Breaking News:

Terkini Daerah

Fakta Viral Kecelakaan Maut Angkot Tabrak Sejumlah Kendaraan di Bandung, Berawal dari Mau Kejar Truk

Sebuah angkot yang melaju ugal-ugalan menabrak sejumlah kendaraan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Editor: Lailatun Niqmah
Tribun Jabar/Muhamad Syarif A
Seorang korban ditabrak angkot, Dani Syam (54) yang masih menjalani perawatan di RS Al Ihsan, Minggu (30/5/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Sebuah angkot yang melaju ugal-ugalan menabrak sejumlah kendaraan.

Kecelakaan maut yang terjadi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (29/5/2021) itu menewaskan satu pengendara motor.

Insiden ini pun menjadi viral di media sosial.

Angkot maut yang menabrak sejumlah motor di Kabupaten Bandung, Sabtu (29/5/2021). Angkot ini dikemudikan oleh Yoga (18)
Angkot maut yang menabrak sejumlah motor di Kabupaten Bandung, Sabtu (29/5/2021). Angkot ini dikemudikan oleh YG (18) (Tribun Jabar/Lutfi AM)

Baca juga: Kesaksian Penumpang yang Selamat dari Kecelakaan Sumsel: Di Tikungan Pertama Dia Sudah Melayang

Sopir Angkot Mau Kejar Truk

Kecelakaan itu rupanya terjadi lantaran sopir angkot mau mengejar truk yang menyenggolnya saat berpapasan di jalan.

Tak terima dengan senggolan ini, sopir angkot memutar kendaraannya.

Ia mencoba mengejar truk tersebut.

Namun di perjalanan, angkot menabrak sejumlah kendaraan.

Ada motor dan mobil yang ditabrak sepanjang perjalanan.

Ada seorang pengendara motor yang dikabarkan meninggal dunia.

Angkot baru berhenti setelah menabrak warung sate di Jalan Siliwangi, Baleendah, Kabupaten Bandung.

Angkot bernomor polisi D 1961 EY itu dikemudikan oleh YG.

Masih Berusia 18 Tahun

Lantas siapa sosok YG sang sopir angkot maut tersebut?

Kasat Lantas Polresta Bandung Kompol Erik Bangun Prakasa memeberkan sedikit identitasnya.

Ia mengatakan YG adalah pemuda berusia 18 tahun.

Yang paling mencengkan, YG tak membawa surat-surat kendaraan ketika mengemudikan angkot.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ujar Erik, pengemudi angkot ternyata tidak memiliki surat-surat berkendara dan sudah diamankan Satlantas Polresta Bandung.

"Tidak membawa STNK dan tidak memiliki SIM A," katanya.

Kompol Erik Bangun mengatakan, selain menabrak pengendara motor angkot tersebut pun menabrak warung sate.

"Satu orang meninggal dunia dan tiga orang luka ringan," ujar Kompol Erik Bangun Prakasa saat dihubungi, Sabtu (29/5/2021).

Menurut Erik, peristiwa itu terjadi saat angkot yang dikemudikan YG bersenggolan dengan truk yang melaju dari arah berlawanan.

Sopir angkot yang tak terima kemudian langsung memutar arah mengejar truk tersebut.

Baca juga: Kecelakaan Maut Bus PO Sambodo Rute Padang-Jakarta, 4 Orang Tewas, Ini Kesaksian Penumpang

Saat sampai di Kampung Cikopo, Ciparay, kata dia, angkot tersebut menabrak sepeda motor yang berada di depannya.

"Karena panik dikejar massa pengemudi angkot terus melajukan kendaraannya sehingga kendaraan angkot menabrak sepeda motor lain di Jalan Siliwangi," katanya.

Seusai menabrak warung sate, angkot tersebut akhirnya berhenti.

YG pun berhasil diamankan.

1 Orang Tewas

Dalam kejadi itu, kata Erik, satu orang pengendara motor meninggal dunia dan pengendara motor lain mengalami luka-luka.

"Akibat dari kecelakaan tersebut pengendara sepeda motor meninggal dunia sedangkan pengendara sepeda motor lain mengalami luka-luka kemudian korban dibawa ke RS Al-Ihsan Kabupaten Bandung," ucapnya.

Pengakuan Korban

Empat orang yang ditabrak angkutan kota di Ciparay dan Jalan Raya Siliwangi, Kelurahan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (29/5/2021), sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Al Ihsan.

Satu orang di antaranya meninggal dunia dalam perjalanan.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Instalasi Gawat Darurat RSUD Al Ihsan, empat korban tersebut adalah Sutarno (55), warga Babakan Priangan, Kelurahan Ciseureuh, Kecamatan Regol, Kota Bandung.

Sutarno dinyatakan meninggal dunia saat dibawa dari lokasi kejadian ke rumah sakit.

Korban selanjutnya adalah Dita (16), warga Cikopo, Desa Bumiwangi, Kecamatam Ciparay, dan Ica Saptini (18), warga Desa Cikoneng, Kecamatan Ciparay.

Keduanya sudah bisa menjalani rawat jalan dan dipersilahkan pulang.

Sedangkan satu korban lainnya adalah Dani Syam (49), warga Karasak, Desa Ciheulang, Kecamatan Ciparay.

Dani masih dirawat di RSUD Al Ihsan setelah menjalani penanganan intensif di IGD.

Dani mengatakan ia tidak ingat apapun mengenai kejadian tersebut.

Ia baru tersadar di IGD dengan luka yang dialami di bagian kepala dan kaki kirinya.

Sedangkan seluruh badannya merasa sakit sehingga ia kesulitan bergerak.

"Saya tidak ingat banyak. Yang saya ingat mungkin ada yang menabrak dari belakang," kata Dani di yang masih kesulitan untuk berbicara tersebut di RSUD Al Ihsan, Minggu (30/5/2021).

Dani mengatakan ia belum bisa berpikir banyak mengenai kejadian tersebut, termasuk tuntutan untuk pelaku yang menabraknya.

Ia saat itu dalam perjalanan pulang ke rumahnya mengendarai motor dari daerah Sapan di Bojongsoang dan hanya berpikir untuk sampai ke rumah dengan selamat.

"Saya belum berpikir apa-apa buat yang nabrak, sembuh saja dulu," katanya. (nazmi abdurrahman/syarif abdussalam)

Berita terkait Kecelakaan Maut

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Sosok Yoga, Sopir Angkot di Bandung yang Menyebabkan Kecelakaan Maut, Tabrak Sejumlah Motor & Kabur

Sumber: Tribun Jabar
Tags:
AngkotSopir AngkotKecelakaan MautBandung
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved