Virus Corona
Kasus Positif Covid-19 Terus Pecahkan Rekor hingga 38.391, Mendekati Skenario Terburuk Pemerintah
Angka positif Covid-19 harian di Indonesia terus mengalami peningkatan hingga mendekati angka darurat yaitu 40 ribu per hari.
Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Update angka kasus terkonfirmasi positif Virus Corona (Covid-19) di Indonesia terus pecahkan rekor baru.
Berdasarkan data Covid-19 terkini pada hari Kamis (8/7/2021), angka kasus terkonfirmasi positif tembus 38.391 jiwa.
Penambahan itu membuat total kumulatif kasus Covid-19 di Indonesia sejak Maret 2020 hingga hari ini berjumlah 2.417.788 kasus.
Baca juga: Detik-detik Keluarga di Kuningan Ambil Paksa Jenazah Pasien Positif Covid-19, Dinaikkan Mobil Bak
Update harian yang dirilis pemerintah lewat situs resmi BNPB dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
Dilansir TribunWow.com, angka tersebut mendekati batas yang pernah disampaikan pemerintah untuk menjalankan skenario terburuk yang akan dilakukan negara.
Pemerintah melalui Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan sempat menyampaikan bahwa pemerintah akan menjalankan skenario terburuk ketika angka penularan Covid-19 mencapai 40 ribu per hari.
Sementara itu, kasus aktif Covid-19 hari ini mengalami peningkatan mencapai 359.455 orang.
Namun, setidaknya ada sebanyak 21.185 pasien yang dinyatakan sembuh dari Virus Corona hari ini.
Sehingga, total kumulatif jumlah yang dinyatakan sembuh hingga saat ini sebanyak 1.994.573 orang.
Baca juga: Pernyataan Kontroversial Wasekjen PAN Usul Pejabat Dibuatkan RS Khusus Covid-19, Minta Diistimewakan
Baca juga: Terungkap Motif Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Gunakan Narkoba, Singgung Kondisi Pandemi Covid-19
Kasus kematian harian akibat Covid-19 sedikit menurun dari hari sebelumnya, yaitu 852 pasien meninggal dunia.
Akan tetapi, angka itu tetap membuat jumlah kematian total di Indonesia naik hingga sebanyak 63.760 orang sampai saat ini.
Lebih rinci, ada sebanyak 100.839 kasus suspek Covid-19 yang dipantau pemerintah per hari ini.
Sementara spesimen yang diperiksa pemerintah hari ini berjumlah 200.381.
Melihat angka tersebut, masyarakat tampaknya harus segera bersinergi dengan pemerintah dan sebaliknya.
Semua pihak diharapkan bisa saling mendukung penurunan angka penularan Covid-19 di Tanah Air.
Baca juga: Kronologi Pria Akhiri Hidup seusai Istri Tewas Terpapar Covid-19, Saksi Kaget Ada Jasad di Bak Mandi
Begini Skenario Terburuk yang Direncanakan Pemerintah
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan, pemerintah telah menyiapkan skenario terburuk penanganan Covid-19.
Skenario terburuk itu akan diambil bila angka penularan Covid-19 di Indonesia tembus mencapai 40 ribu kasus per hari.
Hal itu disampaikan Luhut saat menggelar konferensi pers virtual, Selasa (6/7/2021).
"Kami sudah buat skenario gimana kalau kasusnya 40.000/hari, jadi kita sudah hitung worst case scenario," ujar Luhut dikutip TribunWow.com dari Sekretariat Presiden.
Luhut menegaskan, pemerintah telah mempunyai skenario untuk mengatur seluruh suplai kebutuhan kesehatan ketika kasus penularan sudah mencapai angka yang dibataskan.
"Lebih dari 40.000, bagaimana suplai oksigen, bagaimana suplai obat, semua sudah kami hitung," kata Luhut.
Sebagai contoh, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin telah menyiapkan Asrama Haji Pondok Gede untuk sepenuhnya merawat pasien Covid-19.
Hal itu juga akan didukung skenario yang telah disiapkan TNI dan Polri.

Baca juga: Fakta Viral Antrean Ambulans yang Angkut Jenazah Pasien Covid di TPU Bekasi, Ini Kata Rahmat Effendi
"Dan sementara itu TNI dan Polri sudah menggelar rumah sakit rumah sakit darurat yang mereka punya, di Jakarta maupun di Surabaya," kata Luhut.
Luhut meyakinkan bahwa Indonesia pasti dan harus secepatnya keluar dari pandemi Virus Corona.
"Semua kekuatan saya kira kita kerahkan, jadi jangan ada yang underestimate bahwa Indonesia tidak bisa mengatasi masalah," tambahnya.
Tak hanya itu, Koordinator PPKM Darurat tersebut juga mengatakan bahwa negara sudah tahu akan meminta bantuan siapa bila angka penularan tak terkendali.
Terutama, jika angka penularannya ternyata mencapai lebih dari 50 atau 60 ribu kasus per hari.
"Tapi kalau nanti kasusnya lebih dari 40.000 - 50.000 kita tentu akan membuat skenario siapa yang akan minta tolong, dan sudah mulai kita approach kita semua," ujarnya.
Kendati demikian, tentu hal itu diharapkan tidak terjadi dan pandemi sesegara mungkin terkendali. (TribunWow.com/Rilo)