Breaking News:

Persib Bandung

Cerita Tak Terlupakan 2 Pemain Persib Bandung: Nyicil Motor hingga Ngontrak Rumah Bareng

Cerita tak terlupakan 2 pemain Persib Bandung saat awal-awal perjuangannya menjadi pemain sepakbola profesional.

Penulis: Rido Rahmadani
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Website Resmi Persib Bandung
Gian Zola (kiri) tim putih dan Dedi Kusnandar (kanan) tim biru berduel dalam memperebutkan bola di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (29/5/2021). Cerita Tak Terlupakan 2 Pemain Persib Bandung: Nyicil Motor hingga Ngontrak Rumah Bareng 

TRIBUNWOW.COM - Dua pemain Persib Bandung, Muhammad Natshir dan Dedi Kusnandar memiliki cerita yang tak terlupakan sebelum menjadi pesepakbola profesional.

Kiper Persib Bandung, Muhammad Natshir atau Deden Natshir menceritakan kisah awalnya bermula pada tahun 2012 saat ia gabung Pelita Jaya U21 yang bermarkas di Malang, Jawa Timur.

Selama di Malang, kiper Persib Bandung itu tinggal serumah dengan Dado.

Pada waktu itu Dado membela tim Arema senior setelah mendapatkan promosi, sedangkan Deden Natshir masih gabung Pelita Jaya U21.

Kiper Persib Bandung, Deden Natshir (kanan) dan gelandang Pangeran Biru (tengah) saat menceritakan kisahnya pada dua host Persib TV.
Kiper Persib Bandung, Deden Natshir (kanan) dan gelandang Pangeran Biru (tengah) saat menceritakan kisahnya pada dua host Persib TV. (Youtube Persib)

Baca juga: Ini Cara Pelatih Persib Bandung Robert Alberts Berkontribusi dalam Melawan Covid-19 di Indonesia

Baca juga: Robert Alberts Sudah Tak Pantau Latihan Pemainnya, Kapten Persib Bandung: Kami Tahu Kebutuhan

Kendati tergabung Pelita Jaya junior, Deden terdaftar di Arema senior yang berkompetisi di Liga Super Indonesia (ISL) 2012.

Hingga akhirnya Pelita Jaya dan Arema melakukan merger.

"Di Pelita saya U21 jadi saya ke senior oge, tapi saya latihan di usia 21 dan nama di daftarin ke senior. A Dado di senior dan saya Alhamdulillah kebawa ke Arema karena waktu itu merger kan Pelita dan Arema," kata Deden Natshir seperti yang dilansir kanal Youtube Persib.

Setelah merger, Dado dan Deden Natshir bisa bermain bareng untuk membela Arema.

Selama membela Arema, kedua pemain itu menyiapkan segala sesuatunya secara bersama.

Deden Natshir dan Dado bahkan mengontrak rumah secara bersama, sehingga iuran pertahunnya dibagi secara adil.

Bahkan untuk transportasi sehari-hari menuju tempat latihan mereka berdua juga menyicil motor.

"Akhirnya bisa gabung lagi dengan Dado habis itu ke Arema kita bareng bareng terus mau latihan atau habis latihan karena kita ngontrak rumah kan di sana Malang. ngontrak rumah, beli motor, nyicilan ku duaan," kata Deden.

Baca juga: Top Skor Persib Bandung di Liga 1 2017-2020, Siapa Cetak Gol Terbanyak 2 Musim Berturut-turut?

Lebih lanjut Dado membenarkan apa yang diceritakan Deden Natshir.

Dado kembali mengulang cerita Deden Natshir yang melakukan iuran berdua, untuk menyewa tempat tinggal selama di Malang dan transportasi sehari-sehari menuju tempat latihan.

"Kan memang di Arema emang ada cerita bareng sampai nyicil motor, ngontrak rumah bareng," kata Dedi Kusnandar.

Lebih lanjut Dado menjelaskan motor yang dicicilnya telah dijual setelah hengkang dari Arema.

Pada saat itu Dado hijrah ke Persebaya Surabaya.

"Sekarang motornya sudah dijual. Motor itu dijual pas Dado ke Persebaya," ujarnya.

Lihat videonya

Kondisi Tak Menentu, Robert Alberts akan Panggil Seluruh Skuad Persib Bandung

Di tengah kondisi tidak menentu pelatih Persib Bandung, Robert Alberts akan kumpulkan seluruh skuad Pangeran Biru ketika waktunya telah tiba.

Akan tetapi Robert belum menentukan kapan kepastian pemanggilan skuad Persib Bandung.

Alasan utamanya, karena pelatih Persib Bandung itu belum mendapat kepastian kapan kompetisi Liga 1 2021 bergulir.

Nantinya setelah Persib Bandung mendapat tanggal pasti kompetisi bergulir, Robert langsung mengumpulkan seluruh pemain Pangeran Biru di Bandung.

Pemanggilan itu dilakukan Robert untuk kembali menggembleng fisik skuad Persib Bandung menghadapi Liga 1 2021.

"Tentunya kami akan memanggil seluruh pemain untuk kembali ketika kami tahu kapan secara pasti kami bisa mulai (latihan)," kata Robert Alberts, Jumat (23/7/2021) dilansir TribunJabar.id.

Perlu diketahui saat ini Persib Bandung tengah mengalami masa-masa sulit.

Baca juga: Godain Robert Alberts, Klub Kasta Tertinggi Liga Australia Gigit Jari: Komitmen Saya Persib Bandung

Bagaimana tidak, Robert Alberts harus meyakinkan pemain Persib Bandung tetap berlatih di tengah penundaan kompetisi Liga 1 2021.

Sebelumnya Persib Bandung meliburkan latihan bersama karena pemerintah menerapkan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3-20 Juli.

Bahkan beberapa pemain diketahui memanfaatkan momen itu untuk pulang ke kampung halaman.

Terdapat tiga pemain yang diketahui kembali ke negara asalnya, yakni Geoffrey Castillion (Belanda), Mohammed Rashid (Palestina), dan Marc Klok (Belanda).

Semenjak Covid-19 melanda dunia perjalanan keluar masuk sebuah negara diperketat.

Sehingga untuk melakukan perjalanan dari Indonesia ke luar negeri atau sebaliknya diperlukan surat bebas vaksin atau negatif corona.

Sebagai pelatih Persib Bandung, Robert ikut mengkhawatirkan tiga nasib pemainnya yang ada di luar negeri, sebab ia tak ingin membuat mereka kecewa.

Ditakutkan ketika mereka sudah pulang ke Bandung, tiba-tiba kompetisi kembali ditunda.

Sehingga ia menunggu kapan tanggal pasti kompetisi akan bergulir.

"Seperti yang diketahui, kamu hanya bisa melakukan perjalanan dengan menggunakan pesawat dan harus memenuhi kategori tertentu agar diizinkan untuk bisa bepergian. Jadi untuk semua ini, kami harus mendapat jawaban yang pasti dalam menggelar latihan," tambahnya.

Baca juga: Sejarah Persib Bandung 25 Juli 2009: Menang Telak atas Perkesit Cianjur, Siapa Saja yang Cetak Gol?

Sebelumnya pemerintah memperpanjang masa PPKM hingga Minggu (25/7/2021).

Oleh karena itu Robert ikut memperpanjang libur latihan bersama skuad Persib Bandung.

Diperpanjangnya PPKM membuat Robert kebingungan.

Sebab ia tak mengetahui apakah Warga Negara Asing (WNA) yang datang ke Indonesia harus menjalani masa karantina selama lima hari atau tidak.

"Bagaimana syarat untuk melakukan perjalanan, lalu pemain yang datang dari luar negeri bagaimana persyaratan karantinanya, apakah tetap lima hari, bisa kurang atau lebih, itu semua belum kami ketahui," ucapnya.

Selama libur ini bahkan Robert tak mengetahui kondisi fisik mereka seperti apa.

Ketika ia telah mengumpulkan skuad Persib Bandung, baru diketahui kondisi fisik mereka masing-masing.

"Baru setelah itu, kami memanggil para pemain dan mereka akan tiba dengan kondisi yang hingga kini kami belum tahu bagaimana," tuntasnya. (TribunWow.com/Rido Rahmadani)

Berita terkait Persib Bandung

Tags:
Liga 1 2021Persib BandungDedi KusnandarBobotohMuhammad NatshirAremaPelita Jaya
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved