Breaking News:

Terkini Daerah

Oknum Satpol PP Gowa Tampar Ibu Hamil Pemilik Kafe, Petugas Klaim Sudah Sopan: Hanya Salah Paham

Petugas gabungan yang melakukan operasi penegakkan PPKM Mikro di Gowa mengaku sudah melakukan pendekatan humanis.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
YouTube inews.id
Capture video viral Oknum Satpol PP Gowa pukul ibu hamil yang merupakan pemilik warkop Warkop Ivan Riyana, Gowa, Sulawesi Selatan, 14 Juli 2021. Oknum Satpol PP Gowa itu bernama Mardani Hamdan. 

TRIBUNWOW.COM - Viral di media sosial sebuah video menampilkan seorang oknum satuan polisi pamong praja (Satpol PP) melakukan penganiayaan terhadap seorang ibu hamil tua pemilik kafe di Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (14/7/2021) malam.

Menanggapi peristiwa ini, Pemerintah Kabupaten Gowa mengaku sudah melakukan pendekatan humanis pada saat menggelar operasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Hal tersebut disampaikan oleh Pejabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Gowa Hj Kamsina.

Tangkapan layar petugas oknum Satpol PP Gowa adu mulut hingga terhajadi ketegangan dengan pemilik warkop di Panciro Gowa, Rabu (14/7/2021) malam.
Tangkapan layar petugas oknum Satpol PP Gowa adu mulut hingga terhajadi ketegangan dengan pemilik warkop di Panciro Gowa, Rabu (14/7/2021) malam. (Istimewa)

Baca juga: Sandiwara Ibu Asal Garut yang Viral Buang Mayat Bayinya, Pakai Cara Ini Buat Tipu Saksi Mata

Baca juga: Sosok Oknum Satpol PP yang Viral Diduga Pukul Ibu Hamil saat Razia PPKM Darurat, Ini Jabatannya

Dikutip TribunWow.com dari TribunGowa.com, Hj Kamsina menyampaikan, Pemkab Gowa awalnya menggelar operasi penegakkan PPKM skala Mikro.

Hj Kamsina mengatakan, saat operasi berlangsung, dirinya memimpin tim 4 yang menyasar warkop atau kafe.

Kemudian ketika melintas di dekat tempat kejadian perkara (TKP), dirinya mendengar suara musik keras dari sebuah kafe.

Tim akhirnya masuk bertemu dengan pemilik kafe yakni Riyana Khastury selaku ibu hamil yang viral dan suaminya Ivan Van Houten.

Pada saat itu tim melihat kafe tersebut melanggar peraturan PPKM Mikro karena beroperasi lebih dari jam operasional yang ditentukan.

"Depan kantor Desa Panciro kita berhenti dan besar sekali musik, karena ini telah masuk hari keenam pengetatan PPKM mikro di Gowa," ujar Kamsina saat ditemui, Kamis (15/7/2021) dini hari.

Kamsina menyampaikan, pihaknya saat itu sudah bersikap humanis mengimbau pemilik kafe.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved