Breaking News:

Virus Corona

Perlukah Jokowi Meminta Maaf terkait Penanganan Covid-19? Yunarto Wijaya Soroti Kepercayaan Publik

Publik bertanya-tanya perlukah Jokowi meminta maaf ke masyarakat Indonesia soal penanganan Covid-19 yang kurang optimal.

Kompas.com/Fitria Chusna
Foto tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden: Presiden Joko Widodo memberikan sambutan dalam acara peringatan Hari Bhayangkara ke-75 yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/7/2021). Terbaru, publik bertanya-tanya apakah Jokowi akan meminta maaf ke masyarakat Indonesia soal penanganan Covid-19 yang kurang optimal, Kamis (22/7/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Sejumlah elit pemerintahan belakangan ramai meminta maaf ke masyarakat karena penanganan Covid-19 dirasa tidak maksimal.

Mulai dari para menteri seperti Luhut Binsar Pandjaitan dan Erick Thohir, hingga pemimpin daerah seperti Ridwan Kamil dan Khofifah.

Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya menyoroti bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga telah meminta maaf.

Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, dan Presenter Najwa Shihab dalam acara Mata Najwa, Rabu (21/7/2021). Yunarto Wijaya mengaku sedih dengan adanya pejabat yang meminta diistimewakan di masa pandemi Covid-19.
Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, dan Presenter Najwa Shihab dalam acara Mata Najwa, Rabu (21/7/2021). Yunarto Wijaya mengaku sedih dengan adanya pejabat yang meminta diistimewakan di masa pandemi Covid-19. (YouTube Najwa Shihab)

Baca juga: Jokowi akan Susul Menterinya Minta Maaf? Pramono Anung: Ringan-ringan Saja kalau Memang Waktunya

Hanya saja, tidak pernah disampaikan secara langsung atau hanya tersirat saja.

Menurutnya, permintaan maaf seorang pemimpin negara justru akan mendapatkan apresiasi baik dari rakyatnya meski dalam kondisi kekecewaan.

"Permintaan maaf di seluruh pemimpin dunia yang pernah meminta maaf, itu selalu diapresiasi positif," kata Yunarto di Mata Najwa, Kamis (22/7/2021).

Yunarto mencontohkan sosok pemimpin seperti Donald Trump atau Bolsonaro yang justru mendapat approval rating rendah karena selalu merasa benar.

Kendati demikian, bukan berarti Presiden Jokowi langsung segera minta maaf ketika dikritik demikian.

"Saya tidak mau ya ketika kita membahas ini, Pak Jokowi lalu minta maaf. Itu juga buruk, seakan-akan ini aksi-reaksi," ujar Yunarto menambahkan.

Baca juga: Viral Video Lawas Jokowi Larang Pejabat Rangkap Jabatan: 1 Saja Belum Tentu Berhasil Apalagi 2?

Baca juga: Kritik Said Didu soal Jokowi Izinkan Rektor UI Rangkap Jabatan: Awal Rontoknya Negara Hukum?

Pengamat politik yang akrab dipanggil Mas Toto itu meyakini bahwa rakyat akan mengapresiasi apabila Presiden mau meminta maaf atau mengatakan apa adanya soal penanganan Covid-19.

Halaman
1234
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Rekarinta Vintoko
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved