Persis Solo
Kata Pelatih Persela setelah Ditinggal Eky Hijrah ke Persis Solo: Jujur Sebenarnya Kita Kesulitan
Setelah ditinggal Eky Taufik ke Persis Solo, Persela Lamongan sempat kesulitan mencari penggantinya.
Penulis: Rido Rahmadani
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan merasa kehilangan setelah ditinggal anak didiknya Eky Taufik hijrah ke Persis Solo.
Beberapa waktu lalu Persis Solo meresmikan rekrutan anyarnya Eky Taufik terhitung sejak Jumat (7/5/2021).
Pria kelahiran Sragen, Jawa Tengah itu direkrut Persis Solo untuk memperkuat lini belakang tim berjuluk Laskar Sambernyawa.

Baca juga: Persis Solo Ingatkan Pasoepati Kenakan Masker Ganda yang Benar, Bagaimana Caranya?
Eky Taufik tergolong pemain yang memiliki loyalitas tinggi, terbukti ia berseragam Persela Lamongan selama 11 tahun lamanya.
Karena kesetiaannya inilah, ia ditunjuk menjadi Kapten Persela Lamongan.
Ternyata saat di Persis Solo, Eky Taufik juga dijadikan Kapten.
Pelatih Persela Lamongan mengaku kehilangan sosok Eky Taufik.
Bagaimana tidak, Eky Taufik merupakan pemain lini belakang Persela Lamongan yang selalu diandalkan oleh Iwan Setiawan di setiap pertandingan.
Eky merupakan bek yang tangguh, karena lihai dalam memutus dan menggagalkan serangan lawan.
"Jujur sebenarnya kita kesulitan untuk mencari Eky tapi saya harapkan dengan pemain yang ada sekarang ini," kata Iwan Setiawan, Rabu (14/7/2021) dilansir oleh Bolasport.com.
Pasca kehilangan Eky, posisi bek kiri Persela Lamongan kosong cukup lama.
Sebab Iwan Setiawan kesulitan mencari sosok pengganti Eky Taufik.
"Apalagi sudah ada yang masuk kemarin, kita sempat kosong lama di full back kiri," tambahnya.
Pada saat itu Persela Lamongan hanya menyisakan Nasir seorang sebagai bek kirinya.
"Kita hanya punya satu pemain Nasir itu pun pemain yang awalnya dulu di Arema posisinya winger kadang-kadang gelandang,” ujar Iwan.
Hingga pada akhirnya Iwan Setiawan menemukan sosok yang pas bisa menggantikan Eky Taufik.
Sosok itu adalah Sandy Ferizal.
Baca juga: Simak Statistik 2 Striker Gacor Persis Solo Ferdinand dan Beto, Siapa Bersinar di Liga 2 2021?
Alasan Iwan merekrut Sandy, karena pemain itu tergolong masih muda sehingga memiliki stamina yang cukup.
Selain itu Sandy terbiasa menendang menggunakan kaki kanan dan kirinya, dan hal itu merupakan hal yang bagus untuk pemain sepak bola.
“Iya, akhirnya masuk Sandy Ferizal. Nah begitu saya lihat, mudah-mudahan anak ini bisa, pertama dia anak muda terus dia punya kemampuan kaki kanan kiri dan punya skill bagus,” tuntasnya.
Persis Solo Lakukan Penyesuain
Liga 2 2021 yang diikuti Persis Solo ditunda dan dijadwalkan kembali pada September.
Sehingga Persis Solo perlu melakukan penyesuaian pada pemainnya dalam menghadapi Liga 2 2021 September mendatang.
Sejatinya Persis Solo akan mengikuti Liga 2 2021 pada akhir Juli.
Namun rencana itu batal, karena PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) menunda Liga 2 2021 termasuk pertandingan Persis Solo.
Melonjaknya Covid-19 menjadi alasan penundaan.
Sempat beredar kabar pelaksanaan Liga 2 yang ditandatangani oleh Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita.
"Sehingga jadwal kompetisi Liga 2 2021 mengalami penyesuaian yang rencana awal akan digelar Juli 2021 mengalami penundaan dan diperkirakan akan dimulai pada awal bulan September 2021," tulis surat edaran PT LIB pada klub Liga 2 yang dilansir oleh Bolasport.com, Minggu (11/7/2021).
Tim berjuluk Laskar Sambernyawa akan melakukan penyesuain kembali pada pemainnya.
Media Officer Persis Solo, Bryan Barcelona menjelaskan penyesuaian yang dilakukan lebih bersifat kegiatan sehari-hari, seperti latihan bersama.
"Penyesuaiannya, ya, program latihan disesuaikan lagi. Baik fisik, taktik, dan sebagainya," kata Bryan.
Bahkan Persis Solo tak mempersalahkan penundaan Liga 2 2021 hingga awal September.
Persis Solo tetap berpikir positif, karena keputusan yang diambil tentunya sudah melewati berbagai tahapan sehingga disepakati semua pihak.
"Kita hormati keputusan LIB, karena pasti sudah melewati pertimbangan dan meyesuaikan kondisi," ujar Bryan.
Kendati demikian, Bryan menjelaskan bahwa skuad Persis Solo saat ini sudah siap untuk berkompetisi di Liga 2 2021.
Penundaan kompetisi tidak mengganggu skuad Persis Solo.
"Tim saat ini dalam kondisi siap tanding, namun akan ada penyesuaian program latihan untuk menyambut bergulirnya liga," tuturnya.
Setelah mendatangkan 21 pemain bintang dari Liga 1, Bryan tak menampik Persis Solo masih menambah pemain.
Namun untuk penambahan pemain disesuaikan oleh kebutuhan tim dan rekomendasi tim pelatih.
"Lihat kebutuhan tim saja nanti. Belum bisa dipastikan," tutupnya.
Dikutip dari Transfermarkt, berikut 21 pemain Persis Solo yang didatangkan dari klub Liga 1.
1. Heri Susanto (Persija Jakarta)
2. Sandy Sute (Persija Jakarta)
3. Rivaldi Bawuo (Arema FC)
4. Irfan Jauhari (Bali United)
5. Arapenta Poerba (Bali United)
6. Agus Nova (Bali United)
7. Abduh Lestaluhu (Tira Persikabo)
8. Beto Goncalces (Madura United)
9. Zamrony (Persiraja Aceh)
10. Miftahul Hamdi (Persiraja Aceh)
11. Ferry Komul (Persiraja Aceh)
12. Assanur Rijal (Persiraja Aceh)
13. Ganjar Mukti (Persiraja Aceh)
14. Dzikri Akbar (Persita Tangerang)
15. Marinus Wanewar (Bhayangkara FC)
16. Wahyu Tri Nugroho (Bhayangkara FC)
17. Ekky Taufik (Persela Lamongan)
18. Delvin Rumbino (Persela Lamongan)
19. Ferdinand Sinaga (Persib Bandung)
20. Alfath Fathier (Persija Jakarta)
21. Fabiano Beltrame (PSS Sleman)
(TribunWow.com/Rido Rahmadani)
Berita terkait Persis Solo