Breaking News:

Virus Corona

Jangan Panik, Anosmia atau Kehilangan Penciuman Justru Bisa Jadi Pertanda Baik bagi Pasien Covid-19

Satu gejala kuat seseorang terinfeksi Covid-19 adalah kehilangan fungsi indra penciuman dan perasa atau yang disebut anosmia.

Editor: Elfan Fajar Nugroho
FREEPIK/KARLYUKAV via Kompas.com
Ilustrasi seseorang mengalami anosmia atau kehilangan fungsi penciuaman dan perasa. Jangan Panik, Anosmia atau Kehilangan Penciuman Justru Bisa Jadi Pertanda Baik bagi Pasien Covid-19 

TRIBUNWOW.COM - Satu gejala kuat seseorang terinfeksi Covid-19 adalah kehilangan fungsi indra penciuman dan perasa atau yang disebut anosmia.

Meski terasa mengkhawatirkan, gejala anosmia pada pasien Covid-19 justru menjadi pertanda baik.

Pasalnya mereka yang mengalami anosmia kebanyakan memiliki gejala ringan dan tingkat kesembuhan yang tinggi.

Baca juga: Kehilangan Penciuman atau Anosmia? Berikut Beberapa Penyebabnya, Bukan Hanya karena Covid-19

Baca juga: Tidak Selalu karena Covid-19, Kenali 9 Penyebab Menurunnya Saturasi Oksigen dan Dampaknya

Di awal tahun 2021, dua penelitian internasional mengonfirmasi bahwa sebagian besar orang yang terinfeksi Covid-19 mengalami gejala anosmia atau hilangnya indra penciuman dan perasa untuk sementara waktu.

Selain itu, penelitian juga menemukan bahwa anosmia karena Covid-19 merupakan indikator terbaik dari paparan virus corona.

Bagi banyak orang, kehilangan penciuman dan pengecapan bisa sangat parah, bisa memakan waktu berminggu-minggu dan berbulan-bulan sebelum indra kembali normal.

Dilansir Healthline, sekitar 86 persen orang yang terpapar Covid-19 kehilangan indra penciuman dan perasa sebagian atau total.

Kendati gejala ini tergolong yang paling umum dialami pasien Covid-19, menurut riset yang terbit pada bulan Januari 2021, mayoritas pasien Covid-19 yang mengalami anosmia (hampir 55 persen) mengembangkan gejala ringan.

Belum diketahui pasti kenapa orang yang mengalami anosmia mengembangkan gejala Covid-19 ringan.

Baca juga: Apa Saja Efek Samping dari Vaksin Covid-19 dan Kapan Harus Mendapat Pertolongan Medis?

Namun peneliti berpikir, pasien Covid-19 yang anosmia memiliki gejala ringan mungkin karena mereka memiliki antibodi tertentu dengan kadar lebih tinggi yang membatasi penyebaran virus corona ke hidung.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved