Breaking News:

Terkini Daerah

Bunuh Calon Pesilat, 4 Pelatih Jadi Tersangka, Korban Sempat Mengerang Kesakitan lalu Pingsan

Dua pendekar cilik, FA (17) dan MO (16) ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan warga Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung.

SURYA.co.id/Istimewa
Personel Unit Inafis Satreskrim Polres Tulungagung memeriksa jasad Lutfi Fajar Rulamin (23), warga Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, Kebupaten Tulangagung, Jawa Timur. Ia tewas dianiaya empat pelatih silat. 

TRIBUNWOW.COM - Dua pendekar cilik berinisial FA (17) dan MO (16) ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan warga Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, Kebupaten Tulungagung, Jawa Timur, Lutfi Fajar Rulamin (23).

Dilansir TribunWow.com, kedua anak di bawah umur itu diketahui menganiaya Fajar saat lahiran silat di Desa Kepuh, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung.

Saat kejadian, Lutfi bersama enam calon anggota pencak silat yang lain dilatih FA, MO, dan dua pelatih dewasa lainnya.

Selama latihan, Lutfi dipukul dan ditendang oleh keempat pelatihnya.

Baca juga: Dipukul hingga Alami Luka Dalam, Pesilat di Tulungagung Tewas saat Latihan, 2 Pelatih Tak Ditahan

Baca juga: Hilang dari Rumah dan Tak Mau Dicari, Gadis di Wonogiri Diduga Dibawa Kabur Pelatih Silat

Nahas, pada tendangan terakhir korban terjatuh, mengerang kesakitan, hingga akhirnya pingsan.

Teman-temannya mencoba menolong dan membawanya ke Puskesmas Boyolangu.

Namun sesampainya di sana, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

Keempat pelatih silat, FA, MO, ER (20) dan FI (23) pun ditetapkan sebagai tersangka.

Hanya saja, proses penyidikan FA dan MO berbeda dengan ER dan FI.

Kepala UPPA Satreskrim Polres Tulungagung, Iptu Retno Pujiarsih mengatakan FA dan ER masih di bawah umur sehingga proses hukum akan berbeda dengan dua pelatih dewasa.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved