Breaking News:

Euro 2020

Psywar Kasper Schmeichel Jelang Laga Inggris Vs Denmark Euro 2020: Memang Sepakbola Pernah Pulang?

Kiper Denmark, Kasper Schmeichel memberikan psywar jelang laga Inggris Vs Denmark di babak semi final Euro 2020 di Stadion Wembley, Inggris.

Instagram @kasperschmeichel Website UEFA
Kasper Schmeichel (kiri) pada postingan Instagram @kasperschmeichel pada 4 Juli 2021 dan skuad Inggris pada postingan Website UEFA saat merayakan gol kontra Ukraina. Psywar Kasper Schmeichel Jelang Laga Inggris Vs Denmark Euro 2020: Memang Sepakbola Pernah Pulang? 

TRIBUNWOW.COM - Kiper Denmark, Kasper Schmeichel memberikan psywar jelang laga Inggris Vs Denmark di babak semifinal Euro 2020 di Stadion Wembley, Inggris, Kamis (8/7/2021) pukul 02.00 WIB.

Psywar atau perang urat syaraf dalam sepak bola kerap dilakukan oleh para pemain sepak bola jelang melakoni pertandingan.

Kasper Schmeichel melontarkan psywar kepada Inggris setelah banyak pendukung di luar sana yang langsung melontarkan slogan "Football is Coming Home".

Baca juga: Cara Akses Live Streaming Inggris Vs Denmark di TV Online Mola TV, Laga Babak Semifinal EURO 2020

Baca juga: Jadwal Live Streaming Semifinal EURO 2020 Inggris Vs Denmark, Tayang di RCTI dan Mola TV

"Football is Coming Home" merupakan slogan yang kerap digaungkan oleh fans The Three Lions kala timnya bermain apik di suatu ajang.

Mengingat Inggris dianggap sebagai tonggak pertama dan kiblat sepak bola dunia.

Slogan tersebut secara tidak langsung mengibaratkan bahwa Inggris akan melewati Denmark dengan mudah di babak semifinal dan mengalahkan Italia di babak final Euro 2020.

Hal itu yang membuat kiper Leicester City sekaligus putra dari legenda Manchester United, Peter Schemeichel turut memberikan tanggapan menohoknya kepada fans Inggris.

Dikutip TribunWow.com dari Marca, dalam konferensi pers H-1 sebelum laga kontra Inggris, nampak Schmeichel tak menunjukkan ketakutannya jelang hadapi Inggris di Wembley.

Ia mengetahui bahwa Inggris adalah salah satu tim favorit pra-turnamen dan telah memenuhi harapaannya berhasil sampai partai semifinal.

Baca juga: Euro 2020: Bentuk Dukungan 2 Wags The Three Lions Jelang Denmark Vs Inggris, Siapkan Bus Pesta

Baca juga: Ironi 2 Penggawa Spanyol di Semifinal EURO 2020: Sempat Jadi Pahlawan Berujung Jadi Aktor Kekalahan

Schmeichel juga beranggapan bahwa Inggris sukses dalam memberikan fans mereka di Wembley untuk bersorak di sepanjang jalan.

Ia juga menjelaskan bahwa partai semifinal ini banyak menguntungkan anak asuh Gareth Southgate.

Mengingat laga hanya dilakukan dalam satu leg dan dihelat di Stadion Wembley, London.

Seperti diketahui dua laga semifinal Euro 2020 digelar di Stadion Wembley, London termasuk saat Italia menang atas Spanyol 4-2.

Schmeichel tidak mengherankan bahwa banyak sorak sorai chants terkenal itu (Football is Coming Home).

Bahkan menurutnya chants tersebut terdengar keras hingga di pub, sekolah, rumah dan jalan-jalan.

Raheem Sterling (kiri) pada postingan Instagram @sterling7 pada 11 Juni 2021 dan Kasper Schmeichel (kanan) pada postingan Instagram @kasperschmeichel pada 7 Juni 2021. Dua pemain andalan Inggris dan Denmark.
Raheem Sterling (kiri) pada postingan Instagram @sterling7 pada 11 Juni 2021 dan Kasper Schmeichel (kanan) pada postingan Instagram @kasperschmeichel pada 7 Juni 2021. Dua pemain andalan Inggris dan Denmark. (@sterling7 @kasperschmeichel)

Selain itu, ia juga menanggapi para pakar bola yang seakan-akan telah memprediksi kemenangan Inggris atas Denmark sebelum laga dihelat.

Mereka beranggapan bahwa Inggris akan berhadapan dengan Italia di partai puncak Euro 2020.

Schmeichel memberikan tanggapannya terkait prediksi tersebut dengan menetertawakannya saja.

"Pernahkah pulang? Saya tidak tahu, apakah Anda pernah memenangkannya?" kata Schmeichel pada konferensi pers sehari jelang laga, sembari memberikan senyum mengembang di wajahnya, ketika ditanya apa artinya membawa sepak bola pulang ke rumah.

“Saya belum memikirkan apa artinya menghentikan Inggris lebih dari apa yang akan dilakukannya untuk Denmark," kata Schmeichel.

"Sejujurnya, saya sangat sedikit fokus pada tim nasional Inggris. Itu tidak berarti apa-apa bagi saya."

Kiper berusia 34 tahun tersebut juga menegaskan bahwa Denmark tidak takut Inggris dan mereka tidak takut Wembley.

Selebrasi gol Denmark ke gawang Ceko perempat final Euro 2020 pada Website UEFA 3 Juli 2021.
Selebrasi gol Denmark ke gawang Ceko perempat final Euro 2020 pada Website UEFA 3 Juli 2021. (Website UEFA)

Ia juga menjelaskan bahwa Denmark lebih baik secara pencapaian di Euro 2020 hingga ke semifinal dan dilihat juga dari 1 gelar Euro yang pernah mereka dapatkan dibandingkan Inggris.

Denmark telah menunjukkan cukup banyak di Euro 2020 untuk memberikan keyakinan pada apa yang dapat mereka lakukan.

Schmeichel juga menambahkan bahwa Denmark memiliki penggemar sendiri untuk dipikirkan.

"Ini lebih dari apa yang akan dilakukannya untuk negara kita di rumah," lanjut Schmeichel.

"Kegembiraan yang akan dibawanya bagi negara berpenduduk hanya lima setengah juta untuk dapat melakukan sesuatu seperti itu atau bersaing dengan negara-negara yang kita lawan.

"Jadi, ya, tidak terlalu memikirkan perasaan Inggris tentang ini."

Schmeichel, salah satu anggota skuad Denmark yang paling berpengalaman dengan 70 caps.

Ia juga telah menghabiskan sebagian besar karier profesionalnya di Inggris.

Namun, apa yang ia katakan saat konferensi pers menunjukkan ketenangan dan kepercayaan diri yang berbicara banyak bukan hanya omongan saja.

(TribunWow.com/Adi Manggala S)

Baca Berita Euro 2020 Lainnya 

Tags:
Euro 2020Piala Eropa 2020Timnas DenmarkTimnas InggrisKasper Schmeichel
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved