Persis Solo
Idolakan Legenda Prancis dan Real Madrid, Pemain Anyar Persis Solo Reuben Silitonga Ungkap Alasannya
Reuben Silitonga mengidolakan Zinadine Zidane sebagai panutan dan inspirasi karena ketenagannya dalam bermain di lapangan.
Penulis: Yonatan Krisna Halman Tri Santosa
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Seorang pesepak bola biasanya memiliki idola sebagai panutan mereka untuk bermain.
Idola ini dipilih karena mempunyai kelebihan dan keunikan khusus yang tak dimiliki oleh pemain lain.
Maka dari itu, tidak heran jika para pemain kerap terpesona dan ingin menjadi seperti sosok idola mereka.
Baca juga: Diprediksi Absen Bela Persis Solo di Putaran Pertama Liga 2 2021, Ini Kondisi Cedera Marinus Wanewar
Baca juga: Jelang Kick Off Liga 2 2021, Penggawa Persis Solo Ziarah Ke Makam Sambernyawa, Untuk apa?
Hal itu juga diungkapkan oleh bek atau pemain bertahan anyar Persis Solo, Reuben Silitonga.
Reuben Silitonga memiliki seorang idola sebagai panutan dan inspirasinya agar dapat bermain lebih baik pada kompetisi Liga 2 2021 nanti.
Uniknya, pemain idola Reuben Silitonga bukanlah seorang bek seperti posisinya.
Melainkan sang legenda Prancis dan Real Madrid, Zinadine Zidane yang notabene adalah pemain berposisi gelandang.

Reuben Silitonga berujar, alasannya memilih Zidane sebagai idola karena kejeniusan eks pelatih sekaligus pemain Real Madrid itu dalam mengolah si kulit bundar.
Menurut Reuben, sosok supertstar yang kerap disapa Zizou tersebut adalah seorang komposer dan memiliki ketenangan yang apik dalam berhadapan dengan lawannya.
Reuben berharap, dirinya memiliki ketenangan ketika turun ke lapangan hijau layaknya Zinadine Zidane dan tak gampang panik ketika berhadapan dengan lawannya.
"Dia seorang composer dan memiliki calmness, ketenangan, tidak mudah panik saat ditekan lawan, tidak panik kalau tidak ada opsi (terdesak) di lapangan," kata Reuben dikutip TribunWow.com dari TribunSolo.com, Rabu (11/8/2021).
"Ingin sekali seperti Zinedine Zidane saat dia masih bermain."
Reuben Silitonga juga memiliki pekerjaan rumah (PR) yang cukup menumpuk dalam menampilkan performa terbaiknya.
Akan menjadi tantangan tersendiri bagi Reuben untuk menembus skuad utama Persis Solo.
Terlebih, pemain naturalisasi asal Filipina itu sudah vakum selama kurang lebih lima tahun di dunia sepak bola.
Baca juga: Ingin Segera Beradaptasi, Bek Persis Solo Reuben Silitonga Belajar Hal Lain di Luar Sepak Bola
Baca juga: Antusias Hadapi Liga 2 2021, Skuad Persis Solo Terus Lakukan Latihan Bersama, Intip Videonya
Vakum 5 Tahun Untuk Berbisnis
Persis Solo merekrut seorang bek atau pemain bertahan naturalisasi asal Filipina, Reuben Silitonga untuk Liga 2 2021.
Namun perlu diketahui, Reuben Silitongan sempat vakum cukup lama dari dunia sepak bola, yakni lima tahun.
Dilansir TribunWow.com dari Tribun Solo pada Jumat (6/8/2021), selama lima tahun menjalani vakum, Reuben Silitonga mendapat beberapa tawaran dari temannya untuk mengolah sekolah sepak bola (SSB) di Singapura.
Disana, Reuben Silitonga dipercaya sebagai tangan kanan (orang kepercayan-red) temannya.
"(Mendapat) tawaran. Ikut dia kerja secara full time, (semacam) tangan kanannya," kata Reuben Silitonga.
Saat itu, Reuben Silitonga berharap bisa memiliki SSB sesukses temannya.
"Saya saat itu juga tertarik ingin punya usaha sendiri dan satu-satunya cara terbaik (belajar) bisnis terjun langsung ke lapangan," ujar Reuben Seilitonga.

Selain berbisnis, pemain yang berposisi sebagai bek tengah itu juga ikut kursus kepelatihan di Singapura.
"Saya juga belajar kepelatihan, termasuk konsep dasar hingga level dua, sertifikasi juga di Singapura, di sana juga belajar tentang bisnis manajemen," ujar dia.
"Ya, belajar marketing, manajemen, mengurusi pelatih, melakukan improvisasi program, bikin kurikulum untuk anak-anak kecil sampai dewasa, kemudian bikin football camp dan event-event sepak bola."
Reuben sempat membantu untuk melatih, sebelum akhirnya menjabat sebagai Technical Directur.
Setelah jabatannya berakhir, Reuben Silitonga mencoba memulai keberuntungannya dengan mendirikan SSBnya sendiri.
Tahun 2018, pesepak bola kelahiran Manila, Filipina itu mendirikan SSB miliknya yang bernama Active Football Academy di Bali.
Reuben berharap anak didiknya bisa mendapat kesempatam trial (uji coba-red) di klub profesional.
"Semoga ke depannya, jebolan akademi saya ada yang mendapat kesempatan trial di klub profesional," ucap Reuben.
Namun sayang, Active Football Academy yang didirikannya harus tutup untuk sementara waktu karena pandemi Covid-19.
"Ini timing (waktu-red) yang menyakitkan, akademi di Bali tutup sementara, tidak operasional dulu menunggu keadaan," pungkas Reuben Silitonga.
Statistik dan profil Reuben Silitonga
Dilansir dari Transfermarkt, Reuben Silitonga adalah pemain sebakbola naturlisasi yang berasal dari Filipina.
Selama karir seniornya di klub, Reuben Silitonga mencatatkan 32 pertandingan sejak tahun 2014.
Sebelum berseragam Persis Solo, Reuben Silitonga belum pernah merasakan atmosfer sepak bola di Indonesia.

Tercatat, Reuben Silitonga berkarir di lima klub luar asing di musim yang berbeda.
Reuben pernah satumembela klub asal Denmark, yaitu Tjørring IF.
Sementara sisanya, Reuben membela klub Filipina, diantaranya Global, Layola, Pachanga Diliman dan terakhir Stallion Laguna.
Penampilan terbanyak yang pernah dilakoninya adalah ketika membela Layola.
Disana, Reuben Silitonga mencatatkan 12 pertandingan tanpa mengemas satupun gol maupun assist.
Profil
Nama Lengkap : Reuben Raya Rivera Silitonga
Tanggal Lahir : 27 Maret 1991
Tempat Kelahiran : Manila, Filipina
Usia : 30 Tahun
Tinggi : 1,80 meter
Kewarganegaraan : Filipina - Indonesia (Naturalisasi)
Posisi : Bek Tengah
Kaki : Keduanya
Klub saat ini : Persis Solo
Bergabung : 27 April 2021
Kontrak Berakhir : -
(TribunWow.com/Krisna)
Sebagian artikel ini diolah dari TribunSolo.com dengan judul Legenda Prancis Ini Idola Bek Persis Solo Reuben Silitonga : Jungkalkan Brazil di Piala Dunia 1998 dan Vakum 5 Tahun Jadi Pesepakbola, Bek Persis Solo Belajar Bisnis di Singapura, Kini Punya SSB di Bali