Breaking News:

Terkini Nasional

Calon Jamaah Haji Indonesia 2021 Batal Berangkat, Dana Haji Kini Diinvestasikan di Bank-bank Syariah

Kemenag RI memastikan dana para calon jamaah haji Indonesia yang batal berangkat saat ini dipastikan aman, dan kini ditaruh di bank Syariah.

YouTube Kemenag RI
Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu dalam Konferensi Pers Penjelasan Kebijakan Penyelenggaraan Ibadah Haji 1442 H/2021 M, Kamis (3/6/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Sudah dua kali para calon jamaah haji di Indonesia batal berangkat ke tanah suci di Makkah, Arab Saudi, pada tahun 2020 dan tahun 2021 ini.

Keduanya sama-sama terkendala gara-gara pandemi Covid-19.

Lantas bagaimana nasib uang yang telah dibayarkan oleh para calon jamaah haji.

Perbandingan Jumlah jemaah yang tawaf di Baitullah (Kabah) di Mekkah Al Mukarramah, Arab Saudi.
Perbandingan Jumlah jemaah yang tawaf di Baitullah (Kabah) di Mekkah Al Mukarramah, Arab Saudi. (Screenshot stuff.co.nz)

Baca juga: Wakil Ketua DPR Terima Kabar Indonesia Tak Dapat Kuota Jemaah Haji 2021, Menag Beri Penjelasan

Lewat konferensi pers pada Kamis (3/6/2021), persoalan seputar dana haji telah dijawab oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu.

Pertama ia menyampaikan pada tahun 2020 total terdapat 196.865 ribu jamaah haji reguler yang telah melakukan pelunasan baik setoran awal dan setoran pelunasan.

Jumlah dana yang terkumpul adalah Rp 7,05 triliun.

Kemudian pada tahun 2020, terdapat total 15.084 jamaah haji khusus yang juga telah melunasi dan terkumpul biaya sebesar 120,67 juta dollar.

Dari jumlah tersebut, 569 jamaah reguler membatalkan dan 162 jamaah haji khusus juga membatalkan keberangkatan mereka.

Dana para jamaah haji yang batal berangkat sampai saat ini dipastikan aman.

"Seluruh dana yang kami kelola aman, dana tersebut sekarang diinvestasikan dan ditempatkan di bank-bank syariah dengan prinsip syariah tentu yang aman," tegas Anggito.

Hadir dalam konferensi pers tersebut, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas juga menyampaikan bahwa Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) bisa diambil kembali oleh para calon jamaah haji yang kini batal berangkat.

Pada segmen sebelumnya, Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto buka suara soal beredarnya berita bohong terkait pembatalan calon jamaah haji.

Dikutip dari YouTube Kemenag RI, Kamis (3/6/2021), Yandri memastikan calon jamaah haji Indonesia tidak batal berangkat karena persoalan utang.

"Ada berita yang menyampaikan bahwa haji tidak ada tahun ini karena ada utang Indonesia ke Arab Saudi," kata dia.

"Itu ternyata berita bohong, tidak benar sama sekali."

"Kami ulangi, tidak benar kalau ada pihak yang mengatakan keputusan membatalkan haji ini karena ada utang negara Indonesia kepada Arab Saudi seperti pemondokan dan katering dan lain-lain," tegasnya.

Selain mengklarifikasi berita bohong tersebut, Yandri juga menjamin bahwa dana haji para calon jamaah dipastikan aman.

"Dana haji sangat aman, aman, dan aman," kata Yandri.

"Oleh karena itu kami memohon kepada calon jamaah haji tidak perlu risau."

"Intinya uang yang bapak ibu setorkan itu sangat aman," imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved