Terkini Daerah
Sosok Pria Penculik Bocah Selama 44 Hari, Pedofil Sejak Remaja dan Cabuli Korbannya
Meskipun pernah menikah, Wa Gimbal (46) mengaku sejak remaja sudah memiliki ketertarikan seskual terhadap anak-anak.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Pria bernama Wa Gimbal alias B (46) diamankan oleh pihak kepolisian karena melakukan penculikan terhadap bocah laki-laki berinisial AM (11) selama 44 hari.
Selama dibawa kabur, AM yang berasal dari Sukabumi, Jawa Barat diajak menjadi pemulung ke Bogor hingga Tangerang.
Fakta terbaru, korban ternyata tak hanya dijadikan pemulung namun juga menjadi korban pencabulan.
Baca juga: 44 Hari Diculik dan Dijadikan Pemulung, Bocah 11 Tahun Merasa Nyaman karena Bebas Bermain Game
Temuan itu disampaikan oleh Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, Rabu (26/5/2021).
Menurut keterangan polisi, pelaku sebenarnya sudah pernah menikah secara siri.
Tetapi sejak remaja, pelaku mengaku memiliki penyimpangan orientasi seksual suka terhadap anak-anak.
"Sejak umur 16 tahun pengakuannya, punya hasrat (terhadap anak-anak)," kata AKBP Sumarni.
"Bisa dikatakan begitu (pedofil)," ungkapnya.
Pihak kepolisian saat ini tengah menyelidiki korban-korban lain dari tindakan bejat pelaku.
Diketahui apa yang dilakukan Wa Gimbal terhadap AM dapat dikategorikan sebagai pencabulan.
"Masuk kategori pencabulan," ujar AKBP Sumarni.
Semenjak kabar korban hilang beredar, polisi telah bergerak cepat mulai dari mendatangi rumah korban, teman main korban untuk melacak korban.
"Kita juga melacak jejak-jejak digitalnya di media sosial," kata AKBP Sumarni.
Pihak kepolisian juga turut memeriksa sejumlah saksi ketika melacak korban.
Fakta lain yang ditemukan oleh pihak kepolisian adalah pelaku ternyata pernah melakukan aksi penculikan sebelum membawa kabur AM.
Baca juga: Pria Beristri Jadi Begal Payudara untuk Lampiaskan Nafsu akibat Nonton Film Dewasa: Merasa Puas Saja
Korban Nyaman dengan Pelaku
Pada segmen sebelumnya telah dijelaskan, pelaku diketahui bukanlah orang asing bagi korban.
Sejak bulan September tahun 2020 lalu, pelaku tinggal di dekat rumah korban dan sering bertamu ke rumah korban.
"Beberapa kali bertamu ke rumah keluarga korban," kata AKBP Sumarni.
"Jadi anak ini sudah sangat dekat dengan si pelaku."
Baca juga: Keluarga Pelaku Berniat Asuh Bocah yang Viral Disiksa Ayah Kandung, Begini Respons Polisi
Selama dibawa kabur pelaku, korban dibebaskan untuk bermain sehingga merasa nyaman.
Selain itu pelaku juga membelikan kuota internet untuk keperluan korban bermain game.
"Kalau dari sisi anak, dia merasa nyaman dengan si pelaku karena diberikan keluasaan bermain game," kata AKBP Sumarni.
"Merasa nyaman dan tidak pernah dimarahi."
AKBP Sumarni menduga korban merasa nyaman karena jika di rumah, yang bersangkutan tidak bisa terlalu bebas bermain game.
"Beda mungkin ketika misalnya di rumah mungkin ada pembatasan-pembatasan oleh orangtua," jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan pihak kepolisian, korban tidak mengalami tindak penganiayaan oleh pelaku.
"Si anak merasa nyaman dengan orang ini (pelaku)," kata AKBP Sumarni.
Diketahui korban dan pelaku sudah pergi untuk memulung ke daerah Bogor, Karawaci, dan Tangerang.
Ketika berpergian, keduanya menggunakan becak yang juga mereka gunakan untuk tempat tidur.
Keduanya juga kerap tidur di emperan toko.
Awalnya, korban dilaporkan hilang oleh kedua orangtuanya, Muhammad Zaini (47) dan Ati Sudiati (43).
Dikutip dari Kompas.com, ada saat itu korban terakhir terlihat di rumah pada Minggu (11/4/2021) sekira pukul 09:00 WIB.
Sebelum terjadi penculikan, korban dan pelaku diketahui sering bermain game online bersama.
Seusai berhasil dilacak, korban ditemukan dalam kondisi sehat.
Simak videonya mulai menit ke-4.36:
(TribunWow.com/Anung)
Sebagian artikel ini diolah dari Kompas.com dengan judul "Bocah 11 Tahun Asal Sukabumi Diculik 44 Hari, Diduga Diajak Memulung oleh Pelaku "
Berita lain terkait Kasus Penculikan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/1jawa-barat-lalu-diajak-menjadi-pemulung-ke-tangerang-dan-bogor.jpg)