Breaking News:

Terkini Daerah

Bunuh Kakek-kakek saat Berduel, Pelaku Sebut Korban Tiba-tiba Menyerang Duluan

Tiba-tiba diadang kakek-kakek dan dibacok saat pulang dari kebun, pria di Jeneponto membalas membacok hingga akhirnya korban tewas.

Istimewa via Tribun-Timur.com
Pelaku pembunuhan di Desa Arpal, Kabupaten Jeneponto, Selasa (25/5/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Seorang pria lanjut usia bernama Sanusi (69) ditemukan tewas penuh luka di kebun jagung Dusun Rappo-Rappo, Desa Arpal, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Selasa (25/5/2021).

Jasadnya ditemukan bersimbah darah dan memiliki sejumlah bekas luka senjata tajam.

Pelaku pembunuhan Lalo (60) mengaku awalnya korban yang lebih dulu menyerangnya.

Mayat yang ditemukan meninggal dunia di Desa Arpal Jeneponto menjalani visum di RSUD Lanto, Selasa (25/5/2021)
Mayat yang ditemukan meninggal dunia di Desa Arpal Jeneponto menjalani visum di RSUD Lanto, Selasa (25/5/2021) (TRIBUN-TIMUR.COM/RAKIB)

Baca juga: Kronologi Pria di Pasuruan Aniaya Calon Istri, Aksi Pelaku Terekam CCTV hingga Viral di Medsos

Dikutip TribunWow.com dari TribunJeneponto.com, kejadian tersebut terjadi sekira pukul 17.00 WIB di kebun jagung milik korban.

Pelaku diketahui baru saja pulang dari kebun miliknya dan melintas lewat kebun korban.

Di tengah perjalanan pulang, pelaku ngaku dirinya diadang oleh korban.

"Dia langsung ambil parangnya, langsungka natebas tapi kutangkis. luka juga tanganku," ujar Lalo, Selasa (25/5/2021).

Setelah dibacok oleh korban, pelaku mengaku dirinya langsung mengambil parang dan terlibat duel melawan korban.

Kala itu korban sempat melarikan diri namun gagal karena dikejar pelaku.

Berhasil mengejar korban, pelaku langsung menebaskan parangnya ke tubuh korban.

"Kukejarki, kudapatki langsung kutebas kepalanya pertama baru pinggangnya, disitumi saya tinggalkan," jelas Lalo.

Pelaku mengatakan, setelah korban tak berdaya, ia meninggalkan korban di tempat kejadian perkara (TKP) dan langsung pergi menyerahkan diri ke polisi.

Pada hari kejadian, pelaku mengaku membawa dua senjata tajam.

"Bawaka parang sama badik untuk ambil makanan hewan," ucap Lalo.

Lalo kini akan dijerat pasal 338 dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun.

"Mungkin pasal yang akan kami kenakan pasal 338," ujar Kasat Reskrim Polres Jeneponto, Iptu Andri Kurniawan Selasa, (25/5/2021).

Pihak kepolisian mengaku masih terus mendalami motif kasus ini.

"Adapun motif pembunuhan masih didalami oleh penyidik sat reskrim Polres Jeneponto," ujar Kasubbag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul Regama.

Baca juga: Videokan Aksi Mesumnya dengan Kekasih, Pria di Probolinggo Dibacok Kakak sang Pacar

Punya Hubungan Keluarga

Berdasarkan keterangan keluarga korban, korban dan pelaku tak pernah bertengkar.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved