Breaking News:

Konflik Palestina Vs Israel

Israel dan Hamas Gencatan Senjata, 130 Truk Bantuan Pemerintah Mesir Bisa Tiba di Gaza Palestina

Sejumlah 130 truk bantuan Pemerintah Mesir yang diinisiasi oleh Presiden Mesir Abdel Fattah El Sisi tiba di Gaza, Palestina pada Minggu (23/5/2021)

Capture YouTube Kompas TV
Sebanyak 130 truk bantuan kemanusiaan Pemerintah Mesir yang terdiri dari makanan dan obat-obatan tiba di Gaza, Palestina pada Minggu (23/5/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Sejumlah 130 bantuan kemanusian, yang dikirim oleh Pemerintah Mesir untuk Gaza, Palestina tiba pada Minggu (23/5/2021).

Dikutip TribunWow.com dari kanal YouTube Kompas TV pada (24/5/2021), sebanyak 130 bantuan kemanusiaan dikirim dari Mesir ke Kota Gaza, menggunakan truk.

Bantuan kemanusiaan yang diberikan oleh Pemerintah Mesir untuk Warga Gaza, Palestina, berupa obat-obatan dan makanan.

Baca juga: Gencatan Senjata Disepakati Israel dan Hamas setelah 11 Hari Konflik di Gaza, Ini Faktanya

Hal ini bisa terlaksana karena inisiasi dari Presiden Mesir, yakni Abdel Fattah El Sisi.

Konvoi bantuan 130 truk dari Pemerintah Mesir tersebut dapat tiba dengan selamat di Gaza, Palestina, karena pihak Israel dan Hamas setuju melakukan gencatan senjata sehingga bantuan bisa masuk melintasi perbatasan Mesir-Gaza.

Seorang sopir truk pembawa bantuan kemanusiaan, Hussein Al Sayyed, mengatakan bahwa dirinya mendapat perintah dari Presiden Mesir Abdel Fattah El Sissi untuk mengantarkan bantuan ke Gaza, Palestina.

Berikut videonya:

"Berdasarkan petunjuk dari Presiden Mesir, kami membawa bantuan untuk saudara kami di Gaza, sesudah perang dan kehancuran yang disebabkan Israel."

"Tuhan berkehendak, kami datang memberi bantuan makanan, obat-obatan, dan material lain," ucap Hussein yang dilansir dari kantor berita APTN.

Menurut data PBB, sekitar 800 ribu warga Gaza, Palestina tidak memiliki akses ke air bersih.

Serta sebanyak 50 persen jaringan air bersih rusak akibat kontak bersenjata antara Israel-Hamas, yang berlangsung selama 11 hari.

Baca juga: Palestina Ragu Gencatan Senjata dengan Israel Bakal Awet: Sama Sekali Tidak Ada Jaminan

Hamas Vs Israel

Sebelumnya diberitakan Tribunnews pada Senin (24/5/2021), terjadi gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza yang telah disepakati oleh kedua belah pihak, dimulai sejak Jumat lalu.

Ketenangan yang terjadi di Gaza, Palestina dapat dicapai sementara waktu ini, karena Pemerintah Mesir yang dipimpin oleh Abdel Fattah El Sissi berhasil menengahi genjatan senjata antara Israel dengan Hamas.

Di mana selama sebelas hari pertempuran antara Israel dengan Hamas berlangsung, sudah memakan sebanyak 240 korban jiwa.

Hingga pada akhirnya Hamas memberhentikan penyerangannya terhadap Israel dengan menggunakan roket, begitu juga dengan Israel yang berhenti melakukan aksi pembomannya terhadap target strategis di Jalur Gaza, Palestina.

DikutipTribunWow.com dari Tribun Timur pada (24/5/2021), sebanyak ratusan ribu warga Palestina sudah kehilangan rumahnya sejak perang antara Israel vs Palestina dimulai pada 1948.

Pada 1950-an di bawah pemerintah Yordania, beberapa pengungsi Palestina kembali membangun kehidupannya di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem timur, tepat di luar Kota Tua.

Baca juga: Pengungsi Palestina Mulai Kembali ke Gaza, Mengaku Lega Gencatan Senjata dengan Israel Disepakati

Namun, Israel berhasil merebut kota itu dari Yordania, bersama dengan Jalur Gaza dan Tepi Barat pada 1967.

Sekarang, beberapa keluarga Palestina menghadapi kemungkinan penggusuran dari rumah-rumah di tanah yang diklaim pemukim Yahudi hilang dari mereka selama perang 1948.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved