Breaking News:

Terkini Daerah

Saat Ganjar Pranowo Ikut Kritik Wacana Pemerintah soal Sembako Kena Pajak: Jangan Kebangetanlah

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ikut mengomentari soal rencana pemerintah mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) pada sejumlah bahan pokok.

KOMPAS.com/HUMAS PEMPROV JATENG
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai menghadiri acara Halaqoh Kyai Santri Tentang Pencegahan Terorisme di Hotel Grand Syahid Salatiga, Sabtu (14/9/2019).Terbaru, Ganjar mengkritik rencana pemerintah menerapkan pajak pada sejumlah komoditas kebutuhan pokok. 

TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ikut mengomentari soal rencana pemerintah mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) pada sejumlah bahan pokok.

Dilansir TribunWow.com, Ganjar menilai kebijakan tersebut sangat tak pantas diterapkan saat rakyat tengah kesulitan menghadapi pandemi Covid-19.

Ia pun menyebut penerapan pajak pada sejumlah komoditas kebutuhan pokok itu sudah keterlaluan.

Meskipun wacana penerapan PPN sembako itu telah masuk dalam rancangan undang-undang, kata Ganjar, seharusnya pemerintah bisa mengkaji ulang.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.  Terbaru, Ganjar mengkritik rencana pemerintah menerapkan pajak pada sejumlah bahan pokok. (KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA)

Baca juga: Reaksi Ganjar Pranowo soal Wacana Pajak Sembako: Kebangetan kalau Itu Dilakukan

Baca juga: Kritik Keras Said Didu Wacana Pajak Sembako: Saya Curiga DPR Tolak di Awal Ujung-ujungnya Setuju

Ia juga berharap kebijakan itu tak diterapkan dalam waktu dekat.

"Oh itu kalau tidak salah draft undang-undang kan ya? Kalau undang-undang masih lama. Tapi apakah seteknis itu?," ujar Ganjar, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (11/6/2021).

"Saya kok tidak yakin. Jangan kebangetan lah kalau itu."

Ganjar melanjutkan, wacana ini akan sangat merugikan rakyat jika benar-benar diterapkan.

Masih dengan pernyataan yang sama, Ganjar menganggap kebijakan ini sangat keterlaluan jika diberlakukan segera.

"Itu belum jelas ya. Tapi menurut saya kebangeten lah kalau itu dilakukan," lanjutnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved