Breaking News:

Terkini Daerah

Pria yang Bunuh Istri Hamil dan Kubur di Septic Tank Ditangkap, Kakak Korban: Nyawa Dibalas Nyawa

Kasus kematian Siti Hamidah (32), wanita hamil yang jasadnya ditemukan di lubang septic tank di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, terungkap.

Kolase (Istimewa via TribunPekanbaru.com) dan (Instagram/@lokerriau1official)
Proses evakuasi jenazah Siti Hamidah (32), seorang ibu hamil 7 bulan yang ditemukan dikubur di lubang septic tank di Perumahan Griya Sakti Jalan Garuda Sakti KM 9, Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, pada Selasa (8/6/2021). Terbaru, pelaku pembunuhan itu adalah suami korban. 

TRIBUNWOW.COM - Kasus kematian Siti Hamidah (32), wanita hamil yang jasadnya ditemukan di lubang septic tank di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, akhirnya terungkap.

Dilansir TribunWow.com, korban ternyata tewas di tangan suaminya, Alex Iskandar Putra.

Setelah beberapa minggu buron, pelaku diringkus di Nganjuk, Jawa Timur, Selasa (22/6/2021) sore.

Keluarga korban pun meluapkan kegeramannya saat mengetahui korban tewas di tangan suami.

Kakak kandung korban, Ahmad Susanto meminta pelaku dihukum seberat-beratnya.

Bahkan, ia berharap pelaku dihukum mati.

Terbaring ke Kiri Kaki Tertekuk, Wanita Hamil Tua yang Terkubur di Septic Tank Hilang Sejak 21 Mei. Foto:Evakuasi jenazah wanita hamil yang ditemukan terkubur di galian septic tank ke RS Bhayangkara Pekanbaru.
Terbaring ke Kiri Kaki Tertekuk, Wanita Hamil Tua yang Terkubur di Septic Tank Hilang Sejak 21 Mei. Foto:Evakuasi jenazah wanita hamil yang ditemukan terkubur di galian septic tank ke RS Bhayangkara Pekanbaru. (Istimewa via TribunPekanbaru.com)

Baca juga: Fakta Baru Mayat Wanita Hamil di Septic Tank, Polisi Duga Pelaku Orang Dekat Korban: Kita Kejar

Baca juga: Update Wanita Hamil yang Ditemukan Tewas di Septic Tank, Keluarga Yakin Suami Korban Pelakunya

Ahmad mengaku mengetahui kabar penangkapan pelaku setelah ditelepon polisi.

Ia pun menyebut belum tahu pasti motif pelaku tega menghabisi istri yang tengah hamil tua.

Menurut Ahmad, selama ini rumah tangga korban dan pelaku terlihat baik-baik saja.

"Selama ini yang kita tengok di rumah, orang ini (tersangka dan korban) kita dengar nggak pernah ribut," ungkap Ahmad, dikutip dari TribunPekanbaru.com, Rabu (23/6/2021).

"Kok tiba-tiba kejadian kayak gini, kami sangat terkejut. Sangat menyayangkan peristiwa ini."

Ahmad melanjutkan, keluarganya menyerahkan sepenuhnya proses hukum pada kepolisian.

Namun, ia kembali meluapkan harapannya agar pelaku dihukum mati.

Ahmad dan keluarga masih tak rela nyawa korban dihabisi secara sadis.

"Harapan saya dihukum seberat-beratnya, atau hukuman mati. Soalnya adik saya dibunuh seperti tidak manusia, seperti hewan adik saya dibunuh," tutur Ahmad.

"Apalagi dalam keadaan hamil 7 bulan."

"Dia yang bunuh, dia pula yang pura-pura mencari korban bersama keluarga."

"Saya tidak terima, hukum berat, kalau bisa hukuman mati. Nyawa dibalas nyawa," lanjutnya.

Baca juga: Adiknya yang Hamil Ditemukan Tewas di Septic Tank, Ahmad Yakin Suami Korban Pelakunya, Ini Sebabnya

Baca juga: Hasil Autopsi Jasad Wanita Hamil di Lubang Septic Tank, Polisi: Ada Indikasi Kematian Tak Wajar

Dikubur di Lubang Septic Tank

Mayat Aminah pertama kali ditemukan setelah warga sekitar mencium bau busuk di sekitar rumah korban.

Warga pun mencurigai lubang bekas galian septic tank yang sudah ditutup di ujung terang rumah korban.

Karena curiga, warga lantas membongkar bekas galian dan menemukan jasad Aminah dalam kondisi terbaring menghadap kiri dengan posisi kaki tertekuk.

Kapolsek Tampung, Kompol Sumarno menyebut sebelum jasad Aminah ditemukan, suami korban sempat meminta tukang menggali lubang.

Suami korban beralasan lubang itu akan digunakan untuk septic tank.

"Suami korban menyuruh seorang laki-laki untuk menggali lubang di ujung teras rumahnya. Katanya untuk septic tank," kata Sumarno, dikutip dari Kompas.com, Rabu (9/6/2021).

Menurut Sumarno, kala itu, suami korban meminta tukang untuk pergi membeli makan.

Namun, saat tukang gali kembali ke lokasi kejadian, lubang yang digalinya sudah ditutup dengan tanah.

"Tukang gali itu mengaku tidak tahu apa kegunaan lubang itu digali. Kata suaminya untuk septic tank," ujarnya.

"Tapi, sudah ditutup duluan oleh suaminya sebelum tukang gali balik ke rumah korban."

Baca juga: Fakta Kasus Mayat Wanita Hamil di Bekas Galian Septic Tank, Ada Kekerasan Benda Tumpul di Leher

Dituduh Kabur

Adik korban, Siti Nurhasanah, mengatakan kakaknya hilang sejak 21 Mei tersebut.

Saat ditanya, suami korban terus memfitnah korban kabur dengan pria lain.

"Kata suaminya, kakak kami pergi dari rumah sama laki-laki," ujar Nurhasanah.

Selama dua minggu hilang, pihak keluarga terus mencari keberadaan korban.

Bahkan, suami korban juga sempat ikut mencari sang istri.

Namun, usaha mereka tak kunjung membuahkan hasil.

Nurhasanah mengaku sempat curiga pada suami korban yang pamit pulang ke rumah orangtua seusai Aminah hilang.

Saat itu, kata Nurhasanah, suami korban beralasan orangtuanya sedang sakit.

Nurhasanah menyebut saat itu kecurigaan keluarga bertambah karena suami korban tak menitipkan kunci pintu rumah.

Baca juga: Hasil Autopsi Jasad Wanita Hamil di Lubang Septic Tank, Polisi: Ada Indikasi Kematian Tak Wajar

Hingga akhirnya, keluarga menggeledah rumah korban dan tak menemukan bukti apa pun.

"Selama 3 hari malamnya, pas tidur kami mimpi tidak enak. Perasaan kakak (korban) itu minta tolong, tapi diam aja," katanya.

"Karena 3 malam minpi yang tidak enak kami geledah di rumah (korban) itu. Pas udah selesai geledah rumah, tidak ada apa-apa."

"Pas sudah pulang, kakak saya dicegat sama anggota (suami korban). Katanya, dia pernah disuruh gali (lubang) di dekat septic tank, dengan alasan septic tank tersumbat."

Keluarga lantas kembali ke rumah korban untuk menyaksikan lubang septic tank itu digali.

Betapa kagetnya keluarga saat melihat jasad korban terkubur di dalam lubang tersebut.

"Yang kami sakit hati, kakak kami difitnah, kakak kami pergi sama laki-laki, sementara kakak kami dalam kondisi hamil besar," katanya.

"Pernikahan belum 1 tahun. Ternyata sejak kakak hilang, suaminya itu minta ditemani anggotanya kalau tidur, tidak berani sendiri." (TribunWow.com)

Artikel ini telah diolah dari TribunPekanbaru.com dengan judul BREAKING NEWS: Pembunuh Wanita Hamil di Kampar Tertangkap, Keluarga: Nyawa Harus Dibayar Nyawa Siti Aminah, Wanita Hamil yang Mayatnya Ditemukan Terkubur di Kampar,Sudah Menghilang Sejak 21 Mei, dan Kompas.com dengan judul Cerita di Balik Penemuan Mayat Wanita Hamil, Suami Menghilang dan Sempat Buat Lubang Septic Tank

Baca artikel lain terkait kasus pembunuhan

Tags:
KamparRiauKasus suami bunuh istriKasus Pembunuhanseptic tank
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved