Breaking News:

PPKM Darurat

Fakta Baru Satpol PP Pukul Ibu Hamil di Gowa, Bukan soal Langgar PPKM, Ini Alasannya Aniaya Korban

Aksi oknum Satpol PP menampar ibu hamil di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, hingga kini masih menjadi perhatian publik.

Editor: Mohamad Yoenus
Istimewa
Tangkapan layar petugas oknum Satpol PP Gowa adu mulut hingga terhajadi ketegangan dengan pemilik warkop di Panciro Gowa, Rabu (14/7/2021) malam. 

TRIBUNWOW.COM - Aksi oknum Satpol PP menampar ibu hamil di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, hingga kini masih menjadi perhatian publik.

Terbaru, oknum Satpol PP Mardani Hamdan itu telah ditetapkan sebagai tersangka.

Di hadapan polisi, Mardani mengaku menganiaya korban bukan karena melanggar PPKM Mikro, tetapi gara-gara bagian leher belakangnya dilempar botol.

Tangkapan layar video oknum Satpol PP Gowa bersitegang dengan pemilik warkop di Panciro Gowa, Rabu (14/7/2021) malam.
Tangkapan layar video oknum Satpol PP Gowa bersitegang dengan pemilik warkop di Panciro Gowa, Rabu (14/7/2021) malam. (TribunTimur.com/Istimewa)

Baca juga: Wanita Viral Dipukul Satpol PP Ternyata Tak Hamil, Sebut Kandungan di Luar Nalar: Tukang Urut Bilang

Diketahui, korban ialah pemilik warung kopi Riana (34).

Riana dan suaminya dianiaya saat berada di warung kopi milik mereka.

Mardani mengaku, penganiayaan yang dilakukannya terhadap korban karena spontanitas.

Hal itu disampaikan Kuasa Hukum Mardani, Muh Syahfril Hamzah, saat berada di Mapolres Gowa, Sabtu (17/7/2021).

Dari pengakuan Mardani, pemicu penganiayaan itu karena adanya pelemparan.

"Sewaktu mendekati istri dari korban laki-laki dia menuju ke sana katanya ada lemparan yang terkena lemparan lehernya," jelasnya, Sabtu, dikutip dari Tribun-Timur.com.

Ia mengaku pelemparan terjadi sesaat sebelum terjadi pemukulan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved