unik agar Persis Solo bisa meraih juara di Liga 2 2021.
Nantinya, semua bendera Pasoepati akan dipasang di sekitar Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah sebagai bentuk dukungan untuk Persis Solo di Liga 2 2021.
Cara unik itu disampaikan oleh Wakil Presiden dari Pasoepati, Agus Ismiyadi saat ditemui di sebuah rumah makan daerah Manahan, Solo, pada Rabu (8/9/2021).
Lebih lanjut, cara unik tersebut itu bermula dari inisiatif Media Officer Persis Solo, Bryan Barcelona.
Bryan meminta kepada segenap pengurus Pasoepati untuk segera mengumpulkan bendera yang ada di setiap korwil (koordinator wilayah).
"kemarin pada waktu launching album, kita undang mas Bryan," ujar Agus Ismiyadi.
"(Dia) ingin meminta bendera-bendera Pasoepati, itu yang korwil-korwil itu nanti mau ditempel di sekitar Manahan."

Cara ini diambil sebab suporter sepak bola tidak diperkenankan untuk memasuki stadion karena pandemi Covid-19
Bryan dan Agus berharap, Beto Goncalves dkk (dan kawan-kawan) bisa merasakan kehadiran Pasoepati dengan keberadaan bendera itu.
"Jadi pas pertandingan ada bendera-bendera (Pasoepati)," terang Agus Ismiyadi.
"Iya, betul, karena tidak ada suporter, (jadi) disimboliskan dengan bendera-bendera itu."
Nantinya, bendera-bendera miliki Pasoepati itu akan dipasang di tribun penonton stadion Manahan.
Akan tetapi, yang berhak memasang bendera tersebut di stadion adalah pihak Persis Solo, bukan Pasoepati.
"Itu nanti di tribun ditempel-tempel, tapi nanti yang memasang dari pihak Persis Solo, kita hanya mengumpulkan," tutur Agus Ismiyadi.
Namun, Agus dan rekan-rekan Pasoepati tidak menampik sebuah kerinduan untuk mendukung Persis Solo secara langsung.
Terlebih, Pasoepati sempat mendapat berita bahwa pemerintah berencana untuk mengizinkan suporter masuk ke stadion dengan syarat sudah menerima vaksin Covid-19.
Agus menyambut kabar yang berhembus tersebut dangan positif dan berharap semoga bisa terealisasi.
"Itu sangat positif ya, karena dengan pandemi seperti ini kita mau tidak mau harus bersahabat dengan pandemi," terang Agus.
"Jadi nonton bola tanpa penonton seperti makan sayur tanpa garam, makanya kita sambut positif, jadi biar kegiatan berjalan dengan syarat-syarat tertentu, misal menunjukkan sertifikat vaksin."
Baca juga: Deretan 5 Pemain yang Dipinjamkan Persis Solo Jelang Liga 2 2021, 2 Naik Kasta, 1 ke Pelukan Mantan
Agus mengaku tidak masalah jika memang harus terbatas.
Ia hanya berharap kebijakan itu bisa teraliasai dalam waktu dekat, apalagi Pasoepati sudah rindu untuk mendukung Persis Solo dari tribun stadion.
"Jumlah dibatasi ya, kuota (stadion), 30 persen (misalnya) semoga bisa terlaksana," tutur Agus.
Sebagai contoh, Agus menyinggung soal kebijakan sepak bola luar negeri yang sudah memperbolehkan suporter untuk masuk ke stadion.
"karena kita lihat, mohon maaf di luar negeri pertandingan sepak bola sudah pakai suporter," pungkas Agus. (TribunWow.com/Krisna)
Sebagian artikel ini telah diolah dari Tribun Solo dengan judul Pesaing Persis Solo di Liga 2 ? Presiden Pasoepati Sebut Klub Raffi Ahmad & Atta Halilintar