Breaking News:

Prakiraan Cuaca

Peringatan Dini BMKG Besok, Senin 31 Mei 2021: Waspada Cuaca Ekstrem Hujan Lebat di 17 Daerah

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, Senin (31/5/2021).

Tribunnews.com
Cuaca Ekstrem Hujan Lebat. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, Senin (31/5/2021), simak daerah yang terdampak hujan lebat disertai angin kencang dan petir. 

TRIBUNWOW.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, Senin (31/5/2021).

BMKG juga memberikan peta sebaran gambaran potensi gelombang tinggi untuk beberapa perairan di Indonesia.

Dilansir TribunWow.com dari BMKG, berikut rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:

Baca juga: Info BMKG - Prakiraan Cuaca 33 Kota Besok, 31 Mei 2021: Bandung Hujan Petir, Surabaya Cerah Berawan

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok, Senin 31 Mei 2021: Gemini Khawatir karena Masa Lalu, Cancer Kesulitan

BMKG mengungkapkan, bibit  99W terpantau di Samudera Pasifik Timur Filipina dengan kecenderungan intensitas persisten, system ini secara tidak langsung berdampak pada pembentukan daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angina (konvergensi) yang memanjang di perairan Timur Filipina dan di Papua Barat serta daerah pertemuan angina (konfluensi) di Laut Sulawesi, perairan Utara Halmahera dan Filipina bagian Selatan.

Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah bibit siklon tropis dan di sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi tersebut.

Peningkatan kecepatan angin permukaan yang terinduksi dari keberadaan bibit siklon tropis 99W yaitu di Maluku Utara bagian Utara, Maluku, Papua Barat bagian Barat dan perairan Utara Halmahera hingga Papua yang mampu meningkatkan tinggi gelombang di perairan tersebut.

Daerah konvergensi terpantau memanjang dari Pesisir Barat Aceh hingga Selat Malaka, di Jambi bagian Barat, di Pesisir Barat Bengkulu, di NTT bagian Timur, dari Kalimantan Barat hingga Kalimantan Tengah, dari Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Timur, dari Teluk Bone hingga Teluk Tomini, di Kep.Aru-Tanimbar dan di Papua.

Daerah pertemuan angin (konfluensi) terpantau di Riau bagian Selatan dan di Selat Malaka.

Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi tersebut.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:

Halaman
1234
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved