Breaking News:

Terkini Daerah

Dituduh Kirim Guna-guna, Pasutri Diikat lalu Dianiaya 9 Temannya, Istri Tewas, Begini Kronologinya

Nasib nahas menimpa pasangan suami istri (pasutri) di Desa Petodaan, Kecamatan Teluk Meranti, Pelalawan, Riau, AD (35) dan YH (27).

TribunPekanbaru.com/Istimewa
Para pelaku dihadirkan Polres Pelalawan saat pers rilis di aula Mapolres, Minggu (1/8/2021). Pasutri di Pelalawan disiksa secara keji. Disulut besi panas lalu 9 pelaku gantian pukul pakai cangkul. 

TRIBUNWOW.COM - Nasib nahas menimpa pasangan suami istri (pasutri) di Desa Petodaan, Kecamatan Teluk Meranti, Pelalawan, Riau, AD (35) dan YH (27).

Dilansir TribunWow.com, pasutri itu dikeroyok sembilan orang secara sadis seusai dituduh mengirim guna-guna.

Akibat kejadian ini, sang istri, YH tewas akibat dihajar para pelaku bertubi-tubi.

Sementara AD mengalami luka bakar dan dilarikan ke RSUD Pelalawan.

Kasat Reskrim Polres Pelalawan, AKP Nardy Masry mengatakan korban dan para pelaku selama ini tinggal satu barak di area PT RAPP sektor Pelalawan TPK 17 Line 39 Desa Petodaan, Kecamatan Teluk Meranti.

Pasutri itu tewas setelah diikat, dipukuli, serta badannya disulut besi panas.

Baca juga: Tertibkan Prokes Covid-19, Oknum Anggota TNI Diduga Aniaya 2 Pelajar hingga Babak Belur

Baca juga: Detik-detik 3 Pria Aniaya Kakek 59 Tahun hingga Tewas, Pelaku Ngaku Tak Sadar karena Mabuk

Meski selamat, AD mengalami luka bakar di sekujur tubuh.

Sedangkan istrinya tewas seketika setelah dianiaya secara keji.

"Korban YH dibawa ke hutan berjarak 1 kilometer dari camp dan para pelaku menguburkannya di lokasi itu," kata Nardy, dikutip dari TribunPekanbaru.com, Sabtu (31/7/2021).

Sembilan pelaku sudah diringkus polisi.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved