Breaking News:

Viral Medsos

Viral Remaja Mesum di Alun-alun Majalengka, Satpol PP Akui Kecolongan: Ditegur Jangan Diviralkan

Beredar di media sosial video sepasang remaja terekam melakukan hal mesum di Alun-alun Majalengka pada siang hari.

ISTIMEWA via TribunJabar.id
Tangkapan layar adanya pasangan sejoli berbuat asusila di Alun-alun Majalengka dekat Masjid Agung. 

TRIBUNWOW.COM - Beredar di media sosial, video merekam sepasang remaja melakukan hal mesum yang diketahui terjadi di Alun-alun Majalengka dekat Masjid Agung Al-Imam Majalengka, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Pada video itu, nampak kedua remaja itu terus-terusan bercumbu di Alun-alun Majalengka pada saat siang hari dan kondisi tempat ramai dikunjungi oleh sejumlah warga.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Majalengka menyayangkan mengapa pihak yang merekam kejadian itu tidak menegur sejoli mesum tersebut.

Tangkapan layar adanya pasangan sejoli yang sedang memadu kasih di Alun-alun Majalengka.
Tangkapan layar adanya pasangan sejoli yang sedang memadu kasih di Alun-alun Majalengka. (ISTIMEWA via TribunJabar.id)

Baca juga: 5 Hari Hilang, 4 Gadis ABG Kabur Naik Truk dan Kerja Jadi Tukang Cuci Piring: Kami Tahu Kalau Viral

Dikutip TribunWow.com dari TribunJabar.id, Satpol PP Majalengka sendiri mengakui pihaknya kecolongan atas kejadian itu.

"Iya, kami kecolongan, biasanya anggota kami selalu intens mengawasi alun-alun dengan berpatroli, tapi kemungkinan saat itu sedang tidak ada anggota di sana," ujar Kabid Trantibum Satpol PP Kabupaten Majalengka, Sutaryo saat dikonfirmasi, Sabtu (22/5/2021).

Sutaryo menjelaskan, Satpol PP Kabupaten Majalengka memang ditugaskan untuk mengawasi aktivitas masyarakat di sejumlah tempat umum, satu di antaranya adalah Alun-alun Majalengka.

Sutaryo berdalih, pengawasan tidak bisa dilakukan terus menerus selama 24 jam.

Ia juga menjelaskan saat ini, banyak anggota Satpol PP yang difungsikan untuk membantu kegiatan penyekatan arus mudik, hingga mengamankan Pilkades serentak di 127 desa di Majalengka.

"Iya sekarang anggota kami banyak yang ditarik untuk kegiatan lain, penyekatan arus mudik itu berapa banyak yang diambil, kemudian sekarang ada Pilkades, anggota juga sudah disebar ke 127 desa. Jadi ya sekarang untuk pengawasan tempat umum seperti alun-alun tidak begitu intens. Tapi masih kami awasi tetap, ada anggota yang patroli," ucapnya.

Sutaryo menyayangkan atas viralnya video tersebut.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved