Euro 2020
EURO 2020: Momen Terlewatkan di Laga Italia Vs Spanyol, Chiellini Gemas ke Jordi Alba karena Hal Ini
Terdapat insiden lucu dan menggemaskan yang terjadi di laga semi final Italia Vs Spanyol di Euro 2020.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Terdapat insiden lucu dan menggemaskan yang mungkin terlewatkan pada laga semi final EURO 2020 antara Italia Vs Spanyol.
Insiden tersebut dilakukan oleh dua pemain senior Italia dan Spanyol, Giorgio Chiellini dan Jordi Alba.
Kejadian lucu itu terjadi ketika kedua kapten tengah bersiap menentukan siapa yang akan menjadi eksekutor penalti di depan wasit dan asisten wasit.
Chiellini terlihat gemas dengan Jordi Alba karena pemain Barcelona itu sudah merasa yakin memenangkan koin tersebut, namun ternyata malah keliru.

Alba menganggap Spanyol yang memenangkan koin tersebut dan dapat memilih gawang tepat dihadapan para suporter La Furia Roja.
Chiellini lantas dengan spontan melakukan cubitan kepada pipi bek kiri Barcelona tersebut.
“Lebih banyak yang telah dikatakan daripada apa yang sebenarnya terjadi dalam kenyataan,” kata Chiellini dalam sebuah wawancara dengan Federasi Sepak Bola Italia.
"Kami harus memutuskan akhir di mana adu penalti akan berlangsung dan wasit berkata 'merah di satu sisi, biru di sisi lain."
"Ketika dia melihat sisi merah [dari koin], Jordi [Alba] berpikir bahwa itu berarti akhir hidupnya, tetapi saya menunjukkannya dengan bercanda bahwa bukan itu masalahnya."
Kapten Italia itu juga menggambarkan adegan emosional saat Italia menang adu penalti.
“Setelah yang pertama, saya putus asa,” kata Chiellini.
Kapten Italia dan Juventus tersebut juga menggambarkan perasaannya ketika berhasil memenangkan babak adu penalti kontra Spanyol.

"Kami berbagi emosi yang akan tetap ada selamanya dan pada akhirnya ada pelukan dan air mata."
Menjelang final melawan Inggris pada hari Minggu, Chiellini menyatakan bahwa perkembangan pesat Italia di bawah Roberto Mancini telah mengejutkannya.
"Bermain di final adalah mimpi yang menjadi kenyataan," tambahnya.
Meski kini Italia telah berkembang dengan pesat, namun Chiellini pernah beranggapan pesimis dengan target yang dicanangkan oleh Mancini.
Mengingat Mancini merupakan pelatih yang baru tiga tahun menangani Italia dan belum pernah merasakan melatih negara manapun di ajang besar seperti Piala Eropa 2020.
Baca juga: Eks Pelatih Inter Milan Antonio Conte Bagikan Cara Italia untuk Kalahkan Inggris di Final EURO 2020
Baca juga: Final Euro 2020: Prediksi Susunan Pemain Italia Vs Inggris, Kane On Fire, Chiesa Siap Beri Kejutan
“Pada awalnya kami juga percaya bahwa Mancini gila ketika dia memberi tahu kami bahwa kami harus berpikir untuk memenangkan Kejuaraan Eropa.”
Sikap pesimis Chiellini merupakan hal yang wajar, mengingat Italia selalu gagal dalam ajang empat tahunan tersebut.
Tentu, yang paling diingat pemain senior berusia 36 tahun tersebut adalah kekalahan menyakitkan Italia atas Spanyol di final Euro 2012.
Saat itu, Gli Azzurri harus menelan kekalahan telak 0-4 atas Spanyol.
Sejarah Partai Final Italia di Euro atau Piala Eropa
Dilansir TribunWow.com dari laman resmi UEFA, berikut 4 deretan partai final yang pernah dirasakan Italia di Euro:
1. Tahun 1968 Leg 1 (Yugoslavia Vs Italia 1-1)
Laga final Euro 1968 menjadi satu-satunya final EURO yang menggunakan sistem dua leg.
Tuan rumah Italia patut bersyukur atas kesempatan kedua atau adanya leg kedua di Euro 1968.
Pasalnya, penampilan Yugoslavia pada saat itu berhasil mencatatkan gol pembuka pada leg pertama.
Dragan Džajić berhasil membawa mendorong tim berbakat Yugoslavia unggul sebelum turun minum tepatnya di babak pertama.
Sebelum pada akhirnya berhasil dibalaskan oleh tendangan bebas Angelo Domenghini sepuluh menit jelang waktu berakhir.
Skor berakhir 1-1 di leg pertama.
2. Tahun 1968 Leg 2 (Italia Vs Yugoslavia 2-0)
Pelatih Italia pada saat itu, Ferruccio Valcareggi, membuat lima perubahan jelang leg kedua.
Dua di antaranya nama-nama pemain seperti Sandro Mazzola dan Luigi Riva dimasukkan.
Perubahan tersebut membuahkan hasil.
Gol pertama Italia pada saat itu berhasil dicetak oleh Luigi Riva.
Tembakan Riva gagal dihalau oleh kiper Yugoslavia, Ilija Panteli.

Gol kedua Italia berhasil dicatatkan oleh Pietro Anastasi memanfaatkan umpan sudut dari Giancarlo De Sisti.
Sepakan volinya berhasil merobek jala Yugoslavia untuk kedua kalinya sekaligus berhasil mengunci kemenangan di leg kedua dengan skor 2-0.
Gol tersebut mengubah agregat final Yugoslavia Vs Italia menjadi 1-3.
3. Tahun 2000 (Prancis 2-1 Italia)
Berbeda dengan tahun 1968, di tahun 2000 Italia harus merasakan pahitnya kekalahan di partai final.
Anak asuh Dino Zoff saat itu berhasil unggul terlebih dahulu melalui sepakan voli Marco Delvecchio di menit ke-55.
Gol tersebut berhasil membawa asa kemenangan sekaligus gelar kedua Gli Azzurri di ajang Euro.
Sebelum pada akhirnya gol di menit akhir Prancis, tepatnya di menit ke-90+3 melalui Sylvain Wiltord berhasil membuyarkan kemenangan Gli Azzurri.
Gol tersebut berhasil memaksa Paolo Maldini dkk bermain hingga babak extra time.

Naas bagi Italia, kali ini anak asuh Dino Zoff benar-benar kehilangan kesempatan mendapatkan kemenangan keduanya di final.
Setelah striker andalan Prancis, David Trezeguet berhasil mencetak gol di menit ke-103.
Gol tersebut berhasil mengunci kemenangan bagi Prancis dan membuyarkan harapan gelar kedua Italia di ajang Piala Eropa atau Euro.
4. Tahun 2012 (Spanyol Vs Italia)
Petaka partai final Italia kembali terjadi di partai puncak Euro 2012 kontra Spanyol
Italia yang berhasil menyingkirkan Jerman 2-1 melalui gol sepakan jarak jauh Mario Balotteli tak kuasa menahan kedigdayaan Spanyol di partai final.
Anak asuh Cessarre Prandelli harus kalah telak atas Spanyol dengan skor 4-0.
Gol pertama La Furia Roja berhasil dicetak oleh David Silva di menit ke-14 memanfaatkan assist Cesc Fabregas.

Sebelum pada akhirnya anak asuh Vicente Del Bosque berhasil menggandakan keunggulan berkat gol dari Jordi Alba di menit ke-41 memanfaatkan assist dari Xavi Hernandez.
Penderitaan Italia saat itu berlanjut, setelah sang bomber andalan Spanyol, Fernando Torres berhasil membobol gawang Buffon untuk ketiga kalinya memanfaatkan umpan Xavi.
Tak cukup 3 gol, Casillas dkk berhasil kembali mencatatkan gol keempat melalui Juan Mata memanfaatkan assist Fernando Torres.
Kekalahan telak 4-0 dari Spanyol mengubur rentetan catatan apik Italia di Euro 2012. (TribunWow.com/Adi Manggala S)
Baca Berita Euro 2020 Lainnya