Lawan Covid19
Apakah Cara Kerja Vaksin Covid-19 pada Anak Sama seperti Orang Dewasa? Ini Penjelasan Dokter Reisa
Menurut dr Reisa, vaksin bekerja untuk mengenali virus Covid-19 dan mempertahankan tubuh dari serangan Virus Corona.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Pemerintah mulai menggencarkan vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak dan remaja di bawah usia 18 tahun.
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak-anak agar bisa bertahan menghadapi Covid-19.
Lantas, apakah cara kerja vaksin Covid-19 pada anak-anak sama dengan cara kerja pada orang dewasa?
Baca juga: Percepat Kekebalan Komunal atau Herd Immunity, Pentingnya Vaksinasi Covid-19 pada Anak
Menurut, Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro, cara kerja vaksin tersebut sama, baik pada anak maupun orang dewasa.
Menurutnya vaksin bekerja untuk mengenali virus Covid-19 dan mempertahankan tubuh dari serangan Virus Corona.
“Cara kerja vaksin sama baik di tubuh orang dewasa maupun di tubuh anak remaja atau bahkan di tubuh anak,” ujar dr Reisa saat memberi siaran pers PPKM, Jumat (23/7/2021).
Ia menagatan berdasarkan hasil uji klinis vaksin Sinovac terhadap ratusan anak dikonfirmasi aman dan bermanfaat melindungi anak dari Covid-19.
Laporan hasil uji klinis juga telah diterbitkan dalam jurnal bergengsi, The Lancet, pada Juni 2021.
“Cara kerja vaksin pada dewasa dan anak sama saja, bertujuan membangun kekebalan spesifik terhadap penyakit tertentu,” ujarnya.
Baca juga: Tingginya Kasus Covid-19 pada Anak, Perhatikan saat Isolasi Madiri, Butuh Pendampingan dari Orangtua
Kapan Efektivitas Vaksin pada Anak Terlihat?
Lebih lanjut, dr Reisa Broto Asmoro mengatakan efektivitas vaksin untuk anak usia di bawah 18 tahun baru akan terlihat jika sudah disuntikan kepada 26,7 juta anak dan remaja.
Contohnya efektivitas vaksin Sinovac yang diberikan kepada tenaga Kesehatan Indonesia baru diketahui pada Mei 2021.
Dokter Reisa mengatakan suntikan pertama vaksin Sinovac kepada tenaga Kesehatan dilakukan pada 13 Januari 2021 berbarengan dengan vaksinasi terhadap Presiden Jokowi.
Pada Mei 2021, vaksin tersebut terbukti efektif mencegah perawatan hingga kematian karena Covid-19.
“Hasilnya vaksin efektif mencegah Covid-19, efektif mencegah mencegah perawatan di rumah sakit dan efektif mencegah kematian karena Covid-19, masing-masing dengan tingkat efektivitas lebih dari 90 persen,” kata dr Reisa saat memberi siaran pers PPKM, Jumat (23/7/2021),
Baca juga: Tingginya Infeksi Covid-19 pada Anak di Indonesia, Berikut 5 Faktor Penyebabnya
Begitu pula vaksin AstraZeneca.
Reisa mengatakan peneliti dari Inggris menyatakan vaksin AstraZeneca terbukti mengatasi sakit berat hingga kematian karena Covid-19, termasuk dari ancaman varian delta.
“Perkembangan antibodi akibat imunisasi itu tinggi sekali,” kata Reisa.
Bertepatan dengan Hari Anak Nasional (HAN) 2021, dr Reisa meminta para remaja usia 12-17 tahun untuk tidak ragu datang mengikuti vaksinasi di sentra vaksinasi maupun sekolah yang bekerja sama dengan Kemenkes menyelenggarakan program vaksinasi.
Ia juga mengajak seluruh keluarga turut melaksanakan vaksinasi di sejumlah sentra vaksinasi dari pemerintah terdekat. (Tribunnews/Larasati Dyah Utami)
Berita terkait Vaksin Covid-19
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dokter Reisa: Cara Kerja Vaksin Terhadap Anak Sama Seperti Pada Orang Dewasa, dan Dokter Reisa: Efektivitas Vaksin Bagi Anak Baru Terlihat Jika 26,7 Juta Anak Remaja Sudah Vaksinasi