Euro 2020
EURO 2020: Fakta Unik di Balik Gol Bunuh Diri Bek Jerman Mats Hummels pada Laga Lawan Prancis
Pertandingan grup F Piala Eropa atau EURO 2020 antara Prancis vs Jerman diwarnai dengan gol bunuh dari Mats Hummels.
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Pertandingan grup F Piala Eropa atau EURO 2020 antara Prancis vs Jerman diwarnai dengan gol bunuh dari Mats Hummels.
Mats Hummels salah dalam mengantisipasi tendangan dari Lucas Hernandez pada menit ke- 20.
Atas gol bunuh diri tersebut, Jerman harus takluk dari Prancis dengan skor tipis 0-1 di Allianz Arena, Rabu (16/6/2021) dini hari WIB.
Tidak hanya itu, rupanya ada rekor baru dan unik di balik terjadinya gol bunuh Mats Hummels.
Baca juga: Euro 2020: Fakta Pertandingan Prancis vs Jerman, Paul Pogba Ungkap Sempat Digigit Pemain Lawan
Baca juga: Update Klasemen Grup F EURO 2020: Portugal di Pucuk, Disusul Prancis, Jerman dan Hungaria Tanpa Poin
Gol tersebut merupakan gol bunuh diri ketiga sepanjang gelaran Piala Eropa 2020.
Sebelumnya, Wojciech Szczesny dan Merih Demiral lebih dulu mencetak gol bunuh diri.
Own goal Szczesny terjadi saat Polandia kalah 1-2 dari Slovakia di Grup E.
Sedangkan, Demiral membobol gawang sendiri ketika Turki dibekuk Italia 0-3 (Grup A) di partai pembuka Euro 2020.
Melansir dari Goal International, torehan tiga gol bunuh diri merupakan yang terbanyak sepanjang perhelatan Euro, menyamai jumlah own goal dalam Piala Eropa 2016.
Akan tetapi, tiga gol bunuh diri di Euro 2020 merupakan yang tercepat. Pasalnya, gol tersebut dicetak hanya dalam 12 laga perdana Piala Eropa.
Praktis, rekor gol bunuh diri dalam ajang Piala Eropa berpotensi dipecahkan di edisi 2020 ini karena masih banyak laga yang tersisa.
Baca juga: Tingkah Mirip Cristiano Ronaldo, Pogba Singkirkan Minuman Beralkohol saat Konferensi Pers Euro 2020
Baca juga: Hasil EURO 2020: Cristiano Ronaldo Ukir 3 Rekor Baru dalam Kemenangan Portugal atas Hungaria
Sementara itu, Joachim Loew selaku pelatih timnas Jerman enggan menyalahkan Hummels atas kekalahan timnya.
Menurut sang pelaith, gol bunuh diri sang pemain tak terhindarkan dalam kondisi tersebut. "Tidak ada celaan kepada Mats untuk gol bunuh diri. Sulit baginya untuk menyapu bola," kata Loew usai laga.
"Itu adalah pertandingan yang sangat ketat. Kami berjuang sampai akhir. Saya tidak bisa menyalahkan tim."
"Kami memberikan semua yang kami miliki. Apa yang hilang adalah sedikit tekanan untuk melakukan penetrasi di sepertiga akhir."