Breaking News:

Virus Corona

Ketua Satgas Covid-19 IDI Anjurkan Pasien Covid-19 Rontgen Dada meski Tanpa Gejala, Apa Alasannya?

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djoerban menganjurkan agar pasien Covid-19 melakukan rontgen

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Capture Youtube KompasTV
Ketua Satgas Covid-19 IDI Zubairi Djoerban dalam tayangan Kompas TV, Rabu (13/5/2020). Zubairi mengimbau agar pasien Covid-19 melakukan rontgen dada. 

TRIBUNWOW.COM - Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djoerban menganjurkan agar pasien Covid-19 melakukan rontgen. 

Rontgen dianjurkan bahkan untuk pasien Covid-19 yang tidak memiliki gejalan sekalipun.

"Orang yang positif wajib rontgen dada, termasuk yang tanpa gejalan, termasuk yang gejala ringan," ujarnya dalam tayangan Youtube Prof. Zubairi Djoerban, Sabtu (3/7/2021). 

Baca juga: Kenali Tanda-tanda Bayi Terinfeksi Covid-19, dari Gejala Umum hingga Serius

Baca juga: Ini Alasan BPOM Minta Semua Pihak Tidak Promosikan Invermectin sebagai Obat Covid-19

Dia menceritakan kasus di mana ada dua orang keluarganya terkonfirmasi positi Covid-19.

Mereka berdua mengaku tidak memiliki gejala apapun ketika terinfeksi positif Covid-19.

"Setelah rontgen-nya dikerjakan ternyata hasilnya ada pneumonia," ujarnya. 

Pneumonia adalah salah satu tanda bahwa pasien Covid-19 tidak dalam gejala ringan.

Dia menjelaskan ada kemungkinan pneunomia yang dialami pasien Covid-19 akan menjadi berat dan harus mendapat bantuan oksigen hingga menjalani perawatan di ruang perawatan intensif (ICU).

Melanjutkan ceritanya, dia menyebut salah satu keluarganya akhirnya mendapat perawatan di rumah sakit.

Namun, satu lainnya tidak mendapat ruang di rumah sakit karena penuh dan harus mendapat perawatan di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Jakarta. 

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved